Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Sosok Inspiratif

Tiga Cerita Atlet Asian Games Indonesia Bikin Kamu Semakin Mencintai Negeri ini

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Asian Games 2018 yang diadakan di Indonesia memberikan warna dan cerita tersendiri dari atlet Asian Games Indonesia. Dari bisa meredakan hiruk pikuk dukungan capres sejenak, penampilan presiden yang viral, hingga perolehan medali yang melampaui target dan jumlah yang pernah didapatkan dari olimpiade sebelumnya.

Dari semua hiteria penyelenggaraan Asian Games, ada nilai yang bisa dipetik, yiatu betapa tingginya daya upaya Atlet untuk memperoleh medali. Dari mereka yang membawa nama Indonesia dari olahraga dan mampu menyatukan semua anak bangsa.

Lihatlah betapa suasana damai pun ditunjukkan dari panggung pertandingan pencak silat setelah Hanifan memeluk Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo. Pelukan tersebut viral dan medsos ramai dengan pujian terhadap sang atlit dan kedua orang yang sedang mencalonkan menjadi Presiden untuk masa pemerintahan selanjutnya.

Kisah Inspiratif : Kita Harus Belajar dari Atlet Pencak Silat Hanifan Memeluk Prabowo dan Jokowi

Anthony Ginting Atlet Asian Games Indonesia yang Bertanding Sekuat Tenaga

Sebagai Atlet Asian Games, Anthony Ginting Telah Bertanding Sekuat Tenaga. Meski, bersusah payah dan kalah oleh Shi Yuqi, pemain tunggal Cina, Ginting tetap berupaya melakukan perlawanan.

Sayang, cedera kaki membuatnya menyerah kalah pada babak ke 3 dan tertinggal 20-21. Akhirnya menepi ke pinggir lapangan tak mampu berdiri dan tenaga medis menandunya ke luar lapangan.

Dari upayanya tersebut, banyak penonton yang memuji penampilannya, meskipun tidak dapat menyumbangkan poin untuk tim beregu putera bulu tangkis. Dia telah menunjukkan ingin memberi yang terbaik demi memperoleh medali emas untuk Indonesia.  Tim beregu putera akhirnya harus puas menerima Medali Perak.

Tidak berhenti sampai disitu, pada partai tunggal putera, Antony Ginting justru menunjukkan kebangkitan dengan mengalahkan Kento Momota dan Chen Long.

Wewey Wita Peraih Medali Emas, dari Pencak Silat yang Memeluk Semua yang Mencintainya

Wewey Wita Menyabet Medali Emas. Foto : Berita Liga Indonesia - Indonesian League News
Wewey Wita Menyabet Medali Emas. Foto : Fan Page Berita Liga Indonesia – Indonesian League News

Wewey Wita menunjukkan kemampuan yang dominan dibandingkan lawannya. Dia berhasil mengalahkan Thi Them Tran dan Vietnam dengan skot telak 5-0. Dari kemampuan pencak silatnya, Wewey Wita menyumbangkan satu emas bagi Indonesia dari nomor Tarung Putri Kelas B (50-55Kg).

Pada tanggal 29 Agustus 2018, tulisan Wewey Wita menyebar di dunia maya yang menceritakan kisah hidupnya, berjudul “Pencak Silat Memeluk Semua yang Mencintainya”. Atlet Asian Games Indonesia pencak silat putri ini menceritakan tentang kisah hidup keluarganya sebagai keturunan berdarah Tionghoa.

Dia mengaku sebenarnya tak menyangka silat bisa jadi bagian dari hidupnya, hingga mengikuti perlombaan demi perlombaan silat. Dari silat pula, Wewey Wita memiliki harapan dapat membantu Mama, Papa, dan lima adiknya.

Dari uang saku dan bonus kemenangannya dari berbagai kejuaraan. Meski mengaku letih dan berpikir atlet bukan jaminan masa depan, dia tidak ingin berhenti, hingga bisa memberikan prestasi terbaik bagi bangsaku, negaraku: Indonesia.

Lena dan Leni, Sikembar Atlet Sepak Takraw Memberikan Prestasi Terbaik Bagi Indonesia

Lena dan Leni, Atlet Sepak Takraw Indonesia. Foto : Metrotvnews.com
Lena dan Leni, Atlet Sepak Takraw Indonesia. Foto : Metrotvnews.com

Foto masa kecil sedang memanggul karung dan setelah menjadi atlet menyebar bebas di internet. Mereka digambarkan sebagai sosok Lena dan Leni Atlet Sepak Takraw andalan Indonesia.

Si kembar Lena dan Leni pernah mengalami kesulitan untuk melanjutkan sekolah. Menariknya mereka tak patah arang dan melihat peluang bisa melanjutkan ke jenjang SMA dari olahraga sepak takraw. Biaya hidup mereka, dicari dari mencuci dan memulung sampah.

Sejak dari tahun 2006, mereka terus mengasah kemampuan sepak takraw dan  mengikuti berbagai kejuaraan, dari antarpelajar, antardaerah, hingga pekan olahraga daerah.

Baca juga : Aku ingin Anakku Seperti Atlet Badminton Kevin Sanjaya

Hingga akhirnya, terlibat menjadi atlet nasional bertanding di Asian Games 2018. Hasilnya sangat membanggakan, Tim sepak takraw putri yang diperkuat mereka, nomor quadran berhasil mendapat medali perunggu.

Tidak hanya dari tiga cerita atlet asian games Indonesia itu saja, banyak atlet lain yang mempunya kisah lain dan sangat membanggakan dari segi prestasi. Mereka sudah berbuat terbaik dalam bidang olahraga dan membuat kita bangga menjadi bagian dari anak bangsa Indonesia.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close