Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
SukabumiTalk

Tidak Tertib Toko di Sukabumi di Semprot Pemadam Kebakaran

Pemerintah Kota Sukabumi akan menyemprot toko yang tidak tertib selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Polisi dan mobil pemadam kebakaran Kota Sukabumi dilibatkan agar pertokoan tidak buka. Penertiban tersebut terjadi di kawasan Ahmad Yani Sebagai pusat perekonomian pada hari kamis (21/05) sekitar pukul 16.00 wib.

Toko terlihat masih banyak yang buka di atas waktu yang telah ditentukan. Polisi setempat menghimbau toko yang masih buka untuk tutup sebelum melakukan penyemprotan disinfectant. Pemerintah Sukabumi telah melakukan evaluasi atas pelaksanaan PSBB yang berjalan selama dua minggu. Sehingga dilakukan perubahan jam operasional sesuai surat edaran Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian.  Jam operasional buka mulai pukul 09.00 WIB dan tutup sesuai ketentuan.

Aturan Jam Operasional Toko di Kota Sukabumi

Waktu Operasional Selama PSBB:

  • Toko Busana dan Sejenisnya: Buka sampai pukul 12.30 wib Hari Sabtu dan minggu, Toko busana dan sejenisnya ditutup.
  • Toko Bahan Bangunan, Bengkel, Besi, Sparepart. Buka sampai pukul 16.00 wib.
  • Warung ,Toko Modern/ Super market yang menjual bahan pokok penting. Buka sampai pukul 16.00 wib.
  • Restoran, Tempat Makan dan Sejenisnya. Hanya melaani pesanan take away (bawa pulang) layanan antar dibuka dari pukul 09.00-20.00 wib.
  • Pedagang Kaki Lima. Bagi yang buka pukul 17.00 wib, ditutup pukul 20.00 wib.
  • Rumah sakit dan apotek. Mengacu kepada ketentuan yang berlaku.
Toko Sukabumi banyak yang masih dibuka
Toko Sukabumi banyak yang masih dibuka

Pemerintah Sukabumi berharap semua toko dan badan usaha mengikuti aturan yang ditentukan. Warga keluar rumah hanya untuk membeli sembako. Gunakan masker dan patuhi ketentuan yang berlaku.

Selain itu, lebaran kali yang berjalan tidak seperti biasanya, diharapkan warga tidak mudik dulu. Pandemi covid-19 menuntun kita untuk membatasi diri, menahan diri, agar penularan virus tidak meluas. Meski ini berat, namun harus dijalani oleh semua warga. Tidak mudik menjadi salah satu pilihan, ungkap kerinduan dengan cara lain. Mohon maaf bisa dilakukan melalui media sosial dan telepon. Selamat berlebaran. Mohon maaf lahir dan batin.

Baca juga: Setelah Mudik Dini, Belanja Baju Lebaran Dini juga Bisa Menyebarkan Virus Corona

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close