Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Opini

Menghindar dari Kondisi Kemiskinan Akibat Pandemi COVID-19, Apakah Kita Mampu?

Saat ini, kita dihadapkan dengan kondisi yang malah lebih pasti daripada terkena COVID-19 itu sendiri, KRISIS EKONOMI dan KRISIS PANGAN yang akan memicu KEMISKINAN GLOBAL. Selama Masa COVID-19 kita semua melakukan Gerakan di Rumah saja.

Hal yang perlu kita lakukan pada saat seperti ini SEKARANG adalah bukan MENGURUNG DIRI namun MENJAGA DIRI. Bagi yang terpaksa tetap bekerja di luar rumah, tetaplah beraktivitas terutama dalam berikhtiar apapun usaha kita. Tingkatkan kewaspadaan dalam MENJAGA DIRI saat berikhtiar di luar rumah. Jangan sampai terbawa arus KEMISKINAN GLOBAL dan menjadi bagian dari KRISIS EKONOMI dan KRISIS PANGAN. Kondisi yang saat ini sudah dan sedang melanda DUNIA.

Menjaga Semangat Bagian dari Menjaga Diri dari Kondisi Kemiskinan Karena Dampak COVID-19 yang Mungkin Terjadi

Bagi Sahabat yang saat ini sedang dirumahkan, tetaplah MENJAGA SEMANGAT. Gali segala kemungkinan baik untuk berikhtiar. Bagi seorang Karyawan, mungkin bisa melihat peluang di bidang usaha yang lain seperti Wirausaha atau Perniagaan.

Saya menyaksikan sendiri banyak sahabat saya yang biasa bekerja di kantor sekarang diam di rumah. Karena kebijakan perusahaan nya yang merumahkan sebagian besar karyawannya dengan diberikan gaji full. Bahkan, sebagian ada yang tidak bergaji sama sekali.

Ingatlah, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Sebaliknya dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.

DAMPAK COVID19 pasti akan terasa lebih lama dibanding peristiwa COVID19 ini sendiri. Perusahaan yang bangkrut tidak akan serta merta bangkit lagi. Wirausaha yang gulung tikar tidak akan serta merta mampu membentang lagi. Orang-orang yang mendadak miskin tidak akan serta merta langsung berkecukupan lagi.

Bersiaplah dan berusahalah untuk menyesuaikan diri dengan apapun keadaannya nanti. Amati peluang apa yang masih bisa dijalankan di saat seperti ini dan jangan ragu untuk mengambil langkah untuk mengeksekusinya.
Kita akan terbawa arus kesulitan jika terus berdiam diri.

Saya sendiri adalah anggota Majelis Kedamaian Sang Saka JATAH PESAT yang anggotanya di Bandar Lampung saat ini ada +- 70 orang yang aktif. Karena sebagian anggotanya terdampak usahanya di Masa Covid19 ini. Guru saya mengusahakan mencarikan BERAS SEHAT ALAMI sebagai produk perniagaan untuk dijual. Sehingga kami bisa terus bergerak dan bisa menjemput rejeki untuk kami dan keluarga.

Sekali lagi, Ingatlah, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Sebaliknya dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.

Tetaplah menjaga PRASANGKA BAIK kepada ALLAH. Semoga semua Makhluk-NYA berbahagia dan semua kehidupan insan di alam semesta kembali seperti sedia kala.

Baca juga: Jangan Sampai Tenaga Kesehatan Mengatakan, Indonesia Terserah Suka-Suka Kalian Saja!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close