Pendidikan Susi Pudjiastuti dari Hanya Lulus SMP, Selesai Paket C, dan Gelar Doktor Honoris Causa

Pendidikan Susi Pudjiastuti

Pendidikan Susi Pudjiastuti sudah setara tingkat SMA setelah menyelesaikan ujian PAKET C. Meski sudah menduduki jabatan penting di negeri ini, dia tetap menyelasikan sekolahnya.

Ketika dia ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja 2014-2019, khalayak bertanya-tanya-tanya, kenapa seorang yang tidak lulus SMA ditunjuk menjadi menteri.

Setelah menjalankan jabatannya di dunia kelautan dan perikanan, dia menunjukkan kerja yang baik. Dia membuat kebijakan yang tegas terhadap penangkapan ikan secara illegal. “Tenggelamkan”, kata tersebut menjadi terkenal dikaitkan dengan sosoknya.

Baca juga : Puncak Kegiatan Bersama Desa Binaan Perpuseru di Yogyakarta

Dia menindak kapal-kapal yang menangkap ikan di perairan Indonesia secara sembarangan dengan cara ditenggelamkan. Mau kapal kecil atau besar pokoknya ditenggelamkan.

Lalu apa dampak kebijakan tersebut bagi Indonesia. Dari berita kumparan.com, dalam masa waktu tahun 2014-2017, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menenggelamkan setidaknya 363 kapal.

Dampaknya berhasil mendorong stok ikan nasional, hingga 35% pada awal tahun 2018. Stok ikan pun meningkat 6,3 juta ton berdasarkan data tahun 2017.

Menarikanya, kebijakan tersebut membuat konsumsi ikan dalam negeri dari 33,89 per kapita per tahun naik menjadi 43,94 kg per kapita per tahun pada 2017. Kenaikan tersebut mencapi 28,65 persen.

Kebijakan tersebut sontak membuat Susi Pudjiastuti tidak bisa dipandang sebelah mata. Latar belakang pendidikannya yang hanya memiliki ijasah SMP atau tidak lulus SMA, tetap membuatnya mampu menorehkan kebijakan yang berdampak besar di dunia kelautan dan perikatan.

Pendidikan Susi Pudjiastuti Tidak Terhenti Pada Jenjang SMP

Pada 23 Juli 2018 tersiar kabar dari berbagai media online, perempuan yang pernah memimpin perusahan perikanan dan penerbangan Susi Airlines telah menyelesikan ujian PAKET C.

Dia sudah memiliki ijazah Kejar Paket C. Dia mengikuti pembelajaran dari PKBM Bina Pandu Mandiri, Ciamis, dengan menyesuaikan jadwal kerjanya sebagai menteri dan mengikuti ujian ada 11-13 Mei 2018.

Kesediaan Susi Pudjiastuti menyelesaikan pendidikan tingkat SMA tentu sangat menarik, karena setelah menjalankan tugas sebagai menteri pun tidak lupa melanjutkan sekolah. Kini, tidak ada lagi menteri yang cuma lulusan SMP yang sempat menjadi cibiran ketika awal mula menjabat sebagai seorang menteri.

Meski baru memperoleh Paket C, Menteri Susi Pudjiastuti justru sudah memiliki gelar Doktor Honoris Causa lebih dulu. Tidak tanggung-tanggung ada dua gelar Doktor yang diembannya.

Gelar pertama datang dari Universitas Dipenogoro Semarang. Sementara gelar Doktor honoris causa kedua diperoleh dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dia dinilai berjasa dalam pembangunan dunia perikanan dan membuka perspektif mengenai urgensi dalam bidang kemaritiman.

Pada wawancara dengan detik.com, Susi Pudjiastuti mengatakan dia menerima gelar dengan verifikasi 5 orang professor doktor. Gelar tidak diberikan dengan sembarang.

Dia menerima gelar tersebut juga untuk menghormati pilihan Presiden Joko Widodo yang telah memilihnya menjadi menteri. Bu menteri ingin membuktikan pilihan Presiden tidak salah menunjuknya, karena telah lulus ujian kompetensi level doktor.

Dia juga telah membuktikan sebagai seorang perempuan juga bisa kerja, berkarir dan berprestasi. Jabatan dan kebijakannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai buktinya.

Baca yuk : Gelar Juara Dunia Lari Lalu Muhammad Zohri dan Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat

Lanjutkan Pendidikan Tidak Peduli Berapa Usiamu Seperti yang Dilakukan Susi Pudjiastuti

Nilai positif yang bisa diambil dari sosok Susi Pudjiastuti, dia membuktikan tidak terhenyak begitu saja. Meski usianya tidak muda lagi 53 tahun.

Jabatan pun tak membuatnya lupa pendidikannya, dari pengusaha, pemimpin beberapa perusahaan, hingga ditunjuk sebagai menteri, dia tetap mau menyelesaikan sekolah setara tingkat SMA.

Kemampuan sebagai menteri pun dihargai dengan pemberian gelar Doktor Honoris Causa dari dua perguruan tinggi di Indonesia.

Pendidikan Susi Pudjiastuti patut menjadi contoh yang baik bahwa kemampuan, karir, dan prestasi tetap searah dengan keinginan menyelesaikan sekolahnya.

Jadi tidak ada alasan untuk berhenti sekolah, apalagi cuma lulus SMP atau SMA. Teruslah mengenyam pendidikan dengan segenap upaya. Bu Susi bisa dan kita pasti bisa.

 

Ditulis Oleh Phadli.

Dari Rumah Baca Bambu Biru

Kredit Photo : sindonews.com

3 thoughts on “Pendidikan Susi Pudjiastuti dari Hanya Lulus SMP, Selesai Paket C, dan Gelar Doktor Honoris Causa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.