Sat. May 18th, 2024
    aplikasi threadsaplikasi threads

    Perusahaan induk Facebook, Meta telah merilis aplikasi Threads sebagai pesaing langsung Twitter. Hal ini menarik, sejak Elon Musk memimpin Twitter akhir tahun lalu, perusahaan tersebut mengalami pemecatan massal, kontroversi verifikasi berbayar, gangguan teknis berulang, kerugian pendapatan iklan yang besar, dan cerita.

    Banyak dari Pengguna mengalami pelanggaran data dan pertengkaran online dengan CEO perusahaan tersebut. Akibatnya, jutaan pengguna meninggalkan Twitter dan mencari aplikasi yang lebih tenang dan nyaman.  Hal ini ditangkap oleh competitor. Lalu, menciptakan ruang digital dan memanfaatkan keributan yang terjadi di Twitter.

    Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, membuat Threads. Meta merilis Threads di Google Play dan App Store pada tanggal 5 Juli dan sudah memperoleh 30 juta pendaftaran dalam enam belas jam pertama. Bayangkan sebanyak itu!

    Artikel menarik lainnya: Cara Download Video Facebook Tanpa Aplikasi Bisa Pakai Savefrom.net dan Y2mate

    Alasan yang Bikin Meta membuat Aplikasi Threads

    Instagram secara konsisten menambah fitur baru ke aplikasi sejak Meta membelinya pada tahun 2012. Sejak awal, instagram adalah aplikasi berbagi foto eksklusif. Lalu dikembangkan menjadi aplikasi berbagi video, pesan langsung, Catatan, carousel foto, Reels, dan Stories. Namun, tidak memiliki model percakapan yang intens seperti twitter.

    Sepertinya itu bikin Meta tertarik dan melihat peluang akan adanya aplikasi baru yang dapat dikembangkan. Akhirnya mereka membuat platform mirip Twitter yang dapat dikelola dengan lebih baik. Apalagi, melihat dampak kericuhan yang dimunculkan sang pemilik, setelah Twitter diambil alih Elon Musk.

    Apa yang Menarik dari Aplikasi di Threads?

    Sejak diakses oleh publik pada 5 Juli 2023, begitu banyak pengguna melirik Aplikasi Threads, baik dari orang awam, selebritas, tokoh publik, bahkan sampai tokoh politik.

    Sebagian besar Threads di timeline adalah masih mengaku coba-coba dan bertanya bagaimana menggunakan aplikasi baru. Jadi, belum tampak hal baru di Threads.

    Banyak orang menggunakan Threads untuk melihat kedepan apa yang dikembangkan oleh Mark Zuckerberg kedepannya. Apakah hanya ingin aplikasi baru yang mirip Twitter, tetapi tanpa pengaruh Elon Musk semata. Apakah aplikasi mirip Twitter ala Mark Zuckerberg lebih baik. Mari lihat perkembangannya.

    Pengguna Threads semakin banyak, timeline utama adalah daftar Threads dari Threaders  yang masih sagat beragam. Menariknya, Threads tidak memiliki fitur pesan langsung, tetapi pengguna dapat membagikan Thread yang mereka sukai ke Twitter mereka.

    Bagaimana Cara Kerja Aplikasi Threads?

    Pengguna bisa bikin akun Threads melalui aplikasi seluler di perangkat iPhone dan Android. Jadi, belum disediakan bentuk web. Tetapi tampaknya sedangkan dirancang versi web untuk Threads.

    Pengguna dapat menggunakan akun Instagram untuk profil mereka secara khusus untuk Threads. Pengguna Instagram dapat mengganti nama pengguna mereka di Threads dan ganti pengaturan privasi yang berbeda antara kedua akun tersebut.

    Postingan di Threads dapat mencapai 500 karakter. Pengguna bisa membuat tautan, foto, dan video hingga lima menit lamanya. Pengguna juga dapat membagikan postingan Threads ke cerita Instagram atau di platform lain.

    Saat ini, pengguna akan melihat campuran postingan Threads yang dibuat oleh pengguna yang diikuti dan postingan dengan konten yang direkomendasikan.

    Threads Mempunyai 30 juta Pengguna

    Pengguna Threads langsung meledak sejak diluncurkan pada hari Rabu mencapai 30 juta pengguna.

    “Wow, sudah ada 30 juta pendaftaran hingga kamis pagi ini. Rasanya seperti awal dari sesuatu yang istimewa, tetapi kita masih memiliki banyak pekerjaan untuk membangun aplikasi ini,” tulis Zuckerberg di Threads.

    Dalam tujuh jam pertama, Zuckerberg menuliskan ada 10 juta “pendaftaran” di Threads, dalam sebuah postingan di akun Threads miliknya sendiri. Pencapaian yang sensasional.

    Hal yang menarik, Threads adalah aplikasi berbasis teks alternatif terbaru dinilai sebagai alternatif Twitter. Pada saat yang sama Threads diluncurkan, Meta berupata mempertahankan popularitasnya di tengah ancaman dari aplikasi berbagi video populer, yiatu TikTok.

    Artikel menarik lainnya: Apa itu Google Bard? Halyang Perlu Diketahui Termasuk Cara Penggunaannya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *