Fri. May 17th, 2024
    Tarif Jip Wisata Merapi Imbas BBM Naik. Sumber Foto IG @wisatamerapijogjaTarif Jip Wisata Merapi Imbas BBM Naik. Sumber Foto IG @wisatamerapijogja

    Perubahan tarif  jip wisata di lereng Gunung Merapi setelah BBM Subsidi mengalami kenaikan. Demikian pemberitahuan dari Asosiasi Jeep Wisata Lereng Gunung Merapi. Bukan rahasia lagi, wisata Jip menaiki lereng Gunung Merapi menjadi favorit wisatawan.

    Anggota Asosiasi telah sepakat untuk menaikkan harga paket sewa jip wisata sebesar Rp 50.000 mulai 4 September 2022. Jika harga sewa jeep wisata ini naik, maka harga per paket naik dari yang paling murah Rp 350.000 menjadi yang paling tinggi Rp 500.000.

    Walaupun naik, Asosiasi percaya bahwa wisata tetap meningkat karena harga bahan bakar yang lebih tinggi. Selain itu, harga BBM ini tentu akan meningkatkan biaya perawatan kendaraan karena harga suku cadang mobil juga akan naik. Kebutuhan rumah tangga para supir juga ikut naik.

    Asosiasi Jip Wisata Melakukan Sosialisasi Kenaikan Tarif Sewa Kendaraan

    Penjelasan dari Asosiasi jip wisata telah melakukansosialisasi perubahan tarif kepada mitra pelaku dunia pariwisata. Terutama jaringan biro perjalanan wisata di berbagai daerah di Indonesia. Untuk diketahui, saat ini sekitar 75% jeep di lereng Gunung Merapi menggunakan bensin dan sisanya solar.

    Berikut poin-poin yang perlu diketahui terkait kenaikan tarif jip wisata:

    1. Kenaikan tarif jip wisata sampai Rp50 ribu per paket. Hal itu telah diberlakukan oleh Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM). Oleh karena itu, dampaknya membuat harga per paket naik menjadi Rp 350 ribu-Rp 500 ribu yang paling mahal.
    2. Tarif baru sudah dihitung berdasarkan pengeluaran operasional, seperti harga suku cadang. Walapun solar naik cuma tidak begitu tinggi, namun pengaruhnya terhadap harga onderdil.
    3. Perkiraan harga naik Rp50 ribu sudah mencakup asuransi Jasa Raharja dan kegiatan wisata di lereng Merapi. Jadi, wisatawan tidak mengeluarkan biaya lagi untuk tambahan apapun.
    4. Harga sewa jip wisata tersebut telah diumukan kepada masyarakat melalui media sosial dan agen-agen wisata. Sehingga, akan diketahui oleh pengunjung dan penyewa jip wisata uang datang berwisata ke Merapi.

    Artikel menarik lainnya: Air Terjun Kedung Kayang Magelang Tempat Wisata Alam Menarik Eksotis

    Tarif Jip Wisata di kawasan Gunung Bromo juga Ikut Naik

    Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak pada berbagai sektor, termasuk pariwisata dan harga jeep wisata di kawasan Gunung Bromo. Perlu diketahui bahwa wisatawan sering menggunakan jeep untuk menjelajahi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

    Beberapa jeep wisata Bromo disewakan sebagai paket termasuk dokumentasi dan layanan penjemputan ke kota. Tarif sewa untuk jip wisata bervariasi menurut penyedia layanan. Jadi, harga BBM berpengaruh terhadap harga kendaraan dan sewa jeep. Jadi, semuanya menjadi naik yang dimulai mulai dari BBM membuat gaji sopir ikut naik.

    Tarif penyewaan jip mengalami kenaikan mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 150.000, sehingga kini menjadi sekitar Rp 850.000, belum termasuk tiket masuk. Sementara penyewaan jip via Wonokitri dan Malang dikenakan Rp 650.000 dan via Malang dikenakan tarif Rp 850.000 per jip.

    Menurutnya, dampak kenaikan harga BBM terhadap tarif jip wisata Bromo mencapai sekitar 20-30 persen. “Perubahan dari segi harga terutama biaya atau fee untuk driver dan guide kami otomatis juga akan meningkat.

    Harga sewa jeep sudah naik dari Rp 100.000 sampai Rp 150.000, jadi sekarang sekitar Rp 850.000 tanpa tiket. Sewa Jeep, di sisi lain, biaya Rp 650.000 melalui Wonokitri. Kalau via malang Rp 850.000 per Jeep.

    Dampak kenaikan harga BBM terhadap harga Jeep wisata Bromo sekitar 20-30%. Kenaikan harga dihitung dari biaya dan retribusi, driver dan guide yang ikut meningkat.

    Artikel menarik lainnya: Silancur Highland Magelang Jawa Tengah

    3 thought on “Tarif Jip Wisata Merapi Imbas BBM Naik, Bagaimana dengan Harga Jeep Bromo”

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *