Sun. May 19th, 2024
    Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan. Sumber www.freepik.comWajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan. Sumber www.freepik.com

    Perkara-Perkara yang Tidak Boleh Dilakukan Atau Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan. Ketika puasa Ramadhan wajib untuk meninggalkan makan, minum, dan hubungan seksual. Sebagaimana dari Firman Allah Surat Al-Baqarah: 87.

    Yang Artinya: “Dan makan dan minum bagi kalian sampai terlihat bagi untuk kalian bernang putih dari benang hitam yaitu waktu fajar. Lalu, sempurnakan puasa hingga datangnya malam.

    Begitu pula tertuang dalam Hadits Abu Harairah RA diriwayatkan Al-Bukhary dan Muslim, Nabi Muhammad SAW menjelaskan:

    Dari setiap amal dari anak Adam, kebaikan akan digandakan menjadi sepuluh hingga tujuh seratus kali. Firman Allah Ta’ala, “Kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah (istimewa) bagi-Ku dan Aku akan memberikan ganjaran pahala. Ia (orang berpuasa) meninggalkan syahwat dan makanan karena Aku.”

    Yang maksudnya adalah pahala orang puasa sangat besar tanpa batas.Karana Puasa adalah wujud dari sifat sabar dan ketaatan kepada Allah. Sabar dari sesuatu yang diharamkan Allah dan dari takdir Allah yaitu dari rasa lapar, haus dan lemahnya kondisi badan, serta jiwa.

    Perkara Lain yang Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan Selain Makan, Minum, dan Hubungan Seksual

    Ada perkara-perkara lain yang hendaknya ditinggalkan bagi Umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, diantaranya:

    • Harus meninggalkan Perkataan dusta, makan harta riba dan mengadu domba orang lain.
    • Orang yang berpuasa wajib untuk meninggalkan sesuatu yang sia-sia dan tidak berguna.
    • Dua poin di atas atas dasar dalil yang melarang melakukannya, dan khususnya terkait puasa Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadits Abu Huroiroh RA Riwayat al-Bukhary:

    “Siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya, maka Allah tidak mempunyai hajat / keperluan kepadanya, jika ia meninggalkan makan dan minum (yakni pada puasanya).”

    • Tidak Melakukan Puasa Wishal

    Puasa wishal adalah puasa yang dilakukan selama dua hari berturut-turut tanpa berbuka. Maka haram hukumnya. Dari Rasulullah SAW menurut pendapat yang paling kuat di antara ulama. Berdasarkan Hadits Abdullah bin Umar, Abu Hurairah, Aisyah dan Anas bin Malik, riwayat Al-Bukhary dan Muslim. Rasulullah SAW mengatakan:

    “Nabi Muhammad SAW melarang puasa wishal, ketika para sahabat berkata,” Sesungguhnya kamu melakukan puasa wishal ? “Dia menjawab,” Saya tidak seperti kalian, saya diberi kekuatan dari makan dan minum.”

    Artikel menarik lainnya: Puasa Ramadhan 2022 Jatuh Hari Sabtu atau Minggu? Cek Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1443 H

    Bukan Hanya Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan, Perkara-Perkara Apabila Dilakukan Seseorang Boleh Baginya untuk Berpuasa

    • Orang yang bangun kesiangan dalam kondisi junub. Dibolehkan untuk puasa dari hadits Aisyah dan Ummu Salamah RA riwayat al-Bukhary dan Muslim:

    “Sesungguhnya, Nabi Muhammad SAW kadang-kadang dijumpai waktu subuh ketika dia berada dalam kondisi junub dari istrinya, lalu beliau mandi dan berpuasa.”

    Tidak ada perbedaan jika ia junub karena mimpi atau sebab berhubungan. Demikian juga, wanita haid atau Nifas yang suda suci sebelum subuh, Tetapi dia belum sempat mandi takut kesiangan, dia dapat berpuasa menurut pendapat yang paling kuat di kalangan ulama berdasarkan hadits di atas.

    • Dibolehkan untuk bersiwak, bahkan Sunnah, apakah pakai kayu Siwak atau sikat gigi.
    • Dan ia juga dibenarkan untuk sikat gigi dengan pasta gigi. Tetapi tidak menelannya ke kerongkongan dan memakai pasta gigi yang mempunyai pengaruh Kuat ke dalam perut dan tidak dapat diatasi.
    • Dapat berkumur-kumur dan wudu dengan ketentuan tidak secara berlebihan. Sehingga, akibatnya air memasuki kerongkongan. Tidak juga terdapat larangan untuk berkumur-kumur karena matahari terik sepanjang tidak menelan air ke kerongkongan.
    • Boleh berenang dalam keadaan puasa juga boleh berenang selagi ia menjaga air ke tenggorokan.
    • Boleh menelan ludah dari orang berpuasa, bahkan lebih dari itu juga boleh mengumpulkan ludah dengan sengaja di mulut, kemudian menelannya. Begitu pula dahak tidak membatalkan puasa kalau ditelan, namun tidak boleh dilakukan karena kotoran tidak sehat bagi tubuh.

    Demikianlah artikel tentang Perkara-Perkara yang Tidak Boleh Dilakukan Atau Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa dan ingatlah perkara yang tidak boleh dilakukan dan boleh dilakukan oleh orang yang berpuasa.

    Artikel menarik lainnya: Kata Kata Mutiara Marhaban ya Ramadhan 2022 Menyambut Bulan Penuh berkah

     

    2 thought on “Perkara-Perkara yang Tidak Boleh Dilakukan Atau Wajib Ditinggalkan Saat Puasa Ramadhan”

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *