Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
SukabumiTalk

Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru, Pemda Kabupaten Sukabumi Masih Menerapkan Belajar Online?

Setelah dicabutnya PSBB, Pemda mengeluarkan Peraturan Bupati Sukabumi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), salah satunya mamuat kebijakan tentang belajar online. Perbup tersebut bermaksud sebagai pedoman dalam masa relaksasi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Adapun pelaksanaannya untuk mendukung keberlangsungan perekonomian masyarakat dengan membuat sinergi aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Hal yang paling penting untuk dilakukan oleh setiap orang ketika keluar rumah agar tetap menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Meski tampaknya tidak dilakukan sebagian masyarakat yang santai saja tidak mengikuti protokol kesehatan seolah kondisi pandemi COVID-19 sudah berakkhir.

Peraturan Perbup Sukabumi Tentang Aktivitas Belajar Online Selama AKB di Kabupaten Sukabumi

Pelaksanaan AKB di Kabupaten Sukabumi dalam Perbup di Pasal 5 memuat beberapa ketentuan, antara lain:

  1. Pembatasan mobilitas penduduk dilakukan di dalam kabupaten.
  2. Aktivitas pembelajaran online dan tatap muka dilakukan sesuai aturan perundang-undangan.
  3. Kantor, industri, pasar dan toko diberlakukan pengurangan jam operasional, pembatasan jumlah karyawan dan pegawai work from home (25 persen). Pembatasan jumlah pengunjung 75 persen.
  4. Deteksi dini dilakukan melalui pelacakan kontak dan tes.
  5. Bagi masyarakat berisiko tinggi (lansia dan orang denga penyakit komorbid), dianjurkan untuk melakukan isolasi atau karantina.

Dari poin-poin diatas ditulisakan kalau cara kegiatan pembelajaran sekolah dilakukan secara online dan tatap muka yang mengikuti aturan perundang-undangan. Aturan kegiatan di sekolah dan lembaga pendidikan lebih rinci dimuat dalam Pasal 8 dengan beberapa ketentuan, sebagai berikut:

  1. Proses belajar-mengajar dilakukan secara online.
  2. Pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan setelah mendapat izin dari perangkat daerah yang membindangi pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi. Sesuai kewenangan masing-masing berdasarkan persetujuan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten.
  3. Kegiatan pendidikan pesantren dan keagamaan dapat dilakukan secara tatap muka setelah mendapat izin Kemenag. Didasarkan persetujuan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten.

Dari aturan di atas, ketentuan lebih lanjut mengenai pembelajaran tatap muka. Penetapan dilakukan oleh kepala perangkat daerah bidang pendidikan dan Kementerian Agama sesuai kewenangannya.

Kewajiban lain yang harus dilakukan adalah membuat surat pernyataan kesanggupan melaksanakan protokol kesehatan. Monitoring dan evaluasi akan dilaksanakan untuk melihat tingkat keberhasilan pelaksanaan AKB di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Harga Tiket dan Jadwal Bus MGI Bandung-Sukabumi

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close