Monumen Covid 19 Bandung, Ini Alasan Ridwan Kamil Mendirikannya

Monumen Covid 19 Bandung, Ini Alasan Ridwan Kamil Mendirikannya

Monumen Covid 19 Bandung yang didirikan Pemda Jawa Barat diresmikan pada hari Sabtu (4/12/2021). Wakil Presiden Ma’ruf Amin turut meresmikan monumen tersebut. Ridwan Kami menjelaskan monumen tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang Covid 19.

Menurut Kang Emil, pembangunan monument Covid 19  Bandung anggarannya sudah disiapkan sebelum masa Pandemi.  Sehingga tidak menganggu anggaran biaya pemerintah Jabar lainnya, termasuk untuk penanganan penularan virus corona.

Selain itu, pembangunan tersebut juga untuk mempercantik kawasan Monumen Perjuangan Jawa Barat yang telah direnovasi. Ketika memasuki masa pandemi,  Pemda Provinsi Jabar membuat nilai tambah monumen yang dipersembahkan kepada pahlawan COVID-19. Jadi bukan bangunan yang berdiri sendiri.

Ridwan Kamil Menjawab Polemik dan Kritik Monumen Covid 19

Karena adanya polemic dan kritik terhadpa pembangunan monumen Covid 19, Ridwan Kamil menegaskan pembangunannya sudah sesuai dengan aturan. Sehingga tidak perlu dipermasalahkan dan menjadi polemik. Karena tujuanya untuk menghargai jasa orang yang dianggap menjadi pahlawan.

Monumen Pahlawan COVID 19 Bandung adalah cara Pemda Provinsi Jawa Barat untuk para tenaga kesehatan, relawan, dan ASN yang menangani masa pandemi. Pada monumen tersebut, dituliskan nama tenaga kesehatan, relawan, dan ASN yang dipahat di sisi kiri dan kanan gerbang.

Berdasarkan pernyataan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar Boy Iman Nugraha, terdiri dari empat segmen, antara lain:

  1. Kawasan Gasibu yang termasuk dalam areal Welcome Plaza.
  2. Griya Kriya atau tempat promosi.
  3. Ruang Festival.
  4. Monumen Perjuangan Rakyat Jabar di Jalan Dipatiukur sebagai induknya.

Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Gasibu telah ditata dan kelola sejak tahun 2014 sampai 2016. Lalu, Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Perumahan Permukiman mempunyai anggaran untuk melakukan revitalisasi kawasan Monumen Perjuangan Jawa Barat.

291 Nama Tercatat di Monumen Covid-19 Bandung Jawa Barat

Jumlah anggaran yang dipakai untuk Welcome Plaza dan Gerbang Pandang  menghabiskan sekitar Rp16 miliar APBD 2020. Sedangkan, ornamen arsitektural Ruang Kontemplasi dan Penghargaan COVID-19 termasuk lambang Jawa Barat menghabiskan anggaran Rp260 juta dari dana CSR tahun 2021.

Dari awalnya untuk membangun Welcome Plaza saja, lalu Gubernur Ridwan Kamil membuat usulan pembangunan monumen untuk menghormati tenaga kesehatan. Sehingga, menambah nilai terhadap ornamen di gerbang Welcome Plaza.

Boy menjelaskan bahwa terdapat 291 nama yang dituliskan di Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat.  Jadi, inti pembangunan monument itu ada dua hal. Pertama, penghargaan terhadap dedikasi. Kedua, tempat perenungan bagi bagi masyarakat bahwa pandemic Covid-19 harus dihadapi bersama.

Oleh karena itu, protokol kesehatan harus terus dijaga untuk menjaga diri, keluarga, lingkungan agar tetap terjaga kondisi kesehatan. Tetap sehat dan jangan liburan dulu akhir tahun untuk menghindari peningkatan kasus tahun 2022.

Artikel menarik lainnya: Apa Itu Gedung Cyber yang Mengalami Kebakaran dan Bikin Banyak Website Lumpuh?

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *