Wisata Indonesia

Batu Pandang Ratapan Angin Wonosobo Spot Memandang Telaga Warna

Batu Pandang Ratapan Angin adalah adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan telaga warna. Tujuan wisata yang merupakan salah satu tujuan wisata di wilayah Dieng Plateau.

Batu Ratapan Angin berada di 2010 mdpl sebagai daerah wisata yang memiliki panorama yang indah dengan kontur pegunungan Dataran Tinggi pegunungan.

Wisatawan dapat memendangi seluruh telaga dengan warna yang selalu berubah. Selain menghadirkan panorama nan indah, tempat ini menjadi salah satu tempat foto terbaik di Dieng. Cantiknya panorama yang disajikan sangat cocok sebagai latar belakang foto panorama alam.

Suara Ratapan Alam di Batu Pandang Ratapan Angin

Batu ratapan Angin adalah dua batu besar berdampingan dan terletak di bukit di sekitar Teater Dieng Plateu. Lokasi yang strategis untuk menikmati keindahan Telaga Warna Pengilon dengan latar alami yang sempurna.

Seperti kanvas yang telah digambar, kesempurnaan lukisan di danau warna dapat terlihat secara detail dari batu yang membentuk bentuk agak kotak dan satu yang lainnya berdiri kokoh. Hembusan angin sering terasa kencang dan mendesis seperti orang -orang yang merasakan kesedihan. Kondisi tersebut mungkin menjadi alasan mengapa kedua batu ini diberi nama batu ratapan.

Kedudukan batu yang tinggi dan dikelilingi oleh pohon-pohon dan semak menghasilkan bunyi yang unik. Angin berputar dan meniup daun-daun pada pohon menghasilkan bunyi halus yang indah.

Memandang View Telaga Warna dari Batu Ratapan Angin

Batu Ratapan Angin merupakan tempat strategis untuk melihat pemandangan yang menawan dari ketinggian. Ini akan menjadi lebih indah ketika matahari naik membias sinar matahari dari Telaga Warna yang yang sangat menakjubkan.

Lukisan alam yang unik bersanding dengan Telaga Pengilon dengan bukit-bukit berlatar belakang pegunungan hijau. Tempat yang menjadi target wisatawan untuk melihat danau dari atas Batu Ratapan Angin. Udara segar di atas bukit yang mendamaikan pikiran.

Perbedaan warna Telaga Warna dan Telaga Pengilon menjadi sangat mencolok terlihat unik dari atas. Meskipun berdampingan, permukaan jernih Danau Pengilon seperti cermin tidak terpengaruh oleh warna permukaan Telaga Warna.

Pemandangan dengan bentuk bukit terlihat jelas dari sini. Jika tidak mendung, pengunjung akan melihat langit biru dan awan putih di atas perbukitan.

Mencoba Bermain di Wahana Buatan Dekat Batu Ratapan Angin

Keindahan Batu Ratapan Angin bukan hanya Telaga Warna dan Danau Pengilon saja. Dari atas batu, wisatawan juga dapat melihat tebing berbatu eksotis di bukit terdekat. Bahkan, dapat melihat Kuil Bima, Kawah Sikidang dan Situs Eksplorasi Gas Pertamina.

Tidak hanya itu pergi turun dari lokasi ini, ada wahana Fying Fox dengan membayar RP. 20.000. Faktanya, ada sesuatu yang unik lainnya, tepat di atas Batu Ratapan Angin sekitar 50 meter, ada wahana wisata buatan yaitu jembatan merah dan putih.

Jembatan gantung ini menghubungkan dua bukit di dekat Batu Pandang. Jadi tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk juga merasakan kedua wahana ini.

Harga Tiket Batu Pandang Ratapan Angin

Ketika sampai obyek wisata Batu Pandang Ratapan Angin, terdapat pos retribusi. Pengunjung harus membayar tiket Rp 10.000. Selanjutnya pengunjung akan sampai di tempat parkir Dieng Plateau Theater dan Batu Pandang Ratapan Angin. Karena dua obyek wisata itu dikelola oleh dua pihak berbeda, maka loketnya pun berbeda pula.

Artikel menarik lainnya: Pereng Cilongok Banyumas Wisata Edukasi Pembuatan Gula Merah dan Waterpark

Alamat Batu Pandang Ratapan Angin

Lokasi Batu Pandang Ratapan Angin berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Jika pergi dari pusat kota Wonosobo, jaraknya sekitar 27 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar satu jam.

Rute ke Batu Pandang Ratapan Angin dari tempat parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jaraknya tidak jauh dan akan ada konter retribusi di tengah perjalanan. Wisatawan harus melalui jalan yang sulit. Hati-hati melalui jalan ini karena jalannya cukup menanjak dan berdebu. Jarak antara post batu pandang adalah sekitar 100 meter atau 10 hingga 15 menit.

Demikian penjelasan tentang objek wisata Batu Pandang Ratapan Angin. Objek wisata ini memang lebih terkenal. Sehingga harus mengantri jika ingin mengambil foto dan menikmati pemandangan dua danau. Wisatawan harus selalu berhati-hati karena posisinya cukup tinggi dan tidak terlalu besar.

Artikel menarik lainnya: Scientia Square Park Review Tempat Wisata di Tangerang yang Lagi Hits

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *