Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
News

Pelajaran dari Victoria Australia Berubah Menjadi Bencana Setelah Terjadi Lonjakan Kasus

Pemerintah Negara Bagian Victoria Australia melaporkan peningkatan jumlah kasus orang tertular COVID-19 yang terjadi transformasi secara lokal. Selama minggu ke 23 hingga 29 Juli 2020, terjadi lebih dari 2.500 kasus. Jumlahnya meningkat dari lebih dari 2.200 kasus yang dilaporkan pada minggu sebelumnya.

Kasusnya pun telah menyebar ke semua kelompok umur. Mayoritas orang yang baru didiagnosis berusia antara 10 hingga 49 tahun. Sekitar 6% persen dari kasus yang baru didiagnosis telah dirawat di rumah sakit. Sehingga, Negara bagian Victoria di Australia  diputuskan dalam keadaan bencana dan memberlakukan tindakan pembatasan baru setelah mengalami lonjakan infeksi virus corona.

Dilakukan Penutupan Pada Perbatasan Antara Victoria dan New South Wales Australia Setelah Terjadi Peningkatan Kasus

Pemerintah melakukan perbatasan New South Wales dengan Victoria ditutup pada pukul 12:01 pagi pada hari Rabu 8 Juli 2020. Lalu, dilakukan sistem izin bagi orang-orang yang perlu melakukan perjalanan dari Victoria ke NSW. Pelancong yang penting  saja dapat memasuki Australia Selatan dari Victoria.

Warga Australia Selatan tidak lagi dapat kembali dari Victoria. Jika Anda bepergian ke Australia Selatan, melalui jalan darat atau melalui bandara Adelaide, Anda harus mengisi formulir persetujuan melalui lintas batas setidaknya 72 jam sebelum kedatangan.

Jika orang memiliki gejala COVID-19, maka harus dites. Setiap orang dianjurkan untuk memakai masker pada sebagian besar negara bagian. Dari pukul 11:59 malam pada hari Minggu, 2 Agustus, setiap orang di negara bagian Victoria harus mengenakan masker setiap kali meninggalkan rumah.

Pemerintah Australia meminta warganya untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari COVID-19. Setiap orang dapat membantu menghentikan penyebaran dengan melakukan beberapa hal:

  • Mempraktikkan kebiasaan kebersihan yang baik.
  • Menjaga jarak fisik, menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dengan orang lain.
  • Tinggal di rumah jika merasa tidak sehat.
  • Diuji jika Anda memiliki gejala COVID-19, dan tinggal di rumah sampai Anda mendapatkan hasilnya.
  • Mengikuti aturan pembatasan di kota yang telah ditentukan.

Bagi orang yang berisiko penyakit serius dari COVID-19 harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemerintah juga menyarankan tetap menjaga kesehatan fisik dan mental warganya.

Untuk diketahui, Australia sebetulnya merupakan salah satu negara di dunia yang paling berhasil menanggulangi wabah COVID-19. Hingga Jumat (10/7), pemerintah tersebut hanya mencatat 9.000 kasus dan 106 kematian.

Informasi menarik lainnya: Pengingat Dari Dea Jangan Sampai Baru Percaya Virus Corona Ada Setelah Orang Tercinta Meninggal

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close