Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Tahukah kamu

Inilah Tips Jitu Menghadapi Razia Polisi di Jalan Raya

Kalau Anda sering kena tilang, sudah sepatutnya Anda membaca tips jitu menghadapi razia polisi, agar tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Emang ada ya tipsnya? Ya ada dong.

Polisi sering mengadakan razia yang tidak terduga, bahkan hari libur pun ada pemeriksaan yang mereka lakukan. Kita mungkin sering was-was ketika melihat polisi berkumpul dari kejauhan berdiri dipinggir jalan dan menghentikan kendaraan yang melintas.

Kalau jantung Anda berdebar-debar ketika melihat para polisi tersebut, itu tandanya ada rasa kecemasan ingin ditilang. Padahal surat-surat Anda lengkap dan motor juga sukucadangnya komplit. Tahu tidak sih, kalau semua lengkap kenapa harus takut. Polisi kan menilang pengendara yang tidka lengkap surat kendaraan dan tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Daripada Anda dihantui rasa cemas yang berlebihan, baca saja tips jitu menghadapi razia polisi berikut ini.

Menghadapi Razia Polisi dengan Tenang

\r\nApabila tampak para aparat polisi berdiri sambil menghentikan pengendara dari kejauhan, jangan langsung putar arah. Tenang, saja. Hadapi saja dan terus gas kendaraan ke arah polisi yang sedang mengadakan pemeriksaan. Kemudikan kendaraan Anda dengan tenang dan jangan tampak panik. Kalau Anda tampak gelisah dan salah tingkah, nah bisa jadi Anda memang ingin dirazia.

Kalau secara penampakan Anda tenang ditambah kondisi kendaraan lengkap, maka kemungkinan diberhentikan sangat kecil peluangnya. Polisi menghentikan kendaraan juga pilih-pilih kali. Mereka menghentikan kendaraan yang dinilai mencurigakan dan layak ditilang.

Pihak kepolisian akan memeriksa kelengkapan kendaraan, seperti dari spion lnegkap, kondisi lampu. Alat kelengkapan keamanan berkendara yang harus dilengkapi di antaranya ialah kaca spion, lampu, rem, klakson,speedometer, knalpot. Bagi kendaraan jenis mobil, ada baiknya menyediakan ban cadangan, dongkrak mobil, kotak P3K dan lainnya.

Pakai Helm Dong Bro Biar Enggak Diberhentikan

\r\nMeskipun Anda sudah tampak tenang menghadapi razia polisi, tetapi tidak memakan helm, apa gunanya. Helm itu wajib dikenakan di kepala. Bukan karena takut diberhentikan polisi atau ditilang. Takutlah pada nyawa Anda yang akan dicabut oleh kerasnya jalan aspal. Sekali kepala terbentur aspal, maka hidup Anda taruhannya.

Enggak jarang juga, pengguna motor malah menempelkan helm di motor, dipegang, bahkan ada juga di simpan di jok. Buat apa coba punya helm malah tidak digunakan. Helm untuk keselamatan kepala Anda, bukan keselamatan kepala polisi, camkan itu.

Jangan Lupa Membawa SIM dan STNK

\r\nKetika ketenangan Anda tetap membuat polisi menghentikan kendaraan Anda. Maka, siap-siap mengeluarkan SIM dan STNK. Tips jitu menghadapi razia polisi ini, bukan berarti Anda bisa lepas berkendara tanpa surat-surat yang wajib dibawa.

Sim dan STNK biasanya yang paling utama ditanyakan, “Maaf Pak/Ibu bisa tunjukkan SIM dan STNK-nya.” Maka keluarkan saja apa yang polisi minta. Kalau Anda berani berkendaraan di jalan raya, itu artinya harus memiliki surat-surat yang lengkap. Jangn coba-coba tidak punya SIM dan STNK, tidak pula habis masa berlakunya. Kalau tidak punya, polisi akan dengan senang hati menilang Anda.

Selain itu, polisi menghentikan Anda karena nomor kendaraan. Polisi akan mencocokkan nomor kendaraan dengan STNK. Maka, pasanglah plat nomor kendaraan sesuai aturan berlaku. Posisinya harus jelas dan bisa dilihat, bukan malah disimpan di tempat lainnya.

Baca juga :

BUSTILIA SUPLEMEN HERBAL UNTUK MEMPERBESAR PAYUDARA TERPERCAYA

PERSYARATAN PERPANJANGAN SIM YANG MUDAH DAN MENGURUSNYA BISA SAMBIL MEMBACA BUKU

Menghadapi Razia Polisi itu Jangan Menghindar dari Kesalahan dan Malah Melawan Petugas

Kalau Anda tidak dinilai tidak membawa surat, spare part kendaraan tidak lengkap, dan tidak memakai helm, itu sah Anda pasti diberhentikan polisi. Jika Anda merasa salah, tidak perlu ngotor merasa benar dan menolak di tilang. Kalau memang salah ya salah. Ingatlah, polisi punya acuan aturan yang harus ditaati oleh semua pengendaraan, baik itu motor ataupun mobil.

Tidak usah melawan petugas dan malah sebaliknya menyalahkan pihak kepolisian. Mawas diri saja, pemeriksaan itu demi kebaikan pengemudi kendaraan. Bukan demi tujuan biar kantong polisi tebal dari hasil tilang. Bukan…

Ingat lebih baik jujur kepada polisi kalau mereka bertanya dan berlaku sopan. Katakan saja kalau Anda tidak tahu, jika polisi bilang Anda membuat kesalahan. Hal itu lebih baik, berbicara dengan santun mungkin membuat polisi malah enggak menjatuhkan tilang.

Enggak perlu juga membantak-bentak polisi, apalagi pakai merekam segala, apalagi Anda dalam posisi yang salah dan harus ditindak. Lengkapi surat kendaraan, hati-hati di jalan, dan ingat jangan cemas ketika bertemu pihak kepolisian.

Sumber Foto : http://ntmcpolri.info

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close