Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Parenting

Anak Mogok ke Sekolah, Bagaimana dong?

Sabumiku.com || Orang tua hendaknya bertanya apa yang dialami anak atau yang membuatnya tidak mau ke sekolah

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Apa yang perlu dilakukan saat Anak-anak yang biasanya bersemangat, tiba-tiba mogok ke sekolah. Bahkan, dia enggan untuk bangun pagi dan enggan menggunakan pakaian seragam sekolah.

Orang tua hendaknya bertanya apa yang dialami anak atau yang membuatnya tidak mau ke sekolah. Tetapi, bakal bikin pusing kepala kalau anak ditanya, malah tidak mau menjawab sepatah kata pun. Penyebabnya mungkin berhubungan dengan situasi sekolah atau malah karena tidak mau berpisah dengan orang tuanya.

Kalau sudah begitu perlu mencari cara agar anak mau pergi ke sekolah. Kalau mogok sekolah cuma sekali-kali tak mengapa, tetapi kalau berkelanjutan itu yang menjadi masalah.

Cari Tahu Alasan Anak Mogok ke Sekolah

Penyebab anak sekolah mungkin terjadi saat merasa tidak nyaman di sekolah, mungkin ada teman yang menggangunya atau takut dengan guru yang galak.

Cari tahu juga, jangan-jangan anakĀ  merasa kurang diperhatikan orang tuanya di rumah. Sehingga, anak mencari cara agar Ayah dan Ibunya lebih peduli padanya.

Kalau sudah begitu, bagaimana ya cara menghadapai anak yang mogok ke Sekolah?

Tidak Perlu Mengomeli anak

Meskipun orang tua terlanjur kesal dengan perilaku anak mogok sekolah, tidak perlu mengomeli anak yang enggan ke sekolah. Dia mungkin ingin orang tuanya mengerti apa yang menjadi persoalannya. Bertanyalah dan bukan malah dimarahi.

Kalau Ayah dan Ibunya sudah memahami apa yang dirasakan anak, beri dia pengertian dan dukungan tidak perlu memikirkan atau merasa cemas lagi.

Beri Pengertian Kalau Masalahnya Bisa Diatasi

Orang tua dapat bertanya dengan nada rendah kepada anak. Beri pengertian apapun yang menjadi masalahnya pasti akan selesai. Beri pengertian bagaimana pun dia harus pergi ke sekolah. Kalau masih enggak ke sekolah biarkan anak merasa tenang dahulu.

Baca juga:

Potret Kondisi Pendidikan Kampung Cirengrang Sukabumi Sebelum Bangunan Sekolah Diperbaiki

Jangan-Jangan Rumah Tidak Cuma Kotor, Tetapi juga Tercemar

Selalu Berkomunikasi dengan Anak

Anak akan diam saja kalau orang tua tidak menanyakan masalah yang dihadapinya. Maka, orang tua selayaknya selalu berkomunikasi dengan anak. Kalau hubungan dua arah terjadi antara anak dan orang tua, si kecil mungkin lebih terbuka mengeluarkan uneg-unegnya.

Bicarakan dengan Guru di Sekolahnya

Bukan rasahasia lagi, guru mungkin lebih mengerti isi hati sang anak. Maka, bicarakan ke guru tentang yang anak yang enggan ke sekolah. Misalnya, dia mungkin takut dipukul temannya atau malah malu tidak bisa mengerjakan tugas. Diskusi antara guru dan orang tua membuat Anda mungkin lebih memahami karakter anak.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close