Dijadikan Google Doodle, Sudah Tahu Belum Tentang Taman Nasional Bunaken?

taman nasional bunaken google doodle

Taman Nasional Bunaken merayakan ulang tahun ke-27 sejak didirikan pada 14 Agustus 1991. Berdasarkan sebaran kawasannya, pulau Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Siladen, Nain dan bagian dari Arakan Wowontulap merupakan bagian dari taman nasional. Secara keseluruhan, wilayahnya memiliki luas 79.056 Ha.

Taman Nasional Bunaken  sebenarnya berlokasi tidak begitu jauh dari Manado, Ibukota Propinsi Sulawesi Utara. Wisatawan bisa berkunjung dengan menaiki perahu motor yang memakan waktu 35 menit.

Pengelolaan kawasan yang dikembangkan sebagai daerah wisata dilakukan secara kolaboratif, antara komunitas lokal, sektor swasta, universitas, dan dinas pemerintah setempat. Menurut WWF, Proyek Natural Resource Management menjadi katalisator dan pendorong utama sistem pengelolaan Bunaken sejak tahun 1991.

Baca juga : Menteri Susi Sarankan Makan Ikan Agar Tidak Stunting, Kalau Tidak Ditenggelamkan

Kondisi Lingkungan Laut Taman Nasional Bunaken dan Potensinya

Taman Nasioanal Bunaken memiliki suhu sekitar 27-29 derajat celcius. Paling asyik di sini santai berteman ombak. Tahu tidak, ombak Bunaken jarang melebihi tinggi 1 meter dan hanya bergelombang pendek-pendek. Meski begitu, adakalanya musim angin barat (Nopember – Pebruari) terdapat ombak besar.

Taman Nasional bunaken memiliki kedalaman laut dengan lereng terumbu berkisar antara 50 – 200 meter. Sedangkan di antara Pulau Manado Tua dan Pulau Mantehage merupakan yang paling dalam mencapai 1360 meter.

Hal yang menjadi khas dari Bunaken adalah dunia bawah lautnya sangat kaya. Di sana terdapat Ikan fossil hidup (ikan raja laut, ikan purba), duyung, penyu, buaya, paus, lumba-lumba dan hewan lindung lainnya. Setidaknya terdapat 58 genus (keluarga) karang di TN Bunaken dan ada 2.000 jenis ikan yang hidup di TN Bunaken.

Nah, Potensi terbesar di Kepulauan Bunaken adalah dari ekosistem perairan tropis, terdiri dari mangrove, padang lamun, dan terumbu karang.

Mangrove yang Melindungi Taman Nasional Bunaken

Seperti yang kita ketahui, mangrove sebagai pelindung daratan dari erosi oleh ombak dan mengurangi pencemaran organik serta kimia. Sehingga, kondisi terumbu karang dan padang lamun tetap bersih.

Selain itu, mangrove menjadi tempat pembesaran anak ikan, udang, tempat hidup kepiting, kerang, ular serta buaya muara. Sering pula terlihat burung laut dan kelelawar sekedar untuk singgah ataupun berkembang biak.

Pohon mangrove yang hidup di Taman Nasional Bunaken terdiri dari jenis seperti api-api, lolaro, posi-posi, dan ting. Pulau Mantehage menjadi kawasan terluas yang mangrove sekitar 1.453 hektar.

Padang lamun Menjadi Habitat Penting Organisma Laut

Sudha pernah dengar tentang Padang Lamun? Tahukah Anda, Padang Lamun merupakan hamparan lamun di perairan dangkal yang tenang, di garis pantai dan terumbu karang. Berbagai organisma laut penghuni dasar pasir biasanya nyaman hidup di lamun, seperti cacing laut, teripang, belut laut, udang, dan ikan gobi.

Menariknya, pembesaran anakan ikan terumbu, seperti ikan-ikan kerapu dan ikan hiu ekor hitam juga memanfaatkan lamun. Bentuknya yang seperti rumput tinggi atau alang-alang dalam air yang bisa berbunga, berbuah dan berbiji, membuatnya nyaman sebagi tempat biota laut. Padnag lamun dapat ditemukan di wilayah Arakan-Wawontulap dan luasnya sekitar 1.300 hektar padang lamun.

Baca juga : Kamu Harus Tahu Beberapa Bandara Megah di Indonesia, Sudah Pernah Mendarat di Sini Belum?

Terumbu Karang Sebagai Pelindung di Lautan

Fungsi penting dari terumbu karang adalah sebagai pelindung garis pantai, pemecah dan penghalang ombak-ombak besar yang bisa mengikis pantai.

Jenis terumbu utama TN Bunaken adalah terumbu tepi. Terumbu tepi merupakan terumbu yang tumbuh di sepanjang garis pantai atau di sekeliling pulau. Luasnya mencapai 8.000 hektar (80 Km2) di TN Bunaken.

Menarik bukan? Jadi bukan tanpa alasan kalau dibuatnya google doodle untuk Taman Nasiona Bunaken.  Apalagi sudah ditetapkan oleh UNCESCO menjadi  salah satu daftar Situs Warisan Dunia.

Oh ya menurut catatan sindonews.com, pengunjung Bunaken sekitar 25.722 orang per April 2017, dan meningkat menjadi menjadi 49.002 orang pada Mei 2018. Banyak ya pengunjungnya, nah kamu sudah pernha ke Taman Nasional Bunaken,

One thought on “Dijadikan Google Doodle, Sudah Tahu Belum Tentang Taman Nasional Bunaken?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.