Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
SukabumiTalk

Ratusan Warga Berbondong-Bondong Menerima Bansos COVID-19 ke Kantor Desa Cicantayan Sukabumi

Warga berbondong-bondong  untuk menerima bansos COVID-19 ke Kantor Desa Cicantayan. Bantuan Sosial dari Kemensos (BST KEMENSOS) yang dialurkan oleh PT.POS INDONESIA dengan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Para penerima sebelumnya sudah diberitahukan aparat untuk hadir tepat waktu dan mengikuti aturan yang dianjurkan.

Sehingga, penyaluran bansos COVID-19 berjalan dengan tertib, aman dan melakukan protokol kesehatan. Penerima memahami kalau menjaga jarak dan memakai masker sangat penting dilakukan selama masa pandemi virus corona. Jangan sampai bantuan sosial yang disalurkan pemerintah malah menjadi  malapetaka bagi warga desa.

Warga yang Menerima Bansos COVID-19 Lebih dari Lima Ratus Orang di Desa Cicantayan Sukabumi

Sebanyak 526 kk mendapat bantuan sebesar Rp600.000 selama tiga bulan di Desa Cicantayan Sukabumi
Sebanyak 526 kk mendapat bantuan sebesar Rp600.000 selama tiga bulan di Desa Cicantayan Sukabumi

Penyaluran bantuan sosial dibagi dalam beberapa kategori bantuan, baik dari Pemerintah Pusat mapun Pemerintah Daerah. Sebanyak 526 kk mendapat bantuan sebesar Rp600.000 selama tiga bulan. Kali ini merupakan tahap ketiga pembagian bansos setelah Bantuan yang berasal dari propinsi berupa uang Rp150.000. Adapun penerima paket sembako sebanyak  189 KK dan BLT Dana Desa sejumlah 239 KK.

Acara penyaluran bansos COVID19 berjalan dari pukul 09.00 wib sampai pukul 16.00 wib. Proses kegiatan pembagian bantuan sosial pemerintah tersebut dihadiri oleh unsur kecamatan, babinkabtibmas, babinsa, polsek cibadak, pendamping PKH, pendamping desa, dan BPD Desa Cicantayan.

Bagi warga yang sedang sakit, bansos bisa dimabil oleh ahli waris. Sedangkan, penerima yang tidak hadir ke kantor desa bisa mengambil bantuan ke kantor pos yang ditunjuk. Dari penyaluran tersebut, masih ada bansos yang belum diturunkan seperti bantuan dari Pemerintah Kabupaten. Beragam jenis bantuan tersebut membuat banyak warga yang menerima bantuan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus melakukan evaluasi penanganan covid 19. Agar dapat melihat kekurangan kebijakan yang diterapkan sebelumnya. Terutama, sedang mempertimbangkan akan masuk ke tahapan perubahan atau new normal pada bulan juni mendatang.

“New normal” diharapkan dapat dijalankan dengan mengikuti kebiasaan baru. Kondisi kenormalan baru tidak serta merta bebas melaksanakan berbagai aktifitas. Masyarakat bisa beraktifitas secara normal, namun harus menjalankan protokol kesehatan. Seperti tetap memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain.

Baca juga: Tidak Tertib Toko di Sukabumi di Semprot Pemadam Kebakaran

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close