Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Opini

Masalah Pendidikan Pelosok Indonesia Harus Viral Karena Jarang Dikampanyekan oleh Calon Presiden dan Para Caleg

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Pada akhirnya, dari semua kampanye Para Calon Presiden dan Caleg (Calon Legeslatif) yang paling jarang dibicarakan adalah masalah pendidikan pelosok Indonesia. Mereka bisa menjanjikan pekerjaan yang layak, ekonomi yang membaik, bantuan kesehatan, infrastruktur yang terpanjang. Tetapi konteks pendidikan menjadi porsi yang minim menjadi konten kampanye mereka.

Bagi saya yang mendengar dan melihat keluh kesah teman-teman Relawan Sabumi Volunteer sering merasa tersenyuh. Mereka terus berjuang mengupayakan penyediaan buku dan peralatan sekolah bagi anak-anak di pelosok Sukabumi.

Baca juga: Persyaratan Perpanjangan SIM yang Mudah dan Mengurusnya Bisa Sambil Membaca Buku

Masalah Pendidikan Pelosok yang Semestinya di Perhatikan Oleh Para Capres dan Caleg

Relawan Harus Berjalan Kaki Saat Kendaraan Tidak Bisa Memasuki Kampung di Sukabumi.
Relawan Harus Berjalan Kaki Saat Kendaraan Tidak Bisa Memasuki Kampung di Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.

Tidak mudah, bahkan cenderung sangat sulit untuk bisa memasuki kampung-kampung dengan kondisi infrastruktur jalan yang jelek dan sulit dilalui kendaran. Jaraknya jauh pula dari pusat kota kecamatan dan kabupaten yang menjadi masalah pendidikan pelosok Indonesia.

Para relawan sosial yang begerak untuk memberi dukungan bantuan sarana pendidikan di pelosok Sukabumi harus menyiapkan kendaraan yang benar-benar tepat. Kendaran yang kuat segala medan dan tentu saja sopir yang cekatan. Karena sudah sering kejadian, kendaraan terjebak lubang alami dan tidak kuat menanjak. Hingga berujung membutuhkan tenaga manusia untuk mendorong saat mogok di tengah perjalanan.

Vespa Italia dan Mobil Vitara Kendaraan untuk Distribusi Donasi ke Kampung Cibuluh, Sukabumi.
Vespa Italia dan Mobil Vitara Kendaraan untuk Distribusi Donasi ke Kampung Cibuluh, Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.

Belum lagi masalah-masalah lain yang tidak diperhatikan sejak lama oleh para pejabat baik dari lokal Sukabumi maupun dari pusat kepemerintahan Indonesia. Apa menunggu viral, baru masalah pendidikan pelosok mendapat perhatian para Capres dan Caleg?

Para Calon Presiden dan anggota legeslatif boleh saja menempelkan berbagi atribut peragaan kampanye dimana-mana. Capres dan caleg boleh menjanjikan kesejahteraan, mengatakan kondisi jalan tol begitu bagus sah-sah saja, mengklaim kekayaan negara dimiliki segelintir orang tak mengaapa. Namun, ketika masalah pendidikan pelosok Indonesia tidak diperhatikan, bagaimana mungkin para capres dan caleg kok beraninya menjanjikan kemajuan bagi negeri ini.

Mereka mungkin lupa atau malah tidak tahu kalau Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia pernah mengatakan bahwa pendidikan adalah upaya sadar untuk menyiapkan peserta didik, dengan bimbingan, pengajaran, dan latihan demi berperan pada masa mendatang. Pendidikan dapat membuka kesempatan anak-anak miskin yang tinggal di pelosok menggapi kebahagiaan setinggi-tingginya.

Baca juga: Sejarah Pendidikan di Indonesia Demi Kepentingan Politik Pengetahuan Penguasa

Tetapi apa daya, isu-isu lainnya toh lebih menarik dan bisa menarik perhatian publik yang lebih besar. Isu yang menjadi masalah pendidikan pelosok Indonesia kalah seksi dibandingkan pembangunan jalan, isu tolerasi, ekonomi, demokrasi, Hak asasi manusia dan lainnya.

Foto ditulisan ini menyajikan fakta tentang betapa membutuhkan perhatiannya kondisi pendidikan di pelosok.

Truk Terjebak Jalanan Berlumpur Menuju Kampung Cibuluh Sukabumi

Para Relawan Literasi Mendorong Truk Agar Bisa Memasuki Kampung di Pelosok Sukabumi.
Para Relawan Literasi Mendorong Truk Agar Bisa Memasuki Kampung di Pelosok Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.

Relawan Literasi Sukabumi Sering Melewati Jalan Menuju Kampung Berlumpur

Kondisi Jalan Jelek Menuju Pelosok Sukabumi Indonesia.
Kondisi Jalan Jelek Menuju Pelosok Sukabumi Indonesia.

Relawan Sering Mengalami Terjatuh dari Motor Saat Mengantar Buku

Relawan Terjatuh Saat Mengantar Buku ke Kampung di Pelosok Sukabumi.
Relawan di Foto ini Bukan Tiduran, Namun Terjatuh Saat Mengantar Buku ke Kampung di Pelosok Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.

Fasilitas Bangunan Sekolah Tak Memadai Menjadi Masalah Pendikan Pelosok Indonesia

Kondisi Bangunan Sekolah Tak memadai Menjadi Masalah Pendidikan di Pelosok Sukabumi.

Kondisi Bangunan Sekolah Tak memadai Menjadi Masalah Pendidikan di Pelosok Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.

Beratnya Perjuangan Menuju ke Sekolah di Daerah Pedalaman di Kabupaten Sukabumi

Sulitnya Menuju Sekolah Ketika Musim Hujan di Pelosok Sukabumi.
Sulitnya Menuju Sekolah Ketika Musim Hujan di Pelosok Sukabumi. Foto: Sabumi Volunteer.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close