Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Wisata Sukabumi

Kisah Tentang Pelet Jampang Sukabumi yang Membuat Orang Jatuh Cinta

Upaya Rebranding Nama Teluh Jampang dan Koloborasi dengan Wisata Hanjeli

Bicara tentang Jampang di Sukabumi pasti selalu menarik untuk ceritakan. Kawasan yang memiliki kekayaan alam dengan struktur geologi dan Bio Diversity yang sangat luar Biasa. Tidak hanya dari alam saja, ada sejarah panjang tentang tempat tersebut. Dimulai dari kehidupan Para Jawara yang memilki kesaktian dan tersohor ke seluruh indonesia.

Cara memperlihatkan kesaktianya tidak hanya pada yang tampak saja, tetapi juga yang kasat mata (goib ). Hal yang sering menjadi pembicaraan adalah kesaktian yang kasat mata. Banyak orang terkadang takut kalau berbicara tentang Jampang. Mereka sudah minder duluan karena orangnya dikenal sakti. Bahkan jaman dahulu kalau seseorang ditolak Cintanya.

Mereka akan datang ke Jampang untuk meminta orang yang dipujanya bisa takluk dan bertekuk lutut dihadapannya. Namun, percayalah itu cerita tersebut hanya belaku pada jaman dulu. Saat ini, hanya menjadi sebuah legenda saja yang sudah ditinggalkan.

Sang Pemikat dari Pelet nan Sakti Menjelma Menjadi Potensi Alam Jampang Sukabumi yang sangat Menarik

Jampang kekinian sudah bertransformasi menjadi satu kawasan yg memiliki ciri khas dan potensi alamnya yang sangat luar biasa. Dulu, kalau ingin memikat seseorang perlu menggunakan cara atau ritual khusus supaya mereka datang. Tetapi sekarang tidak lagi. Orang datang berduyun-duyun ke Jampang karena dipelet oleh keindahan alamnya yang mempesona. Selain itu, ada hal istimewa dari industri kreatif Barudak Jampang yang sudah tersohor.

Bukan rahasia lagi, jika ingin berbicara tentang potensi Jampang tidak terlepas dari peran pemuda. Dari tangan mereka lahir berbagai inovasi yang mengagumkan. Salah satu karya yang inovatif dan kreatif dari tangan Kang Fery Irawan dengan brand Teluh Jampang.

Brand the Legend of Teluh Jampang menjadi satu barometer bahwa industri lokal sedang menggeliat. Selain itu, memiliki nilai jual yg Tinggi. Merk tersebut sebetulnya singkatan dari Tetekon Luhur Pajampangan yang dimaksudkan kita harus punya Utek/ Itek atau pedoman hidup yang sesuai leluhur dengan kearifan lokal.

Rebranding Nama Teluh Jampang dan Koloborasi dengan Wisata Hanjeli di Sukabumi

Tim Teluh Jampang dan Jakadara Pajampangan Sukabumi
Tim Teluh Jampang dan Jakadara Pajampangan Sukabumi

Jampang yang asalnya terkenal dengan citra buruknya mulai memudar dengan sendirinya. Kalau dulu dikenal sebagai wilayah tertinggal. Sekarnag, Jampang di Sukabumi mempunya potensi SDM dan SDA yang mumpuni. Para pemuda mencoba mengangkan nilai-nilai positif. Bahkan tema dalam kaos Teluh Jampang selalu mengangkat kearifan dan budaya Lokal serta keindahan alamnya.

Untuk membuat citra Jampang lebih dikenal banyak orang lagi, kami mencoba sebuah upaya kolaborasi Teluh Jampang dan Desa Wisata Hanjeli. Hanjeli adalah tanaman serealia salah satu pangan lokal yang memiliki sejarah panjang dari sisi diversifikasi oangan. Tanaman Hanjeli mulai dikenal dengan produk olahan dan menjadi kawasan wisata. Bahkan Eduwisata Pertama Di indonesia.

Alhamdulillah, kita kedatangan tim Teluh Jampang dan Jakadara Pajampangan untuk liputan dan mengangkat tema tentang Pangan Hanjeli. Kita bekerja sama ingin mengangkat hanjeli sebagai ciri khas dari Desa Waluran Mandiri Kecamatan Waluran Kab. Sukabumi.

Catatan penting: Omaaaat, Pesan kaosnya Ayeuna jang baju Dulag, jangan sampai kehabisan apalagi diborong sama mantan kabogoh. Ingat, raray anda akan semakin kasep dan geulis kalau pakai kaos Teluh Jampang ini.

Ditulis Oleh: Hidayat Asep

Baca juga:

Pirus yang Dibiarkan Masuk ke Desa Wisata Hanjeli

Tidak Tertib Toko di Sukabumi di Semprot Pemadam Kebakaran

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close