Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
News

Kasus COVID-19 Baru yang Membuat Kondisi Genting Negara Vietnam

Dari negara tetangga Vietnam mengabarkan kondisi gawat darurat kesehatan yang begitu genting setelah Kementerian Kesehatan mengonfirmasi telah terjadi 750 kasus baru COVID-19 pada 7 Agustus 2020. Tetapi, 392 dari pasien yang terkena dