Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Sabumi Volunteer

Sosok Penggerak Relawan Literasi Sabumi Volunteer

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Setelah sering membahas tentang kegiatan-kegiatan SABUMI VOLUNTEER, kali ini saya akan membahas tentang sosok penggerak relawan literasi di Sukabumi.  Kalau mendengar kata-kata volunteer hampir 99% orang di dunia ini tahu artinya adalah relawan.

Namun untuk Sabumi, pasti masih banyak yang bertanya-tanya apa sih atau naon sih artina teh. Lalu bertanya, siapa, di mana dan kapan berdirinya ?

Baca juga: Cara Mengatasi Imsomnia Demi Menjaga Kesehatan Anda

Apa Maksud dari Sabumi Volunteer Sebenarnya

SABUMI merupakan singkatan dari Satu Buku untuk Masyarakat Sukabumi. Kata tersebut mudah diingat dan cukup bermakna, khususnya bagi relawan-relawan Sabumi.

Sabumi adalah komunitas / kumpulan pemuda pemuda (menolak tua hehehehyang bergerak di bidang pendidikan untuk pelosok Sukabumi. Walaupun memfokuskan diri di bidang pendidikan, tetapi bukan berarti kita menutup mata dengan kegiatan-kegiatan sosial kemanusian lainnya.

Para Sosok Penggerak Relawan Literasi sering terjun ke pelosok dan hampir semua aspek kesenjangan sosial muncul ke permukaan. Sehingga, mau tidak mau kita harus garap masalah sosial lain, selain perihal pendidikan. Salah satu contohnya org sakit yang tidak mampu (enggak mungkin dong kita biarkan).

Kita bantu semaksimal mungkin, ya paling tidak kita coba cari link komunitas-komunitas yang bergerak di bidang kesehatan. Kunci kekuatan relawan sosial adalah “THE POWER OF SILATURAHMI” yaitu memperluas dan bersinergi dengan siapapun dan komunitas apapun. Tanpa SILATURAHMI kita bukan apa-apa.

Setelah bergerak lebih dari tiga tahun alhamdulilah banyak sekali dampak positif yg telah kita lakukan buat masyarakat pelosok sukabumi merupakan kepuasan yang tak ternilai rasanya bagi kita. Apabila kita bisa memberi arti hidup buat orang lain. Begitu pula kata istilah, orang yang paling baik adalah org yg bermanfaat buat orang lain.

Siapakah sosok penggerak relawan literasi Sabumi Volunteer?

Nah, inilah profil orang-orang yang bisa dikatakan sebagai sosok penggerak relawan literasi di Sabumi Volunteer, antara lain:

AHMAD SARIPAN

Pemuda kelahiran Sukabumi ini lebih dikenal dengan nama Ipong. Dia adalah pemilik Rumah Baca Lumbung Ilmu. Dari seluruh keluarga Sabumi Volunteer, dia yang dituakan. Bukan, bukan karena dia sudah tua, tetapi karena dia salah satu motor / penggerak di Sabumi.

Dia memiliki hobi naik gunung (waktu dulu) dan motor-motoran. Sosok Ipong juga sering terlibat dalam penanganan bencana di berbagai daerah di Indonesia.

PHADLI HARAHAP

Orang Medan lulusan UNPAD ini mau saja bantuin Sabumi. Dia lebih sering bekerja dibalik laptopnya. Karena itu, dia biasa kita panggil Pemred. Dia adalah sosok yang mengurus segala hal yang berhubungan web sabumi, (makanya tulisan di web Sabumi jadi bagus,hehehe). Dia juga punya usaha kuliner TERI kece, tetapi sekarang lg vacum berjualan. Bukan karena sibuk, tetapi karena terinya sudah enggak ada yang kece. Hehehe.

ZUL MAIMUN HAMBALI

Sosok penggerak relawan literasi ini adalah orang jawa yang sundanya lebih kentel dan fasih daripada orang sunda di Sabumi. Dia sempat kuliah di UIN bandung. Saat ini, dia menetap cukup lama di Garut dan konsen di dunia wisata alam. Jadi bagi kalian ingin jalan-jalan di Garut bisa hubungi Kang zul nih.

