Dunia Relawan Literasi Sukabumi… Sabumi Volunteer berbagi Buku

Sabumi Volunteer berbagi buku

3 tahun sudah berkawan dengan para pemuda ganteng dari Sabumi Volunteer berbagi buku. Buku-buku yang terkumpul itu disebarkan ke 20 TBM lebih di kampung-kampung terutama daerah pelosok Sukabumi.

Dari berbagai tulisan yang pernah dirilis di sabumiku.com, gerakan kawan-kawan ini murni kepedulian atas rendahnya akses buku anak-anak yang sebagian besar hidup di kampung nan jauh dari kawasan perkotaan. Kondisi semakin rumit ketika, sebagian besar keluarga dari masyarakat yang dikunjungi adalah keluarga miskin.

Tak jarang, mereka bukan sekedar menjadi relawan literasi saja. Namun menjadi petugas kesehatan dan tenaga sosial dadakan.

Baca juga: Manfaat Senam Irama Bagi Kesehatan Tubuh, Ayo Ikuti Gerakan Indahnya ya…

Sabumi Volunteer berbagi buku, Namun Mengumpulkannya Tidak Mudah

Sabumi Volunteer Berbagi Buku
Sabumi Volunteer Berbagi Buku. Foto: Sabumi Volunteer.

Anda punya buku yang layak tetapi tak terbaca dan berteman debu, tidak? Serahkan saja ke Sabumi Volunteer. Jangan biarkan buku malah dimakan rayap. Ada banyak anak-anak di Sukabumi yang mau membaca buku yang teronggok di rumah Anda.

Kalau pun Anda sulit melepaskan buku itu, biarkan saya bermohon. Please kawan, sumbangkan bukumu. Begitulah kenyataannya mengumpulkan buku donasi itu tidak mudah.

Saya tahu banyak orang baik di negeri ini. Tetapi Anda belum tentu mau kan menjadi bagian orang baik itu? Menyumbangkan buku yang terbengkalai di rumah Anda bagi orang yang membutuhkannya.

Sabumi Volunteer sering kali membuat permintaan donasi dan tak menerima apapun. Tangan hampa. Tanpa satu pun buku diterima. Kalau sudah begitu, mengeluarkan kocek dan sumbang menyumbang sesama relawan literasi pun dilakukan.

Bukan pula tidak ada yang mau menyumbang buku. Sabumi Volunteer sering kok menerima buku dari orang yang tak terduga. Dari gereja, dari kaum muslim, panganut agama lainnya, dan berbagai komunitas pun pernah memberikan buku. Tetapi jumlahnya kalah banyak dengan kebutuhan buku yang dibutuhkan.

Maka, jumlah buku terbatas itu terpaksa dibagi-bagi buat 20an TBM. Kalau ada 20 buku, ya diberikan kepada Taman Baca Masyarakat/ perpusatakaan kampung yang paling membutuhkan dulu. Terutama, TBM yang sudah terlalu lama tidak menerima donasi buku yang baru.

Begitu seterusnya, buku yang terkumpul sedikit demi sedikit itu dibagi-bagi dari satu TBM ke TBM lainnya.

Baca juga: Menanti 20 Tahun Perbaikan Jalan Kabupaten Daerah Cicantayan Sukabumi Rusak Parah

Merayakan International Volunteer Daya dengan Terus Mengumpulkan Donasi Buku

Anak-Anak Rumah Baca Bambu Biru Menerima Donasi Buku dari Kota Bogor.
Anak-Anak Rumah Baca Bambu Biru Menerima Donasi Buku dari Kota Bogor. Foto: Pibsa

Apalagi yang bisa dilakukan dari relawan literasi, kecuali terus mencari buku lagi. Ketika bisa mengumpulkan buku lebih banyak lagi, sejatinya itulah perayaan yang paling penting.

Mengucap syukur dan segera membagikan buku yang terkumpul kepada TBM yang sudah waktunya menerima buku baru (tapi bekas).

Perayaan semakin paripurna, ketika anak-anak menyambut buku yang baru dititipkan ke TBM segera dibaca anak-anak. Tak jarang karena bukunya cuma satu buah per judul, anak-anak harus berebutan dan bergantian membaca setelah Sabumi Volunteer berbagi buku.

Ketika melihat binar mata itu membaca buku, oh semesta seolah tampak tersenyum. Sama halnya dengan senyum para relawan literasi Sabumi Volunteer. Mari rayakan International Volunteer Day dengan terus berbagi buku, demi mendukung pendidikan anak-anak pelosok yang lebih baik.

 

Salam Literasi dan rayakan Internastional Volunteer Day dengan Terus Mengumpulkan Buku.

Tertanda

Editor Sabumiku.com

One thought on “Dunia Relawan Literasi Sukabumi… Sabumi Volunteer berbagi Buku”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.