Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Sabumi Volunteer

Cerita Tim Sabumi Volunteer Setelah Tujuh Hari Banjir Bandang di Cicurug Kabupaten Sukabumi

21 Januari 2020, hujan turun begitu deras hampir merata di seluruh kota dan kabupaten Sukabumi, akibatnya bencana banjir datang di wilayah Kecamatan Cicurug. Korban paling banyak terjadi di Kampung Cibuntu di Desa Pawasawan. Malam harinya, kabar semakin kencang tentang ada manusia, mobil, hingga rumah turut hanyut. Tiga orang meninggal hanyut dan syukurnya semua telah ditemukan.

Pada malam hari itu pula, beberapa relawan Sabumi Volunteer berinisiatif mengumpulkan donasi. Pengumpulan donasi memang biasa dilakukan para relawan ketika bencana datang. Bentuknya bisa apa saja, mau itu tenaga, uang, barang, dan dukungan tim.

Turun ke Lokasi dan Menolong Para Korban Banjir Bandang Cicurug, Kabupaten Sukabumi Sejak Hari Pertama

Total Donasi Banjir Bandang Sukabumi yang Dikumpulkan Sabumi Volunteer
Total Donasi Banjir Bandang Sukabumi yang Dikumpulkan Sabumi Volunteer

22 Januari 2020, ada 3 orang tim Sabumi Volunteer langsung turun ke lokasi bencana. Berbekal niat ingin membantu dan donasi yang jumlahnya belum banyak, ketiga orang tersebut bergabung dengan relawan lainnya. Lokasinya begitu menyedihkan.

Air berlumpur, rumah rubuh, dan nuansa kesedihan mewarnai Kampung Cibuntu. Tidak terbayangkan jika kita yang berada dalam posisi sebagai korban. Dari lokasi langsung diperoleh informasi yang valid dari jumlah korban dan kerugian akibat bencana banjir bandang tersebut.

Sejak pagi hari banyak relawan yang langsung turun ke lapangan bahkan tim dari Tangerang pun turut terlibat juga. Tim Sabumi Volunteer langsung berkoordinasi dengan teman-teman yang bertempat tinggal di sekitar Kecamatan Cicurug. Dari para teman juga diketahui kalau ada korban meninggal dan banyak rumah yang rusak hancur berantakan. Bahkan, air yang sangat kuat menerjang sampai menghancurkan sebuah jembatan.

Begitu banyak relawan yang turun ke lokasi bencana Cicurug, Kabupaten Sukabumi memudahkan langkah untuk membantu korban di sana. Bupati Sukabumi pun sempat menetapkan kondisi darurat bencana hingga tujuh hari, Selama masa darurat itu, para relawan terus berjibaku untuk membersihkan dan membenahi kondisi kampung yang porak-poranda. Dari membersihkan lingkungan dari lumpur, membuka akses jalan, hingga berkoordinasi menyalurkan bantuan. Itulah kegiatan yang dilakukan selama di lapangan bencana.

Tidak hanya di Kampung Cibuntu, tim juga menyasar ke kampung lain terdampak bencanaa di Cicurug dan mendatangi perkampung di Kecamatan Cidahu. Sementara itu, donasi terus mengalir dari para kawan baik dalam bentuk barang dan uang. Jumlahnya uang yang terkumpul Rp14.461.000. Sedangkan, barang yang diterima berupa selimut, masker, sarung tangan, pakaian dalam, dan lain-lain.

Terima Kasih Dukungan dan Donasi dari Kawan Baik Sabumi Volunteer

Hingga, 27 September 2020, tim masih berada di lokasi untuk membangun jembatan baru. Lokasinya di Desa Bantar, Cidahu. Ada tim lain yang ikut membangun jembatan, seperti Dompet Dhuafa, BFN, Mapala Volunteer, serta warga sekitar.

Seminggu turut terlibat membantu korban bencana banjir bandang, Sabumi Volunteer merasakan dukungan yang besar dari banyak pihak. Sebagai bagian kecil dari relawan, kami mengucapkan terima kasih uluran bantuan yang tak henti diberikan. Kebaikan Anda semua adalah wujud dari rasa kemanusiaan yang menguatkan para relawan dan tentu saja korban di lokasi bencana banjir Bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Upaya Relawan Membersihkan Kawasan Terdampak Banjir Bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close