Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Sabumi VolunteerTRENDING TOPIK

Perjalanan Membawa Bingkisan Cinta untuk Guru Honorer Selama 14 Jam ke Pelosok Sukabumi (Bagian 3)

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Misi Sabumi Volunteer mengadakan program “Berbagi Rasa Bersama Guru Honorer” telah terlaksana dengan membawa bingkisan cinta sebanyak 11 paket ke pelosok Sukabumi.

Kami merasakan senang yang berkali lipat, karena program tersebut berhasil menghimpun donasi yang cukup banyak dari para donatur. Isi bingkisan yang berhasil dikumpulkan antara lain: Sepatu, kain, baju koko, mukena, paket sembako dan lain-lain.

Kegiatan yang dicetuskan sejak awal Ramadan tersebut disambut hangat oleh penderma. Terima kasih tak terhingga untuk kawan-kawan Komunitas Sahabat Hujan dan Sama-Sama Indonesia yang “berbagi rasa bersama kami.” Sungguh genggaman tangan kalian sangat berarti untuk misi bingkisan untuk guru honorer kali ini.

Begitu pula, dukungan dari Bu Vika Lestari “Five D’Tops Ambassador Jafra” begitu sangat berarti. Beliau rutin memberi donasi dalam beberapa program rutin bersama Sabumi Volunteer. Doa kami Ibu selalu sehatan dan semua bantuan yang telah diberikan berbalas limpahan rejeki dari Allah Swt. Amin.

Misi Membawa Bingkisan Cinta untuk Guru Honorer Pelosok Sukabumi

3 hari sebelum keberangkatan untuk mengirim “bingkisan cinta guru honorer”, tim mulai memastikan sumbangan dari mana saja yang berhasil dikumpulkan. Mengingat lebaran semakin dekat, jangan sampai bingkisan malah tak berhasil diantar hingga bulan Ramadan berlalu.

Alhamdulillah, berbagai paket bingkisan terkumpul. Ipong dan Banyu sempat mengambil paket ke Bogor dan ke Jakarta. Sementara Ido memberikan kain dan Daniel memastikan donasi dari Bu Vika Lestari sudah berada di tangannya.

Sabtu malam (2/6), semua bingkisan dari donatur telah terkumpul dan tim Sabumi tinggal mengemasnya. Sehingga, pengantaran bingkisan terjadi sesuai rencana yang dilakukan pada pada hari minggu (2/6).

Minggu pagi setelah waktu salat Subuh, tim Sabumi Volunteer memasukkan semua bingkisan ke dalam mobil. Hari yang cerah meyakinkan tim dapat mengantar bingkisan dengan lancar.

Pejalanan di mulai Pukul 06.00 Wib

Tim berangkat dari posko pengumpulan bingkisan di sebuah markas Sabumi Volunteer yang biasa disebut opis. Sebelum menuju ke lokasi pertama, kami terlebih dulu mengambil Al quran ke rumah Kang Hima.

Lalu perjalanan dimulai menuju ke lokasi pertama menuju guru honorer di Pelosok Sukabumi. Kami melewati jalur dari mangkalaya terus ke Jalan Cikembang sampai Warungkiara. Jalan yang dilalui ternyata sebagian jelek dan penuh kelokan.

Pantas saja, seorang rekan Sabumi tampak enggan ikut pergi menaiki mobil. Daripada muntah di perjalanan mending pergi menaiki sepeda motor saja. Jujur saja, saya pun sempat mual pergi ke lokasi pertama, karena sudah terlalu lama tidak melakukan perjalanan jauh.

Baca juga: 

Cerita Perjalanan Pendistribusian Bingkisan THR untuk Guru Honorer Di Lembah Gunung Halimun Salak (Bagian 4)

Lapangan Kampung Sawahbera Dusun Cijati Sukabumi Dipenuhi Ratusan Warga, Ada Apa?

Distribusi Pertama ditujukan untuk Pak Edwar dan Pak Wawan di Warung Kiara

Berbagi Rasa Bersama Guru Honorer Sukabumi Jawa Barat
Pak Edwar Menerima BIngkisan dari Program Berbagi Rasa Bersama Guru Honorer Sukabumi Jawa Barat.

Setelah melakukan perjalanan selama 1,5 jam, kami pun ampai di daerah Warung Kiara Sukabumi. Sebelumnya sudah janjian dulu dengan Pak Edwar di pinggir jalan demi mempersingkat waktu. Ketika tiba Pak Edwar pun menunggu tim Sabumi Volunteer.

