Melestarikan Permainan Tradisional Sumpit Di Desa Wisata Hanjeli, Anda Mau Mencobanya?

permainan tradisional sumpit
permainan tradisional sumpit

Saat ini, kegiatan permainan tradisional sumpit sedang coba dikembangkan di Desa Wisata hanjeli untuk menunjang kelestarian kaulinan jaman baheula (permainan jaman dulu).

Permainan tradisional sumpit dikenal dengan nama berbeda, antara lain Sumpit / Damek / Sipet atau sumpitan (bahasa Kalimantan ), Fukiya ( Bahasa Jepang ). Sumpit adalah senjata yang digunakan untuk berburu maupun dalam pertempuran terbuka atau sebagai senjata rahasia. Cara menggunakan sumpit adalah dengan cara ditiup.

Sumpit atau sipet memiliki keunggulan dapat digunakan sebagai senjata jarak jauh. Sumpit memiliki kelebihan akurasi tembak yang baik. Senjata yang tidak merusak alam dengan bahan dari  bahan pembuatannya yang alami.

Baca juga: Masih Suka Permainan Tradisional Jawa Barat Ini, Enggak?

Kampung Wisata Hanjeli Mencoba Melestarikan Permainan Tradisional Sumpit

Seorang Anak Membidik Target dengan Permainan Tradisional Sumpit
Seorang Anak Membidik Target dengan Permainan Tradisional Sumpit

Kegiatan Permainan sumpit dicoba dilestarikan di Desa Wisata Hanjeli dan coba dimodifikasi sehingga ada permainan alternatif sebagai daya tarik bagi orang yang berkunjung.

Selain itu, permainan sumpit dapat mengalihkan dunia anak-anak dari bermain handphone. Bukan rahasia lagi, anak-anak selalu disuguhkan gadget bebas bermain games atau video yang bisa dilihat di youtube. Padahal, permainan di handphone memiliki dampak buruk bagi anak-anak, jika tidak di imbangi dengan aktifitas Outdor.

Anak menjadi kurang berinteraksi dengan teman sebayanya. Nah, kenapa tidak permainan tradisional menjadi alternatif kegiatan outdor. Permainan jaman baheula yang bisa dimainkan dengan seru bersama-sama oleh anak-anak.

Permainan sumpit dapat mengajarkan anak-anak konsentasi, ketepatan dalam membidik target, dan mengatur Nafas dengan baik. Anak-anak juga bisa belajar bersabar untuk menentukan target. 

Pengelola Desa Wisata Hanjeli memiliki tanggung jawab moral tentang peningkatan kapasitas masyarakat lokal. Sehingga, mengembangkan kampung wisata dibangun dari akar rumput, yaitu masyarakat itu sendiri.

Semoga kegiatan-kegiatan aktifitas lainnya terus dapat dikembangkan. Lalu dapat dimainkan tidak hanya untuk masyarakat Lokal, namun juga oleh wisatawan yg bekunjung ke Desa Wisata Hanjeli.

Baca juga: Jangan Menghalanginya Biarkan Lewat Bila Mendengar Sirine Ambulan

Kampung Wisata Hanjeli Berada di Desa Waluran Sukabumi

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Desa Wisata Hajeli silahkan datang ke Kampung Cekdam, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Desa Wisata Hanjeli di Jawa Barat ini mengembangkan penanaman Hanjeli yang melibatkan Kelompok Wanita Tani ( KWT ) Mekar Mandiri.

Bagi Anda yang penasaran datang yuk mengenal Tanaman Hanjeli yang sudah mulai langka. Kampung Cekdam Waluran adalah satu-satunya kampung di indonesia yang fokus terhadap pengembangan Wisata Olahan Pangan Hanjeli.

Jangan ragu mengontak dan menghubungi saya sebagai pengelolanya.

CP : 085722182480 ( Abah Asep ).

Hayu kita membangun desa untuk Global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.