Aku Takut Anakku Diculik : Tips Mencegah Penculikan Anak

mencegah penculikan anak
mencegah penculikan anak

Belakangan isu anak dibawa kabur orang tak dikenal kembali marak, namun apakah Anda sudah melakukan upaya mencegah penculikan anak yang mungkin terjadi?

Kalau melihat update status di media sosial, ada banyak netizen yang mulai ketakutan isu penculikan anak. Bahkan tidak sedikit menyatakan terjadi di dekat rumah atau di kampungnya. Ada pula kejadian yang ternyata hanya ketakutan semata, ketika melihat orang tidak dikenal. Eh tenyata orang gila.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukanuntuk mencegah terjadinya penculikan anak.

Baca juga : Hukuman Bagi Pengendara Motor Melawan Arah yang Menjengkelkan

Mencegah Penculikan Anak dengan Melaporkan Kepada Pihak Kepolisian

Apabila melihat gerak-gerik orang tak dikenal baiknya melaporkan kepada pihak kepolisian. Sebelumnya, sebagai warga yang baik bisa melaporkan kepada pihak RT/RW/ Kepala Desa/ Lurah. Jangan langsung menuduh sembarangan atau memukuli orang yang dicurigai akan melakukan tindakan penculikan anak.

Untuk memperjelas kecurigaan Anda, Laporan kepada pihak kepolisian mencukung untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Kalau penculikan terjadi, aparat kepolisian bisa mengungkap secara cepat jejak penculikan yang diduga membawa anak-anak.

Apabila kecurigaan terjadi penculikan anak di lingkungan sekolah, laporkan kepada guru dan pihak sekolah. Agar orang tua dan pihak sekolah sama-sama waspada sebagai langkah mencegah penculikan anak.

Perhatikan Lingkungan Rumah dan sekolah Anak-Anak

Masyarakat biasanya memiliki rasa kepedulian sesama tetangga. Jika anak main terlalu jauh akan disuruh pulang. Hal tersebuh dapat mencegah penculikan anak. Orang tua hendaknya mengetahui lokasi anak bermain, jadi mudah mencarinya ketika tidak pulang ke rumah. Ajarkan juga anak untuk bermain tidak terlalu jauh. Orang tua harus memperhatikan lingkungan Tempat tinggal dan berhati-hati kalau ada orang tak dikenal berada di sekitar tempat tinggal.

Begitu pula pihak sekolah, sebagiknya melakukan pemetaan lingkungan. Agar mengetahui kondisi ketika siswa-siswi melakukan kegiatan selama di sekolah dan pulang sekolah. Orang tua sebaiknya memperhatikan dan terus berkomunikasi dengan anaknya untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan selama di sekolah. Hal itu dapat membuat kita tidak lengah dan selalu waspada.

Tidak Kalah Penting Anak Diajarkan Waspada Bertemu Orang Lain

Sebagai antisipasi juga, orang tua sebaiknya mengajarkan anak untuk tidak percaya terhadap orang lain yang belum dikenal. Agar anak belajar waspada sejak dini. Orang tua bisa mengajarkan dengan menolak kalau diajak pergi orang lain. Ajarkan pula untuk tidak mudah menerima hadiah dari orang yang tidak dikenal.

Berikan pengertian kepada anak, agar tidak mau diajak pergi orang lain kalau tidak mendapatkan ijin dari orang tua dan enggak mudah mempersilahkan orang asing masuk rumah. Selain itu, anak diajarkan untuk tidak pergi ke luar rumah sendiri ketempat yang jauh dari lingkungan tempat tinggal. Hal itu penting, untuk menjaga keselamatan si anak selama berada di luar rumah.

Baca juga : Camping Menyenangkan Bersama Ayah Sekolah Alam Indonesia di Pondok Halimun Sukabumi

Tetap Perhatikan Anak Meskipun Sedang Banyak Pekerjaan

Orang tua sering tidak awasa terhadap anak-anaknya, karena terlalu sibuk di rumah atau di kantor. Orang tua sebaiknya tetap memperhatikan anak, walaupun sesibuk apapun. Jika kedua orang tua berkerja, jalin komunikasi dengan baik dengan pembantu atau orang yang menjaga anak Anda.

Upayakan orang tua tetap melakukan pengawasan dengan anak. Tidak ada salahnya menelpon anak dan menyediakan waktu bercerita dengan anak. Ajak anak bercerita kegiatan yang dilakukannya sepanjang hari. Hal tersebut bisa menjaga kedekatan orang tua dan anak. Selain itu, dapat mencegah penculik anak atau orang mungkin berniat jahat pada anak Anda.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Cara Meningkatkan Potensi Akademik Anak - Sabumi Sukabumi
  2. Perjalanan Melelahkan Peserta Camp Ayah SAIS ke Curug Cibeureum Pondok Halimun Sukabumi - Sabumi Sukabumi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.