Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Wisata Sukabumi

Tidak Usah Memaksakan Diri Wisata Ke Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Disuruh Putar Balik

Meski sudah diingatkan, ada saja orang-orang yang memaksakan diri mendatangi lokasi kawasan wisata Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu. Padahal kondisi tidak memungkinkan saat ini. Selain karena alasan wabah virus corona, kondisi pada beberapa titik pantai kawasan Ciletuh-Palabuhanratu sedang mengalami air pasang. Permukaan air laut menjadi tinggi mulai pukul 06.00 wib dan terpantau semakin tinggi pada pukul 07.45 wib.

Adapun wilayah yang terdampak mulai titik pantai Palabuhanratu , istana Presiden, Citepus NR, Citepus Kebon Kalapa, Istiqomah, Katapang condong, SBH (Inna Grand), Sukawayana, Karanghawu dan sekitaranya. Sehingga, masyarakat diminta kesadarannya untuk tidak berwisata  ke kawasan Geopark. Apalagi mengabaikan keselamatan diri dan keluarga.

Jangan Berkunjung Tempat Wisata Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Demi Keselamatan Keluarga Anda

Kondisi Air Pasang di Pantai Kawasan Wisata Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu
Kondisi Air Pasang di Pantai Kawasan Wisata Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu

Tidak usah melakukan kegiatan wisata pada lebaran kali ini. Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap anggota keluarga masing-masing. Anda mungkin tidak akan terdampak terdampak langsung COVID-19.  Tetapi yakinkah Anda kalau diri anda tidak dihinggapi virus yang berpotensi menularkan kepada anggota keluarga lainnya?

Apalagi kondisi alam juga tidak menghendaki kedatangan pengunjung karena ombak juga tidak bersahabat. Kekuatan alam bisa membuat nyawa Anda melayang. Drs. H. Iyos Somantri, M.Si juga sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah memberikan instruksi kepada para petugas PSBB di lapangan untuk memberi imbauan tidak melakukan kegiatan wisata dulu.

Polisi Meminta Putar Balik Bagi yang Ingin Wisata ke Geopark Ciletuh
Polisi Meminta Putar Balik Bagi yang Ingin Wisata ke Geopark Ciletuh

Dilaporkan pula, beberapa lokasi check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) aktif melakukan pengawasan di pintu masuk kawasan Geopark cq Palabuhanratu. Pengunjung yang nekad memaksakan diri ingin berwisata akan diminta putar balik ke rumah masing-masing.

Dari media sosial, beberapa netizen pun mengabarkan kalau wisatawan tidak diijinkan melanjutkan perjalanan. Ada check points di daerah titik, seperti di  Cikembang Sukabumi dan Gunung Butak Pelabuhan ratu. Semua kendaraan di suruh putar balik.

Penggerak Wisata di Sukabumi sudah membuat pengumuman tempat wisata ditutup sementara, seperti Puncak Heas, Kawasan Geopark Ciletuh, Pantai Palabuhan Ratu, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango-Situ Gunung, dan lainnya.

Hentikan Sementara Kegiatan Wisata dan Mari Saling Mendukung Memutus Mata Rantai Penularan Virus COVID-19

Pengendara Sepeda Motor yang Putar Balik di Pantai Kawasan Wisata Palabuhan Ratu
Pengendara Sepeda Motor yang Putar Balik di Pantai Kawasan Wisata Palabuhan Ratu

Mari saling mendukung untuk memutus mata rantai penularan virus COVID-19. Saat ini, bukan waktu yang tepat untuk datang ke tempat wisata. Jika kondisi sudah normal kembali dan ditetapkan wabah virus coronah telah usai, siapa pun boleh datang ke tempat Wisata Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu.

Apabila tempat wisata dibuka pada waktunya nanti, semua orang harus menjaga kebersihan dan peduli lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga. Semoga kita bisa mendapatkan hikmah dibalik hikmah pandemik. Biarkan alam istirahat sejenak dari tangan-tangan jahil manusia.

Selamat berlebaran dan berkumpul bersama keluarga. Ingat, jangan pergi ke tempat wisata untuk sementara waktu, masa darurat kesehatan virus corona pasti akan berlalu.

Informasi berita diambil dari Grup Wisata Alam Sukabumi dan fanpage Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark

Baca juga: Melestarikan Permainan Tradisional Sumpit Di Desa Wisata Hanjeli, Anda Mau Mencobanya?

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close