Fri. Apr 12th, 2024
    Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal duniaUstaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia

    Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia menjadi kabar duka hari ini. Dirinya diketahui meninggal karena terpapar virus corona. Ini membuktikan masa pandemi Covid-19 masih terus terjadi  dan kita harus melindungi keluarga, terutama para orang tua kita.

    Kabar duka tersebut diterima dari dr Diana Tabrani, pengelola Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru. Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia pada waktu azan Maghrib Senin (10/5/2021). Beliau dieawat RS Tabrani, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Dr Dina mengeluarkan pernyataan, “Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ustaz Tengku Zulkarnain.

    Dikutip dari inews.id bahwa Ustaz Tengku Zulkarnain telah menjalani perawatan sejak 3 Mei 2021 di RS Tabrani Pekanbaru. Ucapan duka pun disampaikan berbagai pihak kepada tokoh yang dikenal vokal menyampaikan suaranya dan kerap berseberangan dengan pemerintah.

    Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Menjadi Pengingat untuk Tetap Menjadi Protokol Kesehatan

    Korban terus berjatuhan karena penularan Covid-19, baik dari orang yang berusia muda maupun tua. Hal tersebut membuktikan virus corona masih begitu membahayakan. Oleh karena itu, mari saling mengingatkan kepada anggota keluarga untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah jika tidak begitu dibutuhkan.

    Terutama memasuki masa lebaran. Perlindungan kepada orang tua merupakan salah satu pertimbangan kenapa mudik lebaran tahun 2021 dilarang.

    Berikut pertimbangan yang dibuat oleh pemerintah, antara lain: 1, yaitu :

    1. Dari pengalaman masa libur Panjang tahun 2020 dan 2021, terjadi lonjakan yang signifikan. Sekitar 37% hingga 119%, yang mengakibatkan kasus angka kematian mengalami kenaikan juga.
    2. Upaya menjaga penurunan kasus Covid-19 di samping jumlah orang yang sembuh juga naik.
    3. Penduduk usia lansia memiliki risiko terjangkit Covid-19 yang lebih tinggi berkali lipat dibandingkan usia lebih muda. Selain itu orang tua banyak yang memiliki komorbid (risiko tinggi) dengan risiko kematian lebih besar. Pemerintah mengingatkan mudik akan membuat Anda bertemu orang tua/saudara yang lebih tua dengan kematian lebih tinggi. Mereka dengan OTG memiliki risiko tinggi menularkan kepada orang tua.
    4. Terjadi kenaikan kasus yang tinggi dan potensi varian baru dari negara-negara lain seperti India, Argentina, Turki dan beberapa negara Eropa bisa masuk ke Indonesia.

    Artikel menarik lainnya:

    Ketupat Makanan Tradisi Indonesia, Fakta Pengolahannya Sangat Menarik

    Teruntuk Ibu Tercinta yang Ada di Surga, Lebaran Kali ini Terasa Sepi Tanpamu

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *