News

Nasihat Ridwan Kamil: Dear Baim Wong Citayam Fashion Week Tidak Harus Dilihat Sisi Komersil

Berita heboh Citayam Fashion Week didaftarkan PT Tiger Wong perusahaan milik Baim Wong dan Istrinya ke  Kemenkumham. Mengutip dari detik.com, Pendaftaran tersebut diterima Kementerian Hukum dan HAM pada 20 Juli 2022 dengan nomor permohonan JID2022052181.

Pencatatan permohonan tersebut disebut sebagai hiburan dalam peragaan busana sampai podcast. Alasan dari Baim Wong adalah Citayam Fashion Week menurutnya bukan milik dirinya dan memiliki visi menjadikan ajang untuk membuat tren ini sebagai wadah yang legal dan tidak musiman. Selain itu suaminya juga model dan gerakan di SCBD tersebut memperdulikan fashion.

Namun, netizen tidak percaya begitu saja, karena melihat sepak terjang Baim Wong dan istrinya sebagai konten creator. Apalagi Citayan Fashion Week diakui melalui perusahaan miliknya. Persoalan ini semakin mendengung dan sampai di telinga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kang Emil pun memberi nasihat melalui akun resminya. Apa kata sang gubernur dari warga Citayam ini?

Citayam Fashion Week Tidak Harus Dilihat Komersil oleh Baim Wong dan Didukung Netizen

Ridwa Kamil menulis dalam instragramnya, “Nasehat saya, tidak semua urusan di dunia ini harus selalu dilihat dari sisi komersial. Fenomena #CitayamFashionWeek itu adalah gerakan organik akar rumput. Gerakan yang tumbuhkembangnya harus natural dan organik pula.”

Karena menurut Kang emil, kalau gerakan Bonge dan kawan-kawan di Citayam Fashion Week diformalkan dan dibuat muah oleh orang luar, maka akan hilang tujuan dan maksudnya. “Biasanya gerakannya malah akan mati muda. Biarkan ini jadi cerita, bahwa fashion jalanan tetap adanya di jalanan. Bukan di sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional.”

Beliau ingin Bonge, Jeje, dan anak mudah lainnya dibiarkan tetap Slebew bukan Haute Couture.  Karena kaum muda yang berkumpul di Dukuh Atas Sudirman hanya butuh ruang ekspresi. Mereka  tidak perlu negara turut campur terlalu jauh. Selain itu, tidak memelukan pula orang-orang di luar komunitasnya yang ikut-ikutan mengatur.

Kalau pun niatnya seperti yang disebutkan Baim Wong ingin diorganisasikan lebih baik. Maka biarlah mereka sendiri yang mengurusnya melalui komunitasnya. “Oleh mereka bukan anda. Anda dan istri sudah hebat punya kerja-kerja luar biasa. Lanjutkan. Tapi bukan untuk inisiatif yang ini.” Ridwan Kamil tidak ingin Citayam Fashion Week dibawah penanganan perusahaan milik Baim Wong.

Ditutup dengan saran, “pendaftaran HAKI ke Kemenkumham dicabut saja. Terima kasih jika bisa memahaminya. Hatur Nuhun, ” Tutup Gubernur Jawa Barat.

Apa Tanggapan Follower Ridwan Kamil?

Berikut tanggapan dari follower membaca catatan dari Kang Emil:

  • @hestipurwadinata: Setuju sama sperti pndapat di twitkuh. tetep organik ajah, ngke mun di kitu kiyeu keun kalakah jadi eneug.
  • @mestyariotedjo: Setujuu Pak, gak semunya soal uang dan ga semuanya harus diuangkan.
  • @uyung_aria: Kreatifitas dan kebahagiaan Wong Cilik diakusisi Baim Wong.
  • @jovialdalopez: Penjelasan terbaik di internet. Terima kasih pak Gub!
  • @mrzaar: Ketika kang @ridwankamil sudah turun tangan, tandanya keadaan sedang tidak baik-baik saja. Kena mental tuh!

Dari sebagian besar komentar follower instagram setuju atas nasihat Gubernur Jabar tersebut. Bahkan dikomentari hingga di atas 13.000 kali. Slebew… Mereka ingin kegiatan di Dukuh Atas Sudirman itu apa adanya dan tidak perlu dikelola oleh perusahaan Baim Wong.

Sebagai informasi, selain PT Tiger Wong, seseorang yang bernama Indigo Aditya Nugrho juga  mendaftarkan Citayam Fashion Week ke Kemenkumham. Permohonan itu tertera dengan nomor JID2022052496. Tampaknya setelah semakin viral, trend Citayam ini berhasil mendapat perhatian public figure.

Artikel menarik lainnya: Kecelakaan Maut CBD Transyogi Cibubur Anji Manji Dukung Petisi Lampu Lalu Lintas Ditinjau Ulang

 

 

2 thoughts on “Nasihat Ridwan Kamil: Dear Baim Wong Citayam Fashion Week Tidak Harus Dilihat Sisi Komersil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *