Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Opini

2 Hari Mati Lampu Mengingatkanku Pada Masa Kecil Dulu Tanpa Listrik dan Kesulitan Air bersih

2 Hari mati lampu tiba-tiba mengingatkanku pada masa kecil dulu. Hidup tanpa listrik dan kesulitan air bersih. Hidup di jaman sekarang ternyata lebih enak dibandingkan zaman dulu dibandingkan masa kecil saya dulu. Anak-anak kekinian tidak akan merasakan apa yang terjadi pada diri saya saat duduk di sekolah dasar terutama berkaitan dengan cahaya terang pada malam hari.

Ketika sore hari usai, maka hidup akan di sambut kegelapan, tanpa lampu dan tiada penerangan modern yang menggunakan listrik seperti saat ini. Kehidupan alam itu benar-benar dunia penuh kegelapan, termasuk di dalam rumah. Saya harus belajar menggunakan lilin yang cahayanya tentu saja sangat redup.

Selain persoalan listrik, air pun menjadi masalah yang menjadi ingatan tak terlupa. Saya harus mandi menimba dulu air dari dalam sumur. Bagi yang rumahnya mempunyai pompa, mereka lebih ringan cukup memegang tuas maka air akan keluar dari dalam tanah. Maka, air menjadi benda cair yang sangat berharga, karena untuk mendapatkannya saja harus mengeluarkan tenaga.

Kenangan Mati Lampu dan Air yang Terlupa dan Mengajari Anak Untuk Menghemat Penggunaannya

Rasannya kehidupan masa lalu tersebut tak akan terlupa. Kondisi yang tak akan dialami oleh anak-anak zaman sekarang yang hidup dengan teknologi serba canggih.

Anak-anak zaman kekinian sangat mudah memakai air dan menggunakan listrik dengan boros. Mereka hanya bisa membuang-buang air dan energi listrik, tanpa berpikir bagaimana cara menghemat penggunaannya. Sungguh sangat disayangkan kalau hanya membuat air dan listrik digunakan dengan sia-sia seperti itu.

Maka, sebagai seorang ibu tugas saya adalah mengajari anak-anak untuk menghemat penggunaan air bersih dan listrik. Agar mereka tidak merasakan kehidupan zaman dulu yang hidup dalam kegelapan dan kesulitan memperoleh air bersih.

Baca juga :

PETUGAS KPPS BERTARUH NYAWA DEMI PEMILU, LALU KAMU BILANG TIDAK PERCAYA KPU?

AKU INGIN ANAKKU SEPERTI ATLET BADMINTON KEVIN SANJAYA

Hingga, kejadian mati aliran listrik selama 2 hari menjadi bukti, anak-anak seperti kebagaran jenggot. Hidup seolah sangat merana tanpa listrik. Apalagi, aliran listrik membuat pompa air mati. Sehingga, anak-anak merasakan susah mandi, karena tidak ada air di rumah.

Baru dicoba tidak menggunakan listri dua hari saja sudah uring-uringan, bagaimana kalau terjadi krisis energi dalam waktu yang lama. Anak zaman sekarang mungkin akan sulit menghadapinya.

Ditulis oleh Bunda Wulan 

 

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close