Sat. May 25th, 2024
    Pemuda peduli anak IndonesiaPemuda peduli anak Indonesia

    Sudah waktunya tidak diam saja, kaum muda harus perhatian kepada anak Indonesia. Mari bangun kepedulian terhadap pendidikan anak-anak dan nilai-nilai ke-Indonesiaan pada diri mereka. Walaupun mendung, anak-anak masih ceria dan semangat berlatih belajar bersama mengibarkan bendera merah putih. Peralatannya tidak seperti upacara kenegaraan yang dipimpin oleh Presiden. Mereka menggunakan peralatan sederhana.

    Membanguan Kegiatan Penuh Keakraban dan Perhatian Kepada Anak Indonesia

    Kegiatan sabtu sore lalu yang biasa dilakukan Rumah baca Hijau berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Pada kesempatan itu, kegiatan bersama anak-anak mengambil tema berlatih mengibarkan bendera. Ada beberapa point penting dalam kegiatan ini, pertama memupuk keakraban kekompakan dan keberanian anak-anak. Kedua tanpa disadari mereka sudah mendapatkan pengalaman baru.  

    Istilahnya mereka yang belum sekolah pun sudah belajar cara mengibarkan bendera. Setidaknya dengan melihat dan mencoba mereka tidak kaku ketika waktunya mereka mendapatkan pelajaran tersebut di Sekolah. Ketiga memperkenalkan secara halus keberadaan sebuah rumah baca di suatu lingkungan masyarakat. Rumah Baca harus memiliki nilai manfaat kepada anak-anak, apapun bentuk kegiatannya.

    Segala kegiatan dan ucapan apapun yang bernilai positif yukkk kita torehkan kepada adik-adik kita. Walaupun sedikit sederhana dan sebentar tetap itu sangat berarti. Jangan cuekin mereka !! Mari menjadikan anak-anak bangsa yang berprestasi adalah perhatian kita bersama. Jadikan moment Sumpah pemuda sebagai moment Pemuda/Pemudi Indonesia yg perhatian terhadap Anak-anak Indonesia.

    Anak-Anak yang Akan Menjadi Pemuda Penggerak Peradaban Pada Masa Mendatang

    Perhatian kepada Anak Indonesia pasti ada manfaatnya suatu masa kelak. Mereka akan tumbuh menjadi pemuda yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bahkan kepada negaranya. Tetapi bagaimana agar impian tersebut tercapai. Bantu mereka mewujudkannya, paling tidak dari sisi pendidikan. Kegiatan Rumah Baca harus dekat dengan anak-anak dan juga masyarakat.

    Agar mereka mau datang berkunjung tanpa segan. Pengelola pun jangan sampai terlalu kaku dalam membuat kegiatan. Tidak sekedar membaca buku, anak-anak membutuhkan ragam kegiatan yang dapat mendorong cara berpikir mereka.

    Seperti belajar upacara bendera, bukan tanpa tujuan. Ketika sekolah kita merasakan bagaimana penanaman nilai mencintai tanah tumpah darah Indonesa melalui upacara Indonesia. Ingatan akan belajar mencintai negeri ini akan tertanam hingga mereka dewasa kelak. Semoga mencintai tanah airnya sepenuh hati. Perhatian kepada anak Indonesia adalah kunci keberhasilan pada masa mendatang.

    Selamat Hari Sumpah Pemuda

    dari Topi Rimba Usang bagian dari Sabumi Volunteer.

    Baca juga : Ketika Gerakan Kecil Komunitas Menjadi Kolaborasi Besar di Sukabumi #SukabumiLawanCorona

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *