Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Sabumi Volunteer

Hari Sepeda Sedunia 3 Juni, Kapan Lagi Kita Kampanye Baca Buku Pakai Sepeda?

Hari Sepeda sedunia dirayakan pertama kali pada tanggal 3 Juni tanggal 3 Juni 2018. Manusia telah menggunakan sepeda sebagai alat transportasi yang sederhana, terjangkau, andal, bersih, dan ramah lingkungan Selama dua abad lamanya.

Bagi Sabumi Volunteer, sepeda tidak hanya sebagai sarana transportasi biasa, tetapi juga mendukung kegiatan baca buku dan baik bagi kesehatan. Penggunaan sepeda bisa lebih bermanfaat untuk keterlibatan kegiatan sosial dan  kesadaran tentang peduli lingkungan. Dari sepeda, Sabumi Volunteer pernah membuat program Onthel Pustaka Sukabumi On The Road Literasi Melapak Buku dengan Sepeda Tua.

Tetapi sementara terhenti, karena wabah virus corona membuat semua berubah. Taman kota ditutup, interaksi setiap orang harus jaga jarak, dan sulit untuk memastikan anak-anak yang membaca buku di area publik terjaga kesehatannya. Bagaimana pun sepeda dapat menjadi alat kampanye yang menarik bagi khalayak ramai. Apalagi sepeda yang digunakan adalah sepeda onthel tua yang tetap bertahan tidak termakan oleh zaman.

Tujuan Hari Sepeda Sedunia

Dari website PBB, dijelaskan lembaga dunia tersebut mendorong perhatian khusus sepeda dapat digunakan sebagai  kebijakan dan strategi pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ada beberapa tujuan lain dalam perayaan Hari Sepeda Sedunia, antara lain: 

  • Mendorong negara-negara Anggota untuk meningkatkan keselamatan jalan dan mengintegrasikannya ke dalam mobilitas yang sangat praktis. Sehingga perencanaan dan desain infrastruktur transportasi dapat melindungi dan mempromosikan keselamatan pejalan kaki dan mobilitas bersepeda.
  • Mendorong para pemangku kepentingan untuk menekankan dan memajukan penggunaan sepeda sebagai sarana untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Antara lain mendukung kegiatan pendidikan untuk anak-anak dan remaja. Selain itu, dapat digunakan untuk mendukung kesehatan, mencegah penyakit, mempromosikan toleransi, saling pengertian, dan memfasilitasi inklusi sosial dan budaya damai.
  • Mendorong Negara-negara Anggota untuk mengadopsi praktik terbaik dan sarana untuk mempromosikan sepeda kalangan  masyarakat. Dibangun pula insiatif secara lokal dan nasional untuk memperkuat bahwa sepeda sebagai alat yang memperkuat kesehatan fisik dan mental. Serta dapat dikembangkan bersepeda menjadi bagian budaya kehidupan masyarakat.

Bagaimana dengan  kamu, apakah masih menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dalam kehidupan sehari-hari? Sabumi volunteer terus berupaya mencari cara untuk mendekatkan buku kepada anak-anak dengan Onthel Pustaka Sukabumi. Semoga saja masa pandemi COVID-19 berakhir, dan Onthel Pustaka dapat dijalanka kembali.

Salam Gowes

Gugunk De Sunday

Baca juga: Sosok Penggerak Relawan Literasi Sabumi Volunteer

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close