Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Tips dan Trik

Tips Membeli Motor Bekas Murah dan Aman Dikendarai

Tips membeli motor bekas harus diketahui agar mengetahui bagaimana cara tepat memilih kendaraan roda dua yang bagus. Pembeli harus mengecek beberapa kekurangan maupun kelemahan. APalagi kalau membelinya degan pihak leasing yang bekerja sama dnegan diler.

Meski banyak yang menawarkan motor bekas dengan harga terjangkau, kondisinya harus diperiksa dari mesin, cat, list, pelek, hinga las-lasan secara detail. Semua itu harus dicek, agar tidak menyesal setelah membawanya pulang ke rumah.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika membeli motor bekas? Berikut langkah apa saja yang harus diperhatikan saat membeli sepeda motor bekas.

Melakukan Riset Harga Sebelum Membeli Motor Bekas

Cara riset harga ini dilakukan dengan menentukan dulu motor yang ingin dibeli, misalnya sport, matik atau bebek. Setelah itu cari tahu harga pasaran dari motor, karena harga berbeda-beda. Apalagi kalau uang untuk membeli kendaraan roda dua tidak terlalu banyak.

Tipe motor yang berbeda tentu saja harganya tidak sama, dilihat dari kondisi motor. Misalnya apabila motor bekas masih bagus seperti baru dilihat dari mesin atau bodi, maka akan dijual lebih mahal. Sebaliknya, kondisi motor tidak prima, mesin memiliki masalah, dan body lecet maka nilainya lebih murah. Harga pasaran perlu diketahui agar tidak ditipu oleh yang ditawarkan penjualnya.

Tips Membeli Motor Bekas Periksa Kondisi Mesinnya

Pemeriksaan kondisi mesin paling utama ketika membeli motor yang tidak baru lagi, seperti gasket dan baut-baut. Tanyakan kepada penjual apakah mesin sudah dibuka atau pernah diganti sebelumnya.

Caranya dengan melihat warna asli bawaan pabrik apa sudah berubah atau belum. Karena dapat mengetahui apakah motor sudah bermasalah atau tidak pada mesin. Gasket menghubungkan bagian silinder dengan mesin tengah. Kalau pernah diganti berarti bagian seher hingga setang tidak orisinil lagi.

Cek Kelengkapan Surat Motor

Pembeli harus mengecek BPKB,STNK, Faktur. Tujuannya agar dapat menyocokka Nomr Rangka dan nomer mesin apakah sesuai dengan nomor rangka serta nomor mesin di STNK maupun BPKB. Kalau nomornya masih sama menandakan masih asli. Periksa dengan benar apakah nomor rangka dan mesin motor belum diubah nomor rangka dan mesinnya.

Lalau, periksa  nomor polisi melalui SMS layanan Polisi. Silakan ketik: Metro(spasi)nomor polisi. Contoh : Metro B8118HJ Kirim ke 1717 (Hanya untuk wilayah Jakarta)

Wilayah Jawa Timur dengan cara ketik : JATIM L4444LY kirim ke 1717. Tunggulah balasannya yang dikirim dengan segera.

Nyalakan Mesin dan Cek Speedometer

Menyalakan motor bekas untuk mengatahui apakah bisa stationer atau langsam. Karena agar mengetahui mesin bermasalah atau tidak dengan langsam yang memiliki putaran kurang lebih 1.500 rpm. Periksa juga apakah ada bunyi-bunyian yang kasar pada mesin. Lakukan juga pembongkaran, jika ingin mengetahui ada retak atau bekas pembongkaran.

Selanjutnya, ketahui jumlah km motor yang telah ditempuh. Apabila sudah 20.000 km, maka perlu dilakukan penggantian komponen mesin. Oleh karena itu, pembeli pasti membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan cukup merogoh kantong.

Tips Membeli Sepeda Motor Bekas Terakhir Cobalah Mengendarai Kendaraan Tersebut

Ketika semua sudah periksa, cobalah untuk mengendarai motor tersebut, agar merasakan apakah ada kelainan atau tidak. Seperti pada akselerasi dan handlingnya. Jangan lupa cek juga kondisi roda. Apakah kelurusan roda depan dengan roda belakang masih bagus atau tidak. Tujuannya agar pembeli lebih yakin chasis atau rangka tidak membengkok karena benturan atau terjatuh.

Begitulah tips untuk memilih motor bekas. Ingat membeli motor di tempat yang aman, seperti di rumah penjual atau dilernya. Tawar juga harga sesuai kondisi motor tersebut. Setiap motor mempunyai perbedaan kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.

Artikel menarik lainya: Tips memilih Mobil Bekas untuk Keluarga yang Nyaman dan Murah di Kantong

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *