Wed. May 15th, 2024
    Santri Menutup TelingaSantri Menutup Telinga

    Santri Ma’had tahfidz Quran menutup telinga ketika melakukan vaksinasi menjadi ramai dibicarakan setelah diposting oleh Diaz Hendropriyono di akun instagram miliknya. Berikut bunyi postingannya, “Sementara itu…. Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yg salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun !!”

    Sontak postingan tersebut menuai pro-kontra. Karena kalimat yang diunggah dinilai bernada negatif terhadap para santri yang sedang menghafal Al-quran. Salah satu yang menanggapi adalah Yenny Wahid putri Gusdur. Apa kata beliau terkait postingan di instagram tersebut?

    Penjelasan Yenny Wahid Terhadap Kritik Santri Penghafal Al-quran yang Menutup Telinga

    Yenny Wahid menuliskan, “Banyak yang mengkritik mereka, bahkan mengatakan mereka radikal.” Selanjutnya memberi dua catatan, antara lain:

    1. Dia merasa senang para gurunya mengatur agar mereka divaksinasi. Karena Dengan mengikuti untuk divaksin, para santri bukan saja melindungi dirinya, tetapi juga orang-orang disekelilingnya dari ancaman covid 19.
    2. Kegaitan Menghafal Quran bukan pekerjaan yang mudah. Yenny Wahid menjelaskan bahwa, “Kawan baik saya, Gus Fatir dari pesantren @ponpespi_alkenaniyah belajar menghafal AlQuran sejak usia 5 tahun. Beliau mengatakan bahwa memang dibutuhkan suasana tenang dan hening agar lebih bisa berkonsentrasi dalam upaya menghafal Quran.”

    Sehingga, jika anak-anak penghafal Al-quran tersebut diprioritaskan oleh gurunya untuk fokus dan diminta untuk tidak mendengar musik, maka bukan menjadi indikator bahwa mereka radikal.

    Yenny Wahid juga mengajak, semua pihak untuk berlaku lebih proporsional ketika menilai orang lain. “Janganlah kita dengan gampang memberi cap seseorang itu radikal, seseorang itu kafir dll,” tegasnya. Apalagi menyematkan label pada orang lain bisa membuat masyarakat terbelah.

    Kemudian, ia mengajak untuk belajar lebih saling mengerti satu sama lain. Mulai dengan memahami, dan menerima bahwa nilai yang dianut tidak perlu sama untuk dapat tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia. Yenny Wahid juga memberi semangat kepada adik-adik ma’had tahfidz mengupayakan menghafal Al Quran. “Semoga Allah SWT memberikan barokah berlimpah untuk kalian semua,”tutup Yenny Wahid dengan doa.

    Postingan instagram Yenny Wahid tetang Santri menutup telinga ditanggapi positif, salah satunya follower berkomentar, “Justru inilah TOLERANSI, tidak memaksa untuk mematikan musiknya meskipun di ruangan itu dia mayoritas. Memilih untuk melakukan apa yang dia bisa kendalikan, yaitu menutup telinganya sendiri.”

    Artikel menarik lainnya: Syarat Nonton Bioskop 2021, Ingat Selalu Perhatikan Status Aplikasi Peduli Lindungi

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *