News

Paket Umrah 2022 dan Syarat yang Harus Dipenuhi Jemaah yang Ingin Ingin Berangkat ke Tanah Suci

Paket Umrah 2022 sudah diumumkan oleh Kemenag. Kementerian Agama (Kemenag) sudah membuat rencana pembukaan pemberangkatan jemaah umrah bisa dilakukan dan mulai dibuka tanggal 8 Januari 2022. Syarat keberangkatan harus dengan pengendalian dan pengawasan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Aturan berlaku ketika berangkat dari tanah air dan di Arab Saudi. Hal itu dilakukan untuk memastikan semua jemaah tetap menjaga kesehatan selama melakukan ibadah di tanah suci selama pandemi Covid-19.

Penjelasan tersebut dinyatakan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief. Menurutnya, Kemenag telah melakukan rapat lintas Kementerian/Lembaga berhubungan dengan Penyelenggaraan Ibadah Umrah tahun 1443 H pada 3 Januari 2022. Menag Yaqut Cholil Qoumas telah memberi pengarahan untuk kewajiban penerapan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang berniat melaksanakan pemberangkatan jemaah umrah harus membuat laporan melalui SISKOPATUH. Syarat keberangkatan umrah diprioritaskan bagi PPIU yang memakai penerbangan langsung (direct flight) dari Bandara Soekarno Hatta. Jadi, keberangkatan empat penerbangan awal berdasarkan Kebijakan Umrah Satu Pintu (one gate policy).

Asrama Haji Jakarta menjadi lokasi screening kesehatan dan pusat keberangkatan yang pelaksanaan koordinasi dilakukan oleh asosiasi PPIU. Kanwil Kemenag Provinsi dan Kemenag Kab/Kota harus melaksanakan pengawasan keberangkatan jemaah umrah pada setiap wilayah kerja. Lalu berapa biaya umrah tahun 2022?

Paket Umrah Tahun 2022 dengan Protokol Kesehatan Ketat

Mengutip dari detik.com, Kementerian Agama telah memutuskan biaya umrah tahun 2022 adalah dimulai dari harga Rp28 juta. Biaya tersebut tidak termasuk biaya PCR dan waktu karantina pra keberangkatan, kedatangan, sampai kepulangan. Jadi biaya umrah 2022 naik karena adanya biaya PCR Arab Saudi. Belum lagi di Indonesia paket dari hotel karantinanya.

Jumlah Paket umrah 2022 tersebut berbeda dengan total uang yang dikeluarkan sebelum pandemi. Kenaikan harga tersebut karena adanya berbagai aturan dan pembatasan kapasitas, ongkos bus, sampai kamar hotel. Untuk diketahui, sebelum masa pandemi, biaya umrah sekitar Rp20-25 juta dengan biaya normal.

Jadi, biaya Rp28 juta adalah hitungan biaya terendah. Adapun syarat keberangkatan umrah masa Pandemi Covid-19, pemerintah membuat aturan kewajiban karantina 7 hari 6 malam di hotel. Apabila hasil PCR positif di bandara, maka akan dipindahkan ke Wisma Atlet.

Fasilitas Paket Umrah 2022

Paket Umrah Reguler 2022 biasanya untuk difasilitasi selama 9 Hari. Para Jemaah akan menginap 3 malam di Madinah Al Munawarah dan Makkah Al Mukarramah selama 4 hari. Rencana kegiatan antara lain: ziarah ke tempat yang  yang ditentukan seperti Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Khandaq, Percetakan Al Qur’an & Kebun Kurma.

Aktivitas di Makkah Al Mukarramah, Pekat Umrah 2022 dibawa berziarah ke Gua Hira/ Jabal Nur, Jabal Tsur, Masjid Namirah, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, dan Museum Makkah. Pada hari terakhir, jemaah dibawa ke City Tour Jeddah ke Corniche, Balad, Pantai Laut Merah & Masjid Rahmah (Masjid Terapung).

Adapun Fasilitas Paket Umrah 2022 sudah Termasuk:
  • Biaya Tiket Pesawat PP
  • Fasilitas Hotel Sesuai Paket
  • Biaya Makan 3x Sehari Fullboard
  • Visa Umroh
  • Air Zam Zam
  • Kegiatan Ziarah Makkah, Madinah & City Tour Jeddah
  • Biaya Perlengkapan & Handling Paket Umrah 2022

Demikian informasi mengenai Paket Umrah 2022, dan Syarat harus mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah masa pandemi.

Artikel menarik lainnya: Membiasakan Anak-Anak Shalat Berjamaah Sejak Kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *