Rumah Baca Bambu Biru Menerima Donasi dari Yayasan Saung Kadeudeuh

Serah Terima buku Kepada Rumah Baca Bambu Biru

Rumah Baca Bambu Biru menerima donasi buku lagi. Kali ini, donasi diberikan oleh Yayasan Saung Kadedeuh dari Kota Bandung. Setelah melakukan kontak beberapa kali. 5 orang dari Yayasan  mengantarkan langsung mengantarkan buku ke Kampung Cibiru, Desa Cicantayan, Sukabumi pada tanggal 10 Mei 2018.

Jumlah buku yang diberikan berupa buku life skill, seperti buku pertanian, peternakan, hingga cara memasak kue. Selain itu, terdapat buku cerita anak-anak, agama, buku ekonomi dan lain-lain. Serah terima buku diberikan langsung dari pihak Yayasan kepada Ketua Pengelola Bambu Biru, Pibsa.

Pengelola Rumah Baca Bambu Biru yang telah berdiri sejak Bulan 11 Januari 2016 tentu sangat senang menerima donasi buku tersebut. Karena koleksi buku yang diterima semakin banyak. Saat ini, jumlah buku Rumah Baca Bambu Biru sekitar 2.500 buah. Buku kian banyak setelah berdiri dua tahun lebih. Namun, jumlah tersebut tergolong sedikit jika dilihat dari kebutuhan anak-anak di sana, terutama terkait buku anak-anak. Buku dengan katergori cerita anak sangat jarang di terima oleh Rumah Baca Bambu Biru.

Baca juga : Budaya Literasi Buku Bakti untuk Anak Negeri

Donasi Buku Disebar untuk Taman Baca Masyarakat Lainnya

Diskusi Sabumi Volunteer tentang Kegiatan Relawan dan Pendidikan Taman Baca Masyarakat yang Baru
Diskusi Sabumi Volunteer dan Pengelola Rumah Baca Bambu Biru Tentang Kegiatan Taman Baca Masyarakat

Yayasan Saung Kadeudeuh berpesan buku yang diberikan untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh anak-anak Rumah Baca Bambu Biru. Buku yang disumbangkan oleh Yayasan Saung kadeudeuh rencananya tidak hanya dimanfaatkan oleh Rumah Baca Bambu Biru saja.

Dari semua buku yang diterima, donasi akan disumbangkan ketiga rumah baca lainnya yang berada di Dusun lainnya. Seperti Rumah Baca Pondok Ilmu yang dikelola oleh Lili Solehudin dan masih termasuk Desa Cicantayan.

Sejumlah buku juga akan diberikan ke Taman Baca Masyarakat lainnya melalui Sabumi Volunteer. Sabumi Volunteer adalah komunitas anak muda yang konsen untuk menyebarkan buku dan alat sekolah lainnya. Mereka sering pergi ke berbagai tempat dari pelosok hingga kota di Sukabumi.

Mereka memiliki rencana akan mendirikan taman baca masyarakat yang baru. Salah satunya di dekat Madrasah Nurul Iman, Kampung Cihideung, Curug Kembar, Sukabumi. Ada sekian banyak Taman Baca Masyarakat yang sudah didirikan oleh anak-anak muda Komunitas Sabumi Volunteer.

Gerakan Sabumi Volunteer terus mencoba memberi akses dan menyebarkan buku ke banyak tempat di daerah pelosok. Sehingga lebih banyak kampung yang tidak kesulitan membaca buku. Mereka giat menjalin kerjasama dengan banyak pihak, seperti komunitas, mahasiswa, hingga lembaga yang mau peduli terhadap dunia literasi.

Taman Baca Masyarakat di Sukabumi Membutuhkan Buku dan Peralatan Sekolah Lainnya

Pengelola Rumah Baca Bambu Biru dan Sabumi Volunteer terus berupaya mengumpulkan buku dari berbagai donatur. Alasannya stok buku tidak seimbang dengan kebutuhan anak-anak yang kian gemar membaca buku. Selain itu, donasi tidak datang setiap saat. Ada kalanya beberapa bulan tidak ada sumbangan buku. Sehingga, para relawan harus mengumpulkan ung sendiri untuk membeli buku.

Kondis tersebut tentu menyulitkan karena dana yang terkumpul tidak banyak, sementara Taman Baca Masyarakat yang ingin disumbangkan buku semakin banyak.

Pengaturan distribusi buku tidak sembarangan dilakukan. Sabumi Volunteer tetap melihat keinginan warga atau calon pengelola berniat memelihara Taman Baca di kampung mereka. Kalau tampak tidak ada niat, Taman Baca Masyarakat biasanya cepat sekali tutup. Buku akan hilang dihabisi oleh rayap begitu saja.

Baca juga : Berlibur ke Camping ground Pondok Halimun Sukabumi Aja!

Begitu pula, Rumah baca Bambu Biru dapat bertahan hingga saat ini. Pibsa, ketua pengelolanya aktif untuk menjaga dan mencari donasi buku kemana saja. Syukurnya begitu banyak orang peduli terhadap kesulitan anak-anak untuk membeli dan menyediakan buku sendiri. Sabumi volunteer adalah contoh generasi muda Sukabumi yang peduli terhadap dunia pendidikan.

Hasilnya adalah Rumah Baca Bambu Biru yang telah berhasil menyediakan setidaknya 2.500 buku. Pengelolanya berhasil membuat “saung maca” sebagai tempat yang nyaman untuk kegiatan dan belajar adik-adik di Rumah Baca Bambu Biru.

3 thoughts on “Rumah Baca Bambu Biru Menerima Donasi dari Yayasan Saung Kadeudeuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.