Saat kami mengeluarkan bingkisan cinta guru honorer, wajah Pak Edwar tampak terharu. Beliau tampak tak menyangka bakal menerima bingkisan lebaran. Selain untuk Pak Edwar, kami juga menitipkan bingkisan untuk Pak Wawan.

Pak Edwar dan Wawan adalah dua orang guru honorer yang mengajar di SDN Kuta Luhur Kec. Warung Kiara. Beberapa kali Pak Edwar mengucapkan terima kasih kepada tim Sabumi Volunteer dan menitip salam kepada para donatur. Dia juga mengirimkan foto menangkupkan kedua tangan ketika sampai di rumahnya, sebagai tanda terima kasih. Ah jadi terharu deh Pak Edwar.

Distribusi Kedua Menitipkan Bingkisan Lebaran Ke Kang Fery untuk Bu Nia di Desa Bantar Sari Sukabumi

Bingkisan Guru Honorer Dititipkan Di Kang Ferry
Bingkisan Guru Honorer Dititipkan Di Kang Ferry

Selesai memberikan bingkisan lebaran kepada Pak Edwar. Kami pun bergegas menuju lokasi kedua ke Datar Kontang, Desa Bantar Sari Sukabumi. Melewati jalur dengan kondisi jalan yang kurang lebih sama berlubang dan berkelok.

Kami kembali ke Jalur Cikembang Armed dan terus keBojong Lopang dan melanjutkan perjalanan ke Lengkong. Jalurnya melewati Puncak Mataram dan ke Luar Jampang Kulon. Setidaknya dari Warung Kiara menuju ke Bantar Sari bisa memakan waktu 1,5 jam juga.

Bingkisan lebaran untuk Bu Nia dititipkan di Kang Fery. Selanjutkan akan diambil oleh Kang Bangkit untuk memberikannya ke Bu Nia. Bu Nia adalah guru yang mengajar di MI Cibuluh, Datar Kondang, Desa Bantar Sari, Sukabumi.

Distribusi Ketiga Membawa Bingkisan Cinta Menuju Kediaman Pak Usep di Desa Rambay Kecamatan Tegal Buled, Sukabumi

Tidak berlama-lama di Rumah Kang Fery, kami pun berangkat kembali menuju lokasi ketiga menuju rumah Pak Usep. Jalur yang dilalui adalah menuju Jalan Tegal Buled lewat Cikaso Jampang Kulon. Waktu perjalanan dari Bantar Sari Menuju Tegal Buled mengabiskan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Sebelum ke sana, kami Judah janjian dulu dengan Pak Dadang. Distribusi ketiga ini mengirimkan 3 paket bingkisan lebaran untuk Pak Dadang Usep dan Kaman. Pak Dadang, Usep, Kaman adalah pengajar di SDN Cirengrang, Desa Rambay, Kecamatan Tegal Buled.

Ketiga sampai di Rumah Pak Usep, waktu sudah menujukkan jam 2 lewat. Lalu tinggal 1 paket lagi yang belum diantarkan, yaitu bingkisan lebaran untuk Bu Mae.

Distrisbusi Keempat untuk Bu Mae yang Mengajar di MI manukur Tegal Buled

Bu Mae dikenal oleh Sabumi Volunteer dari Program Gerakan Sukabumi mengajar. Sebelumnya kami malah sama sekali belum pernah bertemu. Jadi agak bingung bagaimana menyampaikan bingkisan lebaran. Syukurnya Pak Usep tahu dan menunjukkan ancer-ancer lokasi yang bisa menjadi tempat penitipan paket lebaran tersebut.

Bingkisan Bu Mae kami titipkan di rumah Pak Jamal. Kabarnya Pak Jamal adalah kepala sekolah di MI Manukur Tegal Buled. Jadi tim tidak harus ke Manukur. Kata Pak Jamal juga tidak mungkin pergi ke Manukur dengan mobil yang kami tumpangi. Jadi, paket untuk bu Mae dititipkan saja.

Sekitar jam 3 lebih, kami pun menyelesaikan misi untuk mengirimkan bingkisan lebaran ini. Alhamdulillah, 7 bingkisan dari 11 bingkisan telah disalurkan. 4 bingkisan lainnya disalurkan keesokan harinya, yaitu hari senin (3/6), yaitu 3 Paket untuk Kampung Pangkalan dan 1 paket untuk Kampung Citalahab di Kaki Gunung Halimun Salak.

Lalu kembali pulang dan tiba di Kota Sukabumi sekitar jam 8 malam. Sehingga kalau dihitung misi membawa bingkisan cinta untuk guru honorer menghabiskan waktu 14 jam pergi dan kembali dari pelosok Sukabumi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close