Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
News

Beberapa Poin Penting PPKM Darurat Diperpanjang: Dari 30 Menit di Warung Makan Sampai Tempat Usaha Boleh Dibuka

Presiden Joko Widodo mengumumpikan PPKM Darurat diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021. Pemerintah pun menjanjikan akan melakukan relaksasi PPKM Darurat secara bertahap mulai tanggal 26 Juli 2021, asalkan kasus Covid-19 terjadi penurunan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyatakan memperhatikan kondisi dinamika di lapangan, dan mendengar keluhan akibat PPKM Darurat. Seperti yang diketahui bahwa PPKM Darurat adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menekan kasus penularan Covid-19. Tujuannya agar tingkat masyarakat yang berobat semakin berkurang ke fasilitas kesehatan.

Sehingga tidak terjadi kelebihan kapasitas oleh pasien Covid-19 di rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang mulai Kewalahan dan penambahan pasien  dengan penyakit kritis menjadi pertimbangan diambilnya kebijakan tersebut.

Perubahan Aturan Saat Masa PPKM Darurat Diperpanjang

Presiden Jokowi mengakui PPKM Darurat berdampak pada penurunan kasus dan berkurangnya keterisian tempat tidur rumah sakit. Pemerintah pun membuat aturan yang lebih longgar menimbang tren kasus menurun. Berikut aturan yang dilonggarkan:

  • Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dbisa buka sampai pukul 20.00 dan jumlah pengunjung 50 persen.
  • Pasar tradisional yang tidak menjual kebutuhan pokok sehari-hari boleh buka hingga pukul 15.00. Kapasitas pengunjung harus 50 persen.
  • Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen penjual voucher, pangkas rambut, penatu (laundry) bisa buka sampai Pukul 21.00. Begitu pula ,pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha lainnya. Adapun izin pengaturan opersional jam usaha diatur oleh pemerintah daerah.
  • Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang mempunyai ruang terbuka bisa buka sampai pukul 21.00. Selain itu, waktu makan maksimum setiap pengunjung dibatasi hanya 30 menit.
  • Aktivitas sektor esensial dan kritikal di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan akan diberi penjelasan terpisah.

Presiden meminta semua pihak tetap meningkatkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Bagi orang yang merasa bergejala segera melakukan isolasi dan melakukan pengobatan sedini mungkin kepada orang yang terpapar.

Pemerintah juga sudah memberikan paket obat gratis kepada pasien OTG dan gejala ringan. Rencananya akan disalurkan dua juta paket obat.

Hingga saat ini, Pemerintah mengeluarkan tambahan anggaran perlindungan sosial berjumlah Rp55,21 triliun. Dana tersebut digunakan untuk Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik.

Tidak lupa memberikan insentif bagi usaha mikro informal. Jumlah bantuan Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro.Presiden telah memberi tugas kepada para menteri untuk menyalurkan bansos segera.

Masa Pandemi Covid-19 menjadi situasi yang sangat berat ketika semakin banyak yang terjangkit virus. Karena mempengaruhi berbagai kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat yang bakal membuat sulit jika terjadi dalam waktu panjang.

Artikel menarik lainnya:

7 Hal yang Jangan Pernah Diceritakan Kepada Keluarga Tentang Kehidupanmu

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *