Dua Insan Saling Mencintai Namun Tidak Bersama

mencintai namun tidak bersama
mencintai namun tidak bersama

Cinta itu punya cerita dan misterinya sendiri… Menyaru bersama hubungan menyatunya dua insan.

Meski, terkadang mungkin terdengar aneh, adakalanya memadu kasih namun tidak bersama. Bagaimana bisa dua orang saling mencintai, lalu memutuskan tidak melangkah ke tujuan yang sama.

Kita hidup di dunia yang apapun bisa terjadi. Di mana ada pertemuan, di sana akan ada perpisahan jua. Berujung cinta yang pupus.

Lalu, adakah cinta pada diri mereka? Ada! Tentu ada. Bahkan telah tersemai di hati dan mungkin larut di dalam jiwa yang terlampau dalam.

“Apakah yang Akan terjadi dengan kedua insan?” Pertanyaan yang semestinya tidak asing. Lalu, dengan sedikit tertunduk terucap kata, “Cinta itu akan tetap ada dan akan bahagia walaupun dengan orang yang berbeda.”

Bahagia itu kita yang ciptakan, dan rasa cinta itu hanya pelengkap. Cinta itu tidak harus memiliki, mungkin inilah kata-kata yang menjadikannya motivasi ketika tidak saling bersama.

Kecewa, sedih, haru, pilu perasaan mereka campur aduk. Tak jelas bagi kedua insan, hingga begitu menangisi rasa kehilangan masing-masing.

Namun, harus menyembunyikan duka yang muncul dibalik mencintai. Mereka masih bisa bernyanyi dan tertawa bersama. Disaat mereka tahu bahwa hari itu adalah hari terakhir menjamu rasa yang pernah ada.

Perasaan saling mencintai dari kedua insan ini adalah bukti nyata dari kasih sayang yang tulus dan ikhlas. Meski, saling menyembunyikan perasaan sakit mereka sendiri. Memendam sayatan luka.

Insan yang satu mencoba untuk terlihat baik-baik saja. Agar satu insan yang lain bisa pergi dengan baik dan tanpa menyimpan rasa bersalah.

Entah sampai kapan kedua insan tetap bisa tegar. Biarlah waktu menjawab semua himpitan rasa.

Ditulis Oleh: Peggie Widya Putri

Untuk Cinta Dua Insan yang Tak Dapat Bersama

Baca juga: Puisi Sabumi: Tarian Semu Tangan-Tangan Kecil

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Rinduku Tak Terbatas Waktu - Sabumi Sukabumi
  2. Menguatkan Hati Mengingatmu yang Pergi Tanpa Kata - Sabumi Sukabumi
  3. Puisi untuk Ibu dan Rindu Di Hati - Sabumi Sukabumi
  4. Puisi Patah Hati: Tidak Menyesal Meninggalkanmu - Sabumi Sukabumi
  5. Bersama Rindu yang Membisu - Sabumi Sukabumi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.