Baca juga: Tiga Kata Kunci Relawan Pendidikan Sabumi Volunteer: Bergerak, Berbuat, dan Bermanfaat

MAULANA MARDIANSAH

Kalau sosok yg satu ini adalah orangnya gampang dikenali ketika sedang berkumpul. Soalnya dia sangat aktif berbicara. Makanya kita panggil dengan nama TOED. Dia berkerja di Jakarta dan setiap sabtu-minggu kembali ke Sukabumi. Nah, dia rela keliling Jakarta dan sekitarnya demi untuk mengambil donasi-donasi baik buku dan bantuan bentuk lainnya buat Sabumi.

AGUNG RUHYANA

Relawan Sabumi biasa memanggilnya “Sunday”. Dia dijuluki si bapak Pariwisata Sukabumi. Rumahnya di daerah Cibatu Cisaat. Dia memiliki rumah baca dengan rela mengubah garasi vespa nya menjadi taman baca buat anak-anak di sekitar rumahnya. Dia memiliki hobi pelesiran terutama daerah sukabumi. Makanya julukan bapak pariwisata, hampir semua tempat wisata sukabumi baik yang umum / yang privasi sekalipun dia tahu.

ENCANG HIDAYAT

Cowok kelahiran Garut yang sudah lama menetap di Sukabumi ini lebih tenar dipanggil Galang. Dia sempat mempelajari seni teater di Yogyakarta di Teater Garasi dan sering tampil di acara-acara di sukabumi. Di berbagai rangkaian acara, Galang sering menampilkan seni pertujukan teatrikal dan puisi.

PEGGIE WIDYA PUTRI

Kawan kawan di Sabumi biasa memangilnya si bidan fourwheel. Bukan tanpa alasan kami menjuluki dia seperti itu, karena dia berbeda dari bidan lainnya. Peggie rela dan selalu bersemangat untuk terjun langsung ke pelosok, asalkan tidak bentrok dengan jadwal pekerjaan.

Dia selalu ikut terjun langsung ke berbagai pelosok Sukabumi dan hampir segala medan pernah ditaklukan. Tak ada kata lelah buat dia, mau pegunungan, jalan berbatu bahkan jalan berlumpur sekalipun pernah dia taklukan.

ASEP

Bapak 2 orang anak (bakal 3 anak) inilah yang menghidupkan kegiatan ONTHEL On the road literasi. Beliau mengunakan sepeda onthel sebagai sarana ngelapak buku dan biasa ngelapak di alun-alun Cisaat setiap hari minggu. Di rumahnya, dia juga mendirikan rumah baca Hijau. Asep jago masak dan sangat kreatif. Ada banyak barang barang unik hasil karya tangannya.

DJULFIKAR

Dia biasa dipanggil Jul / Defri. Cowok ini lahir dan menetap di BSD, namun sangat konsen berkecimpung di Sabumi Volunteer. Jul juga dikenal sebagai cowok petualang  dan tak kenal lelah jarak dan waktu. Sehingga tidak heran, kalau ada kegiatan Sabumi Volunteer, dia tak jarang selalu ikut dalam kegiatan kerelawanan sosial.

ASEP RUSLANDI

Dia kita sebagai Ruslan atau sering kali dipanggil dengan nama EMIT. Emit aktif dalam kegiatan Sabumi Volunteer dalam mencari donatur. Keluarga Sabumi satu ini dibilang paling muda diantara lainnya. Eittsss tetapi jangan salah usahanya di bidang rental kamera dan IO yang digelutinya dapat dikatakan cukup berhasil dalam usianya yang cukup muda.

Secara pribadi, Emit bisa dikatakan 20 % pedagang, 30% membaca buku,50% pengangguran. Untuk lebih detailnya serching aja di google “Robert Pattinson”. Jadi, Sabumi Volunteer ada yang dituakan dan ada juga yang berusia relatif muda.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close