Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Parenting

Gara-Gara Benang Gelasan Layangan Seorang Anak Harus Merasakan 17 Jahitan di Mukanya

Dibalik permainan layangan yang menyenangkan, ada kejadian naas seorang anak harus merasakan 17 jahitan di mukanya gara-gara benang gelasan layangan.

Disaat layangan putus, benangnya akan terurai membentang kebawah, bahkan tak jarang melintas jalanan dan menyangkut ke pengendara motor, tak terhitung berapa orang yang menjadi korban. Salah satu korbannya adalah Bhagas (5 tahun) yang terkena sayatan gelasan layang layang di mukanya.

Terkena Benang Gelasan Layangan Tepat Dimukanya dan Menimbulkan Luka yang Besar

Selasa(02/07), pukul 17.45 adalah hari yang kurang menyenangkan bagi anak bungsu pemilik fotocopy “Bunda Lintang” di Kampung Cijati Babakan, Desa Cicantayan Sukabumi. Bhagas terkena gesetan gelasan saat dibonceng ayahnya, saat menaiki sepeda motor. Si kecil selalu ingin duduk di depan.

Ketika di Kampung Cinangka, Hariyatmo (sang ayah) sama sekali tak melihat kalau ada gelasan membentang melintasi jalanan. Mukanya terhalang kaca helm, dan gelasan pun menyayat muka Bhagas.

Bak terkena sayatan pisau luka Bhagas begitu parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit Bheta Medika dan lukanya harus merasakan 17 jahitan.

Pada saat kejadian tak banyak orang tahu, hanya ayah dan kakaknya yang ikut dibelakang. Sehingga tidak diketahui gelasan yang membentang dijalanan melukai Bhagas milik siapa?

Kejadian yang Sangat Merugikan dan Menjadi Pelajaran bagi Semua. Buat si pemain layangan hendaknya bermain lebih teliti jangan sampai benang melintasi jalan umum. Jika arah angin ke utara maka bermain jangan disebelah selatan jalan atau sebaliknya.

Para pengguna sepeda motor pada agar lebih hati hati, karena ada banyak gelasan putus yang melintasi di jalan. Kurangi kecepatan, gunakan helm dan jangan membawa anak duduk dicdepan tanpa pengamanan. Kalau sudah terjadi siapa yang harus disalahkan karena ini tidak ada unsur kesengajaan.

Baca juga:

JANGAN MENYINGKAP ROK TEMAN DONG, NAK

TIDAK PERNAH MENYURUH ANAK BELAJAR, TETAPI SERING MENGAJAK MEREKA BERMAIN

Bagaimana pun Bermain Layangan itu Menyenangkan Tetapi Harus Hati-Hati

Pembaca yang budiman hendaknya harus memperhatikan benang gelasan layangan, jangan dibiarkan membentang begitu saja di jalan.

Apalagi ketika bermain layangan pada sore hari, ada banyak anak anak tak terkecuali orang tua bemain layang layang. Mereka menerbangkan layang layangnya setinggi mungkin. Ada yang hanya sekedar menerbangkan untuk melihat indahnya warna warni cap layangan. dan juga untuk diadu dengan yang lain yang lain.

Untuk layangan yang “diadu” benang gelasannya terbukti sangat berbahaya, karena berbahan nilon yang dilapisi serpihan kaca.

Dibalik kepiawaian menarik benang gelasan dan sorak sorai bermain layangan, ada bahaya yang mengintai dan menyebabkan luka pada anak-anak yang menjadi korbannya. Dibalik keindahan dan senangnya permainan layangan, sekali lagi pemain jangan lupa kalau benang gelasan layangan itu berbahaya.

Hati-Hati Bermain dengan Benang Gelasan Layangan

Ditulis oleh Lili Solehudin

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close