Wed. May 15th, 2024
    Wajib Pakai Masker di Kota Sukabumi Mulai 1 Mei 2020Wajib Pakai Masker di Kota Sukabumi Mulai 1 Mei 2020

    Pakai masker di Sukabumi diwajibkan pemerintah bagi siapa saja yang masuk ke wilayah kota pada tanggal 1 Mei 2020. Walikota Sukabumi, H. Ahmad Fahmi, berserta Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dan Kepala Dinas Satpol PP telah melakukan sosialisasi terakhir pada Kamis, 30 April 2020. Sehingga, seluruh masarakat, pedagang, penumpang kendaraan baik sepeda motor maupun mobil harus mengenakan masker.

    Apabila ada warga yang tidak menggunakannya pada tanggal 1 Mei 2020, maka disuruh kembali ke rumah. Tujuan kebijakan pakai masker di Kota Sukabumi tersebut adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai virus corona. Pada kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah sudah membagikan masker sebanyak 6000 buah kepada para pedagang dan masyarakat. Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Atik Suswanti menyatakan akan memberlakukan jalur satu arah di Jalan Ahmad Yani, yaitu dari timur ke barat.

    Sementara itu, 12 orang telah dinyatakan sembuh dan diminta menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Data kasus positif COVID-19 Kota Sukabumi adalah 41 orang dengan rincian 20 orang sembuh dan 21 orang masih dalam perawatan.

    Pakai Masker di Sukabumi Searah dengan Rencana PSBB di Seluruh Wilayah Jawa Barat

    Update Data Kasus COVID-19 Kota Sukabumi
    Update Data Kasus COVID-19 Kota Sukabumi

    Kebijakan wajib pakai masker di Kota Sukabumi serah dengan kebijakan Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Propinsi Jawa Barat adalah kebutuhan. Maka, direncanakan PSBB Jawa Barat dapat dijalankan mulai mulai Rabu, 6 Mei 2020, secara serentak. Wilayah Jawa Barat yang belum menerapkan PSBB Adalah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Karawang.

    Untuk menjalankan kebijakan tersebut, Gubernur Jawa Barat membuat surat dari gugus tugas penanganan COVID-19 Jawa Barat. Surat tersebut sebagai rujukan pengajuan PSBB oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten kepada Kementerian Kesehatan. Surat PSBB Jawa Barat sudah diajukan dan tinggal menunggu ijin dikeluarkan Kementerian Kesehatan. Pemerintah Daerah Kota/ Kabupaten diminta untuk melakukan sosialisasi terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi tersebut.

    Walikota Sukabumi menyatakan setuju pelaksanaan PSBB serentak yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sembari berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuat petunjuk pelaksanaan dan teknis PSBB yang berlaku untuk semua wilayah, agar dapat dijalankan secara seragam.

    Baca juga : Inilah Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona Pada Anak-Anak

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *