Wisata Indonesia

Syarat Wisatawan Ke Bali: Pemerintah Sudah Siap Menerima Kunjungan Wisata dari Mancanegara

Syarat wisatawan ke Bali harus diketahui bagi siapa saja yang ingin berwisata ke pulau dewata ini. Dikutip dari situs resminya, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Pusat sudah membuat keputusan mengizinkan kedatangan wisatawan mancanegara pada hari Kamis (Wraspati Pon, Wariga), 14 Oktober 2021.

Wisatawan yang berwisata ke Bali dari negara dengan risiko Covid-19 rendah di level 1 dan level 2. Angka positif rate kurang dari 5% (sesuai standar WHO) dan harus  menerapkan kebijakan sama-sama membuka (prinsip timbal balik/reciprocal).

Dari ketentuan tersebut, ada 19 Negara diperbolehkan masuk ke Bali, antara lain: 1) Saudi Arabia; 2) United Arab Emirates; 3) Selandia Baru; 4) Kuwait; 5) Bahrain; 6) Qatar; 7) China; 8) India; 9) Jepang; 10) Korea Selatan; 11) Liechtenstein;12) Italia; 13) Prancis; 14) Portugal; 15) Spanyol; 16) Swedia; 17) Polandia; 18) Hungaria; dan 19) Norwegia. Tentu saja, semua warga negara tersebut harus mematuhi aturan yang dibuat Negara Indonesia.

Syarat Keberangkatan Wisatawan ke Bali

Wisatawan yang ingin ke Bali harus memenuhi persyaratan telah vaksinasi lengkap (2 kali suntik) dan mempunyai hasil negatif uji Swab PCR, H-3 pra keberangkatan.  Selain itu harus mengisi Aplikasi e-HAC Internasional yang terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi dan Aplikasi Love Bali. Wisatawan Bali juga harus mempunyai asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USD 100.000  di dalamnya terdapat biaya penanganan Covid-19.

Ketika tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, wisatawan mancanegara harus memperlihatkan dokumen yang sudah terisi lengkap sesuai Aplikasi e-HAC, syarat keimigrasian; dan mengikuti uji Swab PCR. Apabila hasilnya positif, maka akan dibawa ke rumah sakit sesuai petunjuk Pemerintah Provinsi Bali. Tujuannya harus mengikuti perawatan atau isolasi. Jika negatif, dibawa ke hotel untuk menjalani karantina selama 5 hari.

Wisatawan yang melakukan karantina harus berkegiatan di sekitar hotel. Pada hari ke-4, akan mengikuti uji Swab PCR dan bila hasilanya positif akan dibawa ke Rumah Sakit. Sebaliknya apabila hasil negatif, wisatawan dapat pindah Hotel dan melaksanakan kegiatan ke destinasi wisata. Adapun biaya Swab PCR, isolasi, atau perawatan, dan karantina ditangggung oleh wisatawan.

Tempat yang menjadi tempat karantina berjumlah 35 hotel dan sudah mempunyai sertifikat standar CHSE. Semua wisatawan mancanegara yang sedang di Bali harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Aturan tersebut sesuai dengan ketentuan berwisata di Bali dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021. Selain itu, berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-03.GR.01.05 Tahun 2021, serta Protokol Kesehatan Covid-19 Provinsi Bali.

Wisatawan Harus Menjunjung Nilai Budaya Bali

Semua wisatawan harus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bali dan mentaati peraturan perundang-undangan. Aturan protokol kesehatan Covid-19 tetap berlaku secara ketat untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus baru Covid-19.

Semua pihak terkait dan masyarakat Bali diminta tetap disiplin melaksanakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 18 Tahun 2021. Aturan tersebut memuat tentang ketentuan protokol kesehatan dan memakai aplikasi PeduliLindungi setiap melakukan kegiatan yang rawan kerumunan.

Bagi Krama Bali disarankan mengikuti vaksinasi suntik ke-1 atau suntik ke-2 di wilayah masing-masing. Bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri dan bagi gejala sedang atau berat diminta pergi Rumah Sakit Rujukan.

Semua aturan ketat terkait protokol kesehatan diharapkan tidak memunculkan peningkatan kasus baru. Selain itu, bisa memberikan kepercayaan internasional terhadap penanganan Covid-19 di Bali. Agar semua wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara tetap aman selama berada ke Bali.

Keputusan membuka penerbangan ke Bali sesuai dengan arahan langsung dari Presiden RI, Joko Widodo dihadapan berbagai elemen pejabat tanggal 8 Oktober 2021. Geliat pariwisata Bali diharapkan mampu mendongkrak ekonomi Bali agar bisa segera pulih. Sehingga, semua kegiatan wisata dapat berjalan dengan lancar, nyaman, aman, damai, dan sukses. Rahayu.

Artikel menarik lainnya: Rachel Vennya Kabur Karantina Dibantu Prajurit TNI, Apa Kata Dokter Tirta Mengenai Kasus Tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *