Sat. Apr 13th, 2024
    Mengeluarkan Air Mani dan Mimpi Basah Bulan Ramadan, Batal atau Tidak yaMengeluarkan Air Mani dan Mimpi Basah Bulan Ramadan, Batal atau Tidak ya

    Mengeluarkan Air Mani dan Mimpi Basah Bulan Ramadhan, Batal atau Tidak ya? Beberapa pria mungkin mengalami mimpi basah atau mimpi yang disertai dengan mengeluarkan air mani pada siang hari ketika mereka melakukan puasa Ramadhan.

    Apakah Mimpi basah bisa membatalkan? Jawabanya tidak membatalkan puasa, karena mimpi basah pada siang hari selama Ramadhan bukan tindakan yang disengaja. Mereka yang menjalani mimpi basah dapat segera mandi dan melanjutkan hingga matahari terbenam atau waktu magrib.

    Puasa dapat diteruskan sampai waktu berbuka dan tidak wajib membayar utang ibadah di lain waktu. Sementara itu, berdasar hadits Nabi Muhammad SAW, Sheikh Ali Jum’ah mengatakan bahwa orang yang tidur bukanlah bagian yang terkana aturan Allah SWT.

    Layaknya Anak-anak kecil dan orang-orang dengan gangguan mental. Orang yang sedang puasa Ramadhan terjadi mimpi basah saat tidur siang, maka tidak berbuat dosa.

    Penjelasan Mengeluarkan Air Mani dan Mimpi Basah Bulan Ramadhan

    Allah tidak memberikan peraturan atau hukum Islam bagi orang-orang yang tidur. Karena ketika mereka tidur akal manusia beristirahat dan tidak menjalankan tugas mereka seperti ketika dia bangun atau sadar. Mimpi basah terjadi ketika seseorang tidur nyenyak.

    Apa yang terjadi ketika sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan tiba-tiba mimpi basah ? Apakah Coli membatalkan puasa itu? Mimpi basah membuat ejakulasi yang tidak disengaja selama tidur atau orgasme ketika sedang tidur.

    Secara umum, ini terjadi pada pria yang memasuki pubertas atau remaja. Namun, ternyata juga bisa terjadi pada seorang pria sepanjang hidupnya dan itu normal.

    Dikutip dari kompas.com, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, juga menjelaskan bahwa seseorang yang telah mimpi basah dan keluar  sperma ketika puasa Ramadhan, tidak membatalkan puasa. Puasa tidak batal karena mengalami hal yang tidak disengaja dan orang yang tidur dilepaskan dari ketentuan hukum Islam.

    Seperti dijelaskan dalam hadits riwayat Ahmad dari “Aisyah: Ada tiga kelompok yang dilepaskan dari ketentuan hukum. Yaitu: orang yang tidur, anak-anak (bermimpi tanda-tanda dewasa) dan gila. Dengan demikian, orang yang tidur kemudian bermimpi basah atau keluar air mani, mereka dapat melanjutkan puasa sampai Maghrib tiba dan tetap sah ibadah di bulan Ramadhan.

    Bagaimana Kalau Sengaja Mengeluarkan Air Mani Atau Sperma?

    Jika sudah jelas kalau tertidur dan bermimpi keluar sperma, puasa tidak dibatalkan. Demikian pula, ketika suami dan istri melakukan bersetubuh pada malam hari selama bulan puasa, terus mandi wajib ketika fajar. Maka belum dibatalkan puasa yang dikerjakannya.

    Seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut: Aisyah dan Umi Salamah mengatakan: “Rasulullah pada subuh dalam kondisi Junub selepas hubungan seks, bukan kerana mimpi. Dia tidak membatalkannya dan tidak melakukan qadha.” (HR Bukhari dan Muslim).

    Oleh karena itu, apabila dia sengaja mengeluarkan sperma semasa berpuasa, maka dapat membatalkan ibadah puasa Ramadhan. Para ulama pun setuju bahwa impian basah pada siang hari itu tidak membatalkan puasa.

    Artikel Ramadhan lainnya: Tips Puasa Ramadhan Agar Badan Tetap Sehat dan Bugar, Cukupkah Minum Air Putih yang Banyak?

    Tindakan yang  Membatalkan Ibadah Puasa Bukan Mimpi Basah Bulan Ramadhan

    1. Melakukan benda ke lubang dalam bagian tubuh, sampai tembus ke organ tubuh bagian seperti Hidung, telinga bagian dalam, dan lainnya. Adapun jalur dinilai manfadz adalah mulut, telinga, hidung dan lubang kemaluan. Sedangkan, orang yang disuntik, infus atau meneteskan mata, maka puasa tidak dibatalkan karena tidak melewati manfadz tetapi melintasi pori-pori kulit.
    2. Mengeluarkan sperma bisa membatalkan puasa jika disebabkan hubungan kulit dengan orgasme. Apabila akibat mimpi basah maka tidak membatalkan puasa.
    3. Bersetubuh bisa bikin batal puasa, mau itu dilakukan secara normal atau abnormal dari belakang. Ingat, Orang-orang yang telah berhubungan suami isteri pada bulan Ramadhan, disamping bisa bikin puasa batal, akan terkena sanksi berat, yaitu puasa dua bulan berturut-turut. Apabila Tidak mampu, jadi harus membebaskan budak. Kalau tidak mampu juga, maka memberikan makanan pada 60 orang miskin.
    4. Dengan sengaja muntah, yaitu memasukkan tangan ke mulut. Maka dapat membatalkan puasa. Catatannya apabila tahu bisa membatalkan puasa, dan dilakukan dengan kehendaknya sendiri. Jika melakukan karena lupa karena tidak tahu, maka puasa tidak batal.

    Demikian penjelasan mengenai Mengeluarkan Air Mani dan Mimpi Basah Bulan Ramadhan tidak batal. Apakah coli membatalkan puasa sudah diketahui. Karena melakukannya bukan karena kesengajaan. Namun jika faktor sengaja, maka puasa tidak bisa diteruskan alias menjadi batal.

    Artikel Ramadhan Lainnya: Apa Artinya Qiyamul Lail dan Keutamaan Menjalankan di Bulan Ramadhan?

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *