Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Sosok

Cerita Tentang Kakek Umur 80 Tahun yang Menjaga Warung Hingga Larut Malam

Hidup harus jalani dengan penuh semangat dan terus melakukan usaha seperti kakek umur 80 tahun yang menjaga warung hingga larut malam.  Ceritanya begini, awalnya saya cuma mau mencari penjual makanan yang masih buka malam-malam.

Saya hendak membeli makanan untuk keperluan sekedar mengganjal perut. Sekitar 15 menit lalu lalang mencari warung tak juga dijumpai yang buka. Saya pikir mungkin semua warung tutup karena kondisi pandemi COVID-19. Usaha kecil kaki lima terpaksa harus tutup lebih awal.

Tidak disangka pada saat kendaraan ingin berbelok dan pasrah tak ketemu tempat warung yang dimaksud. Ketika ingin melajukan kendaraan pulang ke rumah saja, tatapan mata saya terarah ke salah satu usaha kaki lima yang terhimpit dua bangunan tersembunyi. Bersyukur rasanya, ternyata ada penjual makanan yang masih buka.

Lalu saya turun dari motor, dan mata pun tertegun melihat sosok penjual warung tersebut. Beliau sedang dalam keadaan tertidur pulas dan  mungkin sudah seharian menjajakan dagangannya. Sehingga terlihat sangat lelah. Waktu itu betul-betul sudah melewati malam  menjelang dini hari sekitar pukul 01.00 Wib dini hari. Orang yang saya lihat adalah sosok seorang kakek berkisar umur 80 tahun lebih, memakai tutup kepala/ peci berwarna putih.

Kakek Umur 80 Tahun Terbangun  Menjual Dagangannya

Meski, ada rasa sungkan membangunkan orang tua. Saya pun mencoba memanggil kakek tersebut. Beliau pun dengan sigap menanyakan mau membli apa. Setelah itu, menunjuk beberapa jenis makanan dan minuman di botol plastik. Barang dagangan berpindah tangan dari penjual kepada pembeli.

Sebagai orang yang masih berusia muda, ada rasa sedikit kasihan. Namun menjadi pengingat diri untuk tetap semangat untuk mencari penghasilan, apapun usahanya dengan cara yang halal. Lakukan pekerjaan yang bisa dilakukan. Malu rasanya kalau mengeluh tidak bisa mencari uang dan mempunyai pendapatan. sementara kakek yang memiliki umur 80 tahun tersebut mencari uang hingga larut malam.

Jika Anda bertemu dengan kakek tersebut dan sekiranya sering pulang malam, atau lewat jalan Pasar Cisaat arah terusan Kapolsek Cisaat tepat lokasi Sinyelap Sukabumi. Kalian akan menemukan warung kakek tua tersebut. Barangkali bisa jajan atau hanya sekedar membeli minuman atau makanan ringan.

Semoga bisa membantu, karena berbagi adalah cara sederhana kita bersyukur. Tetap bersemangat mencari rejeki selagi mampu dan berusia muda.

Baca juga: Siapkan 2300 Alat Rapid Test Di 8 Pasar Dari Cisaat Hingga Palabuhanratu Sukabumi, Apa yang Sedang Terjadi?

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close