Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Puisi Sabumi

Racun-Racun yang Merusak Kecerdasan Anak Anda

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Orang tua sering tidak sadar menjadi sosok utama yang merusak kecerdasan anak-anaknya. Orang tua justru memberi racun yang membuat jiwa anak merasa tertekan dan tidak mau menunjukkan prestasinya. Ketika Anda tidak yakin dengan kemampuan dan nilai positif dari anak Anda, maka si kecil akan menunjukkan perkembangan diri yang negatif dan kemampuan dirinya jauh dari harapan.

Ada beberapa hal menjadi racun yang merusak kecerdasan Anak Anda, antara lain:

Baca juga: Tips Tiga Kata Persahabatan ala Sabumi Volunteer: Sapa, Salam dan Terima Kasih

Melabeli Anak Negatif Dapat Merusak Kecerdasan Anak Anda

Orang tua sering kali memberi label negatif yang membunuh kepercayaan diri anak-anak. Anak-anak menjadi tidak yakin dengan kemampuannya sendiri. Misalnya, anak bodoh, si pemalas, tukang tidur, dan lainnya. Persoalannya label negatif sama sekali tidak berguna dan membuat anak mengikuti perkataan buruk yang dikatakan orang tuanya.

Anak-anak malah mengikuti perkataan orang tua menjadi pemalas bodoh, dan si tukang tidur. Jadi jagalah ucapan yang keluar dari mulut Anda dan berperilaku dengan berhati-hati di depan anak-anak. Meski, sebagai orang tua bermaksud yang sebaliknya, namun anak-anak sering tak mengerti apa maksud dari apa yang dibicarakan oleh orang tuanya.

Ingatlah orang tua akan menuai hasil didikannya sendiri. Kalau anak ditanam benih-benih dengan ucapan dan perilaku yang buruk, maka hasil buahnya akan tidak baik nantinya.

Membanding-Bandingkan Anak dengan Saudara Kandungnya Tiada Guna

Ketika Anda sebagai orang tua membandingkan pencapaian prestasi anak yang kalah dengan saudara lainnya, maka si kecil akan patah hati. Ingatlah anak-anak memiliki perasaan seperti orang dewasa. Dia bisa berpikir apapun yang dilakukannya akan percuma saja. Bagiman mungkin Anda membandingkan kemampuan anak, sementera setiap anak memiliki ciri pribadi yang unik.

Setiap anak belajar hal yang berbeda, prestasi yang tak sama, dan kemampuan unik yang pasti tak dimiliki oleh anak lainnya. Masih tegakah Anda membandingkan anak dengan saudara-saudaranya? Anda saja menolak hasil pekerjaan dibandingkan dengan rekan sekantor, pun dalam perihal kehidupan sosial tidak mau disamaratakan dengan orang lain.

Ketika Anda membandingkan prestasi anak lebih buruk dibandikan dengan saudaranya. Maka, anak dapat melakukan sebaliknya tak berupaya maksimal atas kemampuan yang dimilikinya. Bagaimana mungkin anak Anda dapat dikatakan cerdas, kalau dia terus menerus merasa tidak mampu menyamakan kemampuan dirinya dengan saudaranya atau orang lain.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat anak yakin dengan kemampuan dirinya sendiri.

  • Berikan pujian terhadap perkembangan anak prestasi yang sebelumnya.
  • Biarkan anak menunjukkan bagaimana diri mereka sendiri.
  • Berhenti memaksa keterterikan anak, apa yang disukai, dan tidak disukai. Anak akan menemukan sendiri tujuan hidup mereka sendiri.

Baca juga: Bersama Rindu yang Membisu (puisi)

Ubah Cara Penilain Terhadap Anak Anda

Anda sebaiknya membuang semua penilaian negatif yang dapat merusak kecerdasan anak Anda. Hindari kritik dan ejekan yang tidak perlu. Hal itu hanya menjadi racun bagi diri anak-anak.

Pujilah kemampuan yang anak-anak telah lakukan, apapun hasilnya. Anak akan menjadi lebih yakin dengan dirinya. Ketidakyakinan orang tua dapat membuat anak-anak enjadi rendah diri, selalu bersikap negatif, dan cenderung tak menonjolkan diri. Ingatlah anak adalah ceminan dari bayangan pendidikan yang diberikan oleh orang tuanya.

Pada akhirnya, orang tua yang harus berubah dalam berkata dan bersikap. Kalau tidak, anak akan meniru apapun yang Anda lakukan. Maka, perbaiki diri sebagai orang tua dan lebih yakin dengan apapun prestasi atau hasil yang diberikan anak-anak baik dari sekolah mapun kegiatan lainnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close