Thu. May 30th, 2024
    Lembah Tumpang Malang Jawa Timur. Sumber IG @ariskiwhydiLembah Tumpang Malang Jawa Timur. Sumber IG @ariskiwhydi

    Lembah Tumpang Malang adalah tujuan wisata yang relatif baru di Malang, Jawa Timur. Tempat ini memiliki konsep kerajaan masa lalu, dengan replika patung arca dan candi. Budaya Jawa begitu tebal terasa yang dikelilingi oleh suasana alami.

    Taman di sekitar area ini diatur dengan cermat, jadi sepertinya taman kerajaan. Terutama dengan adanya replika Candi dan Arca di sejumlah tempat. Pengunjung dapat melihat suasana taman di lingkungan ini sambil berjalan.

    Sementara itu, gazebo dapat digunakan untuk bersantai yang dibangun dengan kondisi alami yang sejuk dan indah. Area ini juga dihiasi dengan tebing yang indah dengan sumber air yang menenangkan. Jadi, seolah-olah pengunjung merasakan secara langsung harmoni budaya Jawa.

    Daya Tarik Lembah Tumpang Malang dengan Suasana Kerajaan dan Bangunan Candi

    Lembah Tumpang Malang meniru suasana kerajaan Majapahit dan Singosari. Kedua kerajaan dipilih karena memiliki catatan sejarah apik di nusantara. Karena itu, Kementerian Pariwisata menunjuk tempat ini sebagai pariwisata edukasi. Karena sangat bagus untuk belajar sejarah

    Lembah Tumpang bangun pada tahun 2014 di area seluas 20 hektar. Tempat ini adalah kompleks yang membawa konsep kerajaan Jawa Majapahit yang terintegrasi dalam suasana alam.

    Pohon-pohon yang teduh tumbuh di sekitar wilayah dengan beberapa bangunan dan patung-patung candi. Ketika mengunjungi tempat wisata ini, wistawan akan membayangkan bagaimana kehidupan raja Jawa di zaman kuno dengan harmoni budaya dan alam.

    Lembah Tumpang ini memiliki sekitar 2000 arca yang tersebar di setiap area yang ada. Arca-arca tiruan ini semakin menambah kesan unik dan otentik taman kerajaan Majapahit yang megah.

    Jalan-jalan di sekitar daerah itu juga terbuat dari paving batu agar sesuai dengan bangunan kuil dan lingkungan alami. Salah satu wisatawan favorit adalah Kuil Gito. Terletak di tengah kolam ikan di bawah sudut tebing. Di kolam ikan berdiri patung seorang putri dengan mahkota di kepalanya.

    Kuil Gito tampak gagah dengan puluhan patung dalam bentuk patung yang mengelilinginya. Candi buatan ini dibangun menyerupai dari kerajaan Majapahit dan Singosari.

    Pengunjung Bisa Berenang di  Kolam Renang Ala Pemandian Para Raja dan Ratu

    Sejumlah kolam renang dan kolam renang kecil didekorasi sedemikian rupa sehingga mirip dengan pemandian raja dan ratu. Lembah Tumpang terdapat sekitar 6 kolam renang yang bisa dipakai untuk berenang dan bermain air. Kolam renang pertama dilihat adalah adalah Aurelia Pool, kolam renang dengan Candi di tengah.

    Kedalaman kolam ini adalah sekitar 80 cm dan sangat cocok untuk anak-anak berenang, Wisatawan dapat berfoto di sekitar candi sambil bersantai. Kolam renang berikutnya adalah kolam renang Maheswara berasal dari sumber mata air di sekitar kawasan.

    Kolam ini memiliki kedalaman 140 cm yang dikelilingi oleh patung khas Kerajaan Jawa. Selain itu, kolam renang Aryadita juga merupakan kolam renang dari mata air segar dengan kedalaman sekitar 40 hingga 160 cm.

    Kolam renang Aryadita berada di dekat Candi Suhartini dan dikelilingi oleh Candi buatan di sekitar kolam renang. Wisatawan bisa merasakan suasana di Sagita Pool dengan karakteristik patung Ratu Kidul di tengah kolam. Bagi pengunjung yang ingin bersantai dapat berenang di kolam the Hidden Paradise Pools atau bisa mengunjungi kolam renang Kecek.

    Harga Tiket Masuk Lembah Tumpang

    Harga Tiket Masuk Lembah Tumpang sebagai berikut:

    • Dewasa 000,00
    • Anak 000,00
    • Weekends Dewasa 000,00
    • Weekends Anak 000,00

    Wisatawan bisa mengunjungi Lembah Tumpang dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB setiap hari.

    Artikel menarik lainnya: Wisata Froggy Floating Castle di Tangerang Banten Mengajak Anak-Anak Bermimpi

    Lokasi dan Rute Menuju Lembah Tumpang

    Lembah Tumpang Malang terletak di Jalan Slamet Gang.Gumuk Agung, Glanggang, Slamet, Kecamatan Tumpang, Malang. Lokasi yang dapatdidatangi saat mengunjungi Gunung Bromo atau melakukan pendakian ke Semeru dari arah Malang.

    Jaraknya sekitar 15 km dari pusat kota dengan waktu perjalanan sekitar 35 menit ketika kondisi jalannya lancar. Wisatawan bisa melalui rute terbaik Lembah Tumpang menggunakan Google Maps.

    Demikian artikel tentang Lembah Tumpang Malang Jawa Timur Wisata dengan Suasana Kerajaan dan Kolam Renang. Area lembah Tumpang Malang dipenuhi dengan pohon-pohon yang teduh dan tanaman hias yang indah.

    Suasana alami lebih indah berkat keberadaan air terjun kecil dengan tinggi sekitar 10 meter di bagian belakang Lembah Tumpang. Berkat suasana dan fasilitas yang menarik, tempat wisata ini sering kali menjadi tempat berkumpul para wisatawan.

    Artikel menarik lainnya: Tebing Koja Kandang Godzilla Tangerang Banten dengan Daya Tarik Tebing Pasir

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *