Rumah Baca Pondok Ilmu, Taman Baca Masyarakat Berbagi Pengetahuan dari Teras Rumah

Rumah Baca Pondok Ilmu

Rumah Baca Pondok Ilmu merupakan wadah taman baca masyarakat terletak di Kampung Cijati babakan, RT 02/07, Desa cicantayan, Sukabumi. Saya tempatkan rumah baca ini di teras rumah saya. Pendirian Rumah Baca Pondok Ilmu berdasarkan inspirasi dari Rumah Baca Bambu Biru yang telah ada selama 2 tahun di Kampung Cibiru, Desa Cicantayan.

Sebagai sesama warga Desa Cicantayan, saya mengenal betul pengelolanya bernama Pibsa yang secara perlahan berupaya mengumpulkan buku dari berbagai sumber dan mendapat donasi dari relawan, komunitas, hingga perusahaan penerbitan.

Dari melihat perkembangan Rumah Baca Bambu Biru tersebut, saya pun bercita-cita ingin memiliki perpustakaan umum di rumah saya. Perpustakaan yang bisa didatangi oleh anak-anak dan masyarakat sekitar tempat tinggal saya kapan pun mereka sempat.

Akhirnya, Rumah Baca Pondok Ilmu pun berdiri pada Bulan Oktober 2017. Saya senang sekali bisa mewujudkan pendirian taman baca masyarakat ini. Meski, saya belum memiliki rak dan tempat khusus untuk buku-buku sebelumnya. Lalu bagaimana caranya, agar memiliki rak buku sendiri?

Baca juga : Pemeran Milea Adnan Hussain Film Dilan 1990, Vanesha Prescilla Cantik Minta Ampun

Mendirikan Rumah Baca Pondok Ilmu dengan Membuat Raknya Sendiri

Rak Buku yang Dibuat Sendiri
Rak Buku yang Dibuat Sendiri

Saya tentu tidak bisa mengharapkan rak buku turun dari langit. Saya membuat rak buku dengan peralatan sederhana. Waktu pembuatannya pun di antara tugas dan pekerjaan sebagai aparat desa. Tekad memiliki perpustakaan semakin kuat, tentu harus diwujudkan.

Saya mengerjakan pembuatan rak sendiri untuk Rumah Baca Pondok Ilmu setiap malam. Sekitar dalam waktu seminggu , rak buku suda selesai. Awalnya, rak buku tersebut saya isi 20 buku dari koleksi sendiri. Sementara kapasitas seluruh rak bisa menampung 2000 buku.

Untuk memperoleh buku yang lebih banyak, saya menghubungi pengelola Rumah Baca Bambu Biru, saya bertanya apalah ada buku yang bisa dialihkan ke taman baca masyarakat di rumah saya. Syukurnya, saya bisa memperoleh sekitar 250 judul buku. Rak buku saya pun mulai terisi.

Tidak mau berdiam diri untuk mencari buku lebih banyak lagi. saya memposting pengumuman di media sosial tentang pentingnya membangun minat baca bagi anak anak. Kegiatan membaca buku dapat mengurangi penggunaan gadget.

Saya juga menjelaskan butuh donasi buku. Hasilnya donasi-donasi buku mulai berdatangan, dari teman sekampung, guru sekolah, dan dari luar kecamatan. Buku disumbangkan dari seorang bernama Irman, pemilik kafe mendonasikan kurang lebih 100 judul buku.

Baca juga : Donasi Perlengkapan Sekolah Sangat membantu Bagi Anak-Anak Sekolah Di Pelosok Sukabumi

Donasi Buku juga Datang Dari Kota Jakarta

Niat mendirikan Rumah Baca Pondok Ilmu didukung banyak pihak, salah satunya dari orang berasal dari Kota Jakarta. Saya memanggilnya Om Budi dan Bu Ester dari Tebet, Jakarta. Mereka sering bergiat dalam mendukung pendirian rumah baca baru di berberbagai desa dan berbagai daerah lainnya.

Buku tentu menjadi semakin banyak di rak buku di teras rumah saya. Apakah ada dampaknya dengan adanya buku? Ya tentu saja, anak-anak mulai ramai berkumpul di rumah saya setelah pulang sekolah dan mengaji. Mereka memanfaatkan waktu senggang dan kurang memainkan handphone.

Mereka datang membaca buku ke rumah. Agar anak-anak tidak bosan, saya juga menyediakan congklak di taman baca masyarakat yang saya kelola. Jadi mereka tetap bisa belajar sambil bermain. Saya pikir permainan tradisional cukup baik untuk anak-anak zaman sekarang. Permainan tradisional membuat mereka tetap bisa bersosialisasi dengan teman sebaya mereka.

Adanya Rumah Baca Pondok Ilmu ini, saya berniat juga dapat membuka rumah baca lainnya di sekitar kedusunan Cijati. Setidaknya ada pada setiap RT.

Saat ini, saya memiliki 500 judul buku. Jadi masih bisa menampung 1500 judul buku. Saya terus berharap ada pihak lain yang mau mendonasikan bukunya. Donasi buku Anda mendukung program pemerinta dalam mencerdaskan anak bangsa. Selain itu, donasi buku adalah investasi akhirat dan ibada bagi setiap orang. Ya semoga saja ada donasi buku lainnya. Mari ajak anak-anak kita rajin membaca buku.

 

Penulis : Lili Solehudin

Pengelola Rumah Baca Pondok Ilmu

Kampung Cijati Babakan RT 02/07 Desa Cicantayan, Kec. Cicantayan. Kab. Sukabumi

2 thoughts on “Rumah Baca Pondok Ilmu, Taman Baca Masyarakat Berbagi Pengetahuan dari Teras Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.