Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Sosok Inspiratif

Kepala Desa Sukaraja Sebagai Tokoh Inspiratif Bagi Kaum Muda Sukabumi

Ephar sayid Abdullah (32 tahun) adalah kepala desa Sukaraja pertama dipilih melewati proses pemilihan umum. Dia berhasil menjadi kepala desa inspiratif setelah memperoleh suara terbanyak dibanding 2 calon lainnya.

Selain kepala desa pertama yang melalui Pemilihan Kepala Desa (pilkades). Beliau juga tercatat sebagai kepala desa termuda dalam sejarah Desa Sukaraja (saat itu usianya baru 24 tahun). Satu lagi rekor beliau kala itu adalah kepala desa yang berstatus masih lajang alias jomlo.

Setahun setelah menjabat kepala desa Sukaraja barulah beliau melepas masa lajangnya dengan perempuan cantik bernama Karina Putri. Muda, ganteng, kepala desa pula, begitulah dia dikenal.

Selama masa jabatannya banyak sekali perubahan yang di rasakan baik bidang pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat. Banyak sekali prestasi yang diperoleh Desa Sukaraja selama kepemimpinan beliau baik regional maupun nasional.

Salah satu prestasi yang berhasil dicapai pada masa akhir masa jabatannya adalah Desa Sukaraja dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjadi lokasi verifikasi dari kementrian kesehatan sebagai lokasi desa sosial sehat. Prestasi tersebut untuk meningkatkan tatanan dari swasti saba padapa menjadi swasti saba wiwerda.

Kepala Desa Sukaraja Inspiriatif yang Memperhatikan Kegiatan Pemuda

Ephar merupakan pemimpin yang sangat memperhatikan pemuda. Dia tercatat 3 kali membentuk kepengurusan Karang Taruna. Dia tampaknya mengerti pemuda seumurannya perlu diikutsertakan dalam kegiatan desa. Satu kali dibentuk vakum dan kedua kalinya masih tidak ada perubahan.

Lalu, ketiga kalinya, pada bulan maret 2014 berhasil juga mengaktifkan kegiatan Karang Taruna bertepatan dengan adanya kegiatan laboratorium outdoor yang diadakan oleh kementrian sosial di Desa Sukaraja.

Kegiatan pemuda semakin banyak ketika beliau bertemu dengan Budi Effendi yang hingga kini masih menjadi ketua Karang Taruna. Salah satu kegiatan yang paling menonjol dan mungkin hal baru di kabupaten sukabumi adalah kegiatan pekan olahraga desa (PORDES).

Dampak dampak dari kegiatan ini sangat berarti. Terbukti, setelah kegiatan pordes ini banyak pemuda di wilayah Desa Sukaraja membentuk karang taruna unit antara lain: Karang Taruna Unit Sukaraja Timur (sukati) yang di ketuai oleh Yanyan Sopyani. Ada pula Persatuan Pemuda Cibeureum Balai Desa (Porciba) ketuanya bernama Hendra, Ikatan Pemuda Cibeureum Legok (Impocible) dengan ketua Zaenal Muttaqin, dan OKT 02 BALI dipimpin oleh Dicky Ramzany.

Tak hanya di lembaga karang taruna pemuda mulai aktif di desa. Lembaga lain pun mulai di isi oleh para pemuda antara lain Abdun Nasir yang menjadi pengurus Perpustakaan Desa. Meirza Shany menjadi Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ada pula Hamzah sebagai pengawas BUMDes. Dwi Perdana sebagai pengurus Satgas Anti Narkoba. Suci Nurani di Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD). Banyak lagi lembaga yang mulai di isi oleh pemuda saat ini.

Semua itu tentu berkat kepala desa inspiratif yang sangat mendukung para pemuda untuk ikut serta membangun Desa Dukaraja.

Baca juga :

Bagaimana Kalau Anak-Anak Anda Marokok Sejak Kecil?

Donasi Perlengkapan Sekolah Sangat membantu Bagi Anak-Anak Sekolah Di Pelosok Sukabumi

Pemuda Harus Tetap Berkarya

Senin 19 februari 2018 adalah momen terakhir dari Ephar Sayid Abdullah berada di kantor Desa Sukaraja. Setelah mengakhiri masa jabatan pada 17 Februari 2018. Pada hari itu diadakan acara serah terima jabatan dari kepala desa kepada pejabat sementara bernama Arid.

Epar yang sudah menjadi mantan Kepala Desa menyampaikan dalam kata sambutannya, “Untuk para pemuda walaupun saya sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala desa. Tetapi saya berharap kegiatan para pemuda jangan sampai vakum. Kegiatan harus terus dilanjutkan kalau bisa tingkatkan”.

Kata sambutan tersebut tentu menyemangati para pemuda Desa Sukarja, sekaligus haru tak bisa dielakkan. Bagaimana tidak, dia adalah kepala desa inspiriatif yang berhasil mendorong pemuda untuk turut turun tangan berkegiatan di Desa Sukaraja.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close