Pengalaman Relawan Literasi Sabumi Volunteer Ke Daerah Pelosok, Dari Merasakan Perihnya Mendistribusikan Buku Hingga Merasakan Perjalanan yang Menyenangkan

Relawan Literasi Sabumi Volunteer

Kita dari Relawan Literasi Sabumi Volunteer tidak membatasi, menargetkan dan memberi kriteria khusus untuk orang atau komunitas lain untuk terjun ke pelosok bersama-sama. Jadi siapa saja orang yang mau terjun ke pelosok bisa terlibat, asalkan punya keinginan dan tekad yang kuat, karena medan ke pelosok Sukabumi itu loooh,well banget…

Sasaran kami terjun langsung ke pelosok, demi mendistribusikan buku supaya lebih dekat kepada semua lapisan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah dasar (SD). Oleh karena itu, kami selalu membawa lebiih banyak buku anak-anak untuk menumbuhkan minat baca sedini mungkin.

Kita tidak hanya terpaku dengan menyebar atau membagkan buku saja. Kita sering berupaya untuk memberi edukasi dan bermain bareng dengan anak-anak di pelosok. Alasannya metode belajar sambil bermain cendrung lebih diminati oleh anak-anak. Selain buku bacaan, kita tak lupa membawa buku tulis dan alat tulis lainnya.

Disamping itu, kita sering menemukan masalah-masalah lainnya yang terjadi sekitar kampung, seperti kondisi kesehatan, rumah tidak layak huni, dan banyak hal lainnya. Dari terjun langsung ke pelosok, kita menjadi mengetahui banyak daerah yang tidak tersentuh program Pemerintah.

Baca juga: Berkumpulnya Relawan Trashbag Community: Mau Sampai Kapan Memungut Sampah di Gunung?

Ketika Tangan Pemerintah Tak Bisa Menggenggam Daerah Pelosok, Maka Mereka Membutuhkan Kehadiran Relawan Literasi Sabumi Volunteer Seperti Kita

Kondisi Fasilitas Sekolah di Pelosok Sukabumi yang Pernah Dikunjungi Sabumi Volunteer.
Kondisi Fasilitas Sekolah di Pelosok Sukabumi yang Pernah Dikunjungi Sabumi Volunteer.

Menurut relawan literasi Sabumi Volunteer, ada begitu banyak daerah pelosok yang tidak tersentuh pemerintahan. Sehingga mereka membutuhkan kehadiran dari komunitas seperti kita. Komunitas yang mau berbuat membantu masyarakat di pelosok.

Karena peran serta pemerintah saja tidak cukup untuk menelaah permasalahan daerah pelosok. Maka peran para komunitas / relawan literasi sangat dibutuhkan andilnya untuk terjun ke daerah pelosok demi terciptanya pendidikan yang lebih baik, merata dan berkeadilan. Karena anak-anak di pelosok juga mendambakan dan berhak mendapatkan pendidikan yang layak,seperti yang didapat oleh anak-anak di perkotaan.

Sebetulnya, asal ada niat, kamu, kamu dan kamu juga bisa kok terjun langsung turut membantu pendidikan di Sukabumi. Kegiatan berbagi kebaikan bisa kita lakukan kapan saja, asalkan waktunya pas dan tepat.

Kalau menurut saya, komunitas atau pihak yang ingin turut membantu bagus nya sih  datang pas menuju tahun ajaran baru. Jadi kehadiran kita bisa lebih terasa dampaknya buat para org tua. Kita bisa meringankan beban mereka untuk beli membeli alat tulis baru.

Kalau mau berkunjung jangan lupa melakukan survey lokasi, pemetaan masalah, dan rencana aksis sosial yang ingin dilakukukan. Setelah kita mengetahui kunci atau titik persoalannyanya, memahmi pemetaan masalah, dan rencana kegiatan dikonsep serta terencana. Insyaallah kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan lancar. Kegiatan sosial juga perlu perencanaan secara matang.

Baca juga: Lomba Barista Sukabumi, Demi Melestarikan Kopi Lokal Sukabumi

Mendistribusikan Buku ke Daerah Pelosok itu Tidak Mudah, Sabumi Volunteer Telah Membuktikannya

Mendistribusikan Buku Membutuhkan Peran Siapa Saja, Termasuk Relawan dari Pihak Kepolisian
Mendistribusikan Buku Membutuhkan Peran Siapa Saja, Termasuk Relawan dari Pihak Kepolisian

Gerakan literasi yang dilakukan Sabumi Volunteer bukan buat gagahan, apalagi biar diakui dan menjadi terkenal. Bukan, bukan demi itu. Ketika kamu sudah terjun ke masyarakat dan bertemu dengan anak-anak pelosok, maka kamu akan menyadari betapa sulitnya akses untuk menunjang dunia pendidikan di sana.

Di Sukabumi ini banyak daerah kunjugan wisatanya, namun lebih banyak daerah pelosok yang sulit dijangkau untuk bisa bertemu dengan masyarakatnya. Jadi buat kalian yang ingin berwisata ke Sukabumi, sekali-kali datanglah ke daerah pelosok Sukabumi. Biar tahu rasanya!

Berbagai macam cara sudah kita lakukan untuk menembus akses daerah pelosok, dari jalan rusak, becek, berlubang, dan jaraknya pun sangat jauh. Ya namanya juga daerah pelosok sukabumi. Tidak jarang, relawan Sabumi Volunteer berjalan berkilo-kilo, melalui tanah merah, berteman lumpur, demi mendistribusikan buku dan alat sekolah lainnya.

Untuk melawan perihnya kondisi infrastruktur daerah pelosok, kita harus menggunakan motor trail dan mobil land rover. Ada teman-teman baik yang mau meminjamkan kendaraan mereka untuk memasuki daerah pelosok.

Meski tidak mudah dan sulit, kita akan merasakan kenikmatan dan kepuasan tersendiri selama perjalanan, apalagi banyak bonus pemandangan dan alam yang belum terjamah oleh tangan-tangan jahil. Jadi mari peduli dan berbagi untuk pendidikan yg lebih baik lagi di pelosok Sukabumi.

Kita membutuhkan tangan baik Anda untuk turut membantu kondisi pendidikan di pelosok Sukabumi. Jangan ragu dan bimbang, Relawan Literasi Sabumi Volunteer orang-orangnya sangat bersahabat dan suka jalan-jalan. Perjalanan yang tidak biasa tentunya. Perjalanan yang terus dilakukan demi anak-anak dan generasi masa depan Sukabumi.

Mari Berdonasi Buku dan Peralatan Sekolah Lainnya Bersama Sabumi Volunteer.
Mari Berdonasi Buku dan Peralatan Sekolah Lainnya Bersama Sabumi Volunteer.

Ditulis Oleh Ridho Sabumi/ Owner Roti Canai Ridho Frozen Food

Mari Berdonasi Bersama Kita

Menuju Pelosok dan Berkontribusi untuk Dunia Literasi Sukabumi.

One thought on “Pengalaman Relawan Literasi Sabumi Volunteer Ke Daerah Pelosok, Dari Merasakan Perihnya Mendistribusikan Buku Hingga Merasakan Perjalanan yang Menyenangkan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.