SukabumiTalk

Peringatan Satpol PP Kepada Pengelola Cafe di Kota Sukabumi Harus Tutup Pukul 22.00 wib

Satpol Pamong Praja (PP) memberi peringatan kepada pengelola cafe di Kota Sukabumi harus tutup pukul 22.00 wib. Selain itu, sesuai ketentuan harus mengurangi pengunjung hingga 50 persen. Ketentuan tersebut berdasarkan surat edaran pembatasan jam operasional.

Surat Edaran menyebutkan bahwa tempat perbelanjaan yang menjual non bahan penting dapat beroperasi mulai pukul 09.00–16.00 WIB. Tempat perbenlanjaan yang menyediakan bahan pokok penting boleh membuka usahanya hingga pukul 22.00 WIB.

Aturan bagi rumah makan, café, restoran dapat buka dari pukul 09.00 – 22.00 WIB ditambah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas pengunjung. Adapun, pedagang kaki lima yang mulai berjualan dari pukul 17.00, dapat beroperasi hingga pukul 22.00 WIB. Surat edaran terebut wajib diikuti semua pengelola tempat usaha. Selain itu, semua pihak menerapkan protokol kesehatan dalam operasional usaha.

Dinas Satpol PP Kota Sukabumi Telah memberikan Peringatan kepada Satu Pengelola Cafe

Berdasarkan perberlakukan aturan tersebut, Dinas Satpol PP Kota Sukabumi sudah mengeluarkan satu surat peringatan terhadap pengelola café. Alasannya telah tidak mematuhi pembatasan jam operasional sesuai dengan surat edaran terbaru. Aturan tersebut dikeluarkan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian. Satpol PP juga sudah memberikan teguran lisan setidaknya kepada 5 cafe setiap malam.

Pemerintah Kota Sukabumi dan Forkopimda terus melakukan upaya pencegahan penularan COVID–19. Persiapan pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal juga dilakukan. Caranya dengan patroli malam dalam rangka penegakan surat edaran agar pengelola usaha mengikuti pembatasan jam operasional tempat usaha.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, telah menugaskan para ASN dari berbagai dinas dan instansi untuk melakukan sosialisasi AKB. Diikutsertakan pula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pemantauan dan sosialisasi Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mulai 10 Juni 2020. Sosialisasi Pra AKB dilakukan pula edukasi mengenai penggunaan masker, menjaga jarak aman, serta himbauan keluar rumah untuk kegiatan penting saja.

Para ASN diharapkan membantu melakukan pemantauan dan sosialisasi Pra AKB. Sehingga, pengelola tempat makan, tempat perbelanjaan yang menjual bahan pokok penting dan non bahan pokok penting mengikuti aturan dari pemerintah daerah. Aturan yang ditekankan adalah tentang pembatasan jam operasional dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Demi Menampung Keluhan Bansos dan Kejadian Terburuk dari Masyarakat, BPD Kemang Mengadakan Rapat Khusus Kedusunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *