Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
SukabumiTalk

Walikota Sukabumi Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota untuk Menghindari Klaster Keluarga dan Terbukti Kasus Positif COVID-19 Bertambah

Walikota Sukabumi meminta warganya tidak berpergian ke luar kota untuk menghindari terjadinya klaster keluarga. Satgas Percapatan Penanganan COVID-19 Kota Sukabumi menjelaskan 76 orang pasien covid – 19 masih berada dalam penanganan medis berjumlah 74 orang (17/10/2020). Angka meninggal dunia 4 orang dan 282 orang sembuh. Jumlah angka kesembuhan bertambah 7 orang.

Kondisi kewaspadaan COVID-19 di Kota Sukabumi pun belum berubah maish zona risiko sedang. Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menjelaskan bahwa  penentuan zona didasarkan peningkatan jumlah kasus posistif, tingkat kesembuhan dan angka kematian. Penjelasan tersebut dipaparkan setelah pengukuhan Asosiasi Futsal Kota Sukabumi.

Kasus positif COVID-19 banyak muncul pada keluarga. Oleh karena itu,  Walikota membuat imbauan agar masyarakat untuk tidak bepergian keluar kota. Hanya orang dengan keperluan mendesak yang boleh pergi dari Kota Sukabumi. Kasus klaster keluarga bertambah di Kota Sukabum karenariwayat perjalanan keluar kota.

Jumlah Pasien COVID-19 Kota Sukabumi Tetap Mengalami Kenaikan dari Klaster Keluarga

Seperti hari-hari sebelumnya, Satgas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Sukabumi melaporkan jumlah peningkatan kasus 9 pasien (15/10/2020). 2 Pasien baru berasal dari Kecamatan Baros dan 7 orang pasien lainnya berasal dari Kecamatan Gunung Puyuh. Dijelaskan juga oleh Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid – 19, dr. Wahyu Handriana terjadi 1 kasus kematian akibat covid-19 berasal dari Kecamatan Gunung Puyuh.

Sementaea itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Sukabumi memberikan bantuan cadangan pangan pokok untuk 3 Kecamatan penanganan pasca bencana. Cadangan makanan pokok tersebut disalurkan pada hari Jumat, 16 Oktober 2020. Lokasinya di Ruang Pertemuan Kelurahan Cisarua.

WaIi Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menjelaskan bahwa penyaluran cadangan pangan pokok pasca bencana demi kelangsungan hidup masyarakat yang tertimpa musibah. Selain itu, mengingatkan selalu waspada terhadap bencana yang dapat terjadi kapan saja ketika terjadi perubahan cuaca maupun iklim.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan, menjelaskan cadangan pangan pokok dikelola untuk penanganan pasca bencana atau keadaan darurat. Bantuan ditujukan untuk kerawanan pangan akibat bencana. Jumlah yang telah didistribusikan sekitar 1. 738,5 (Seribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Koma Lima) Kilogram beras untuk 4 Kelurahan. Kelurahan Selabatu mendapat 108 Kg, Kelurahan Cisarua sebanyak 1.311 Kg, Kelurahan Situ Mekar sebanyak 405 Kg dan Kelurahan Citamiang sebanyak 279 Kg.

Informasi Sukabumi lainnya: Mengadakan Workshop Pertanian Organik dan Mengenalkan Petani Muda Bagi Anak-Anak Cibiru Sukabumi

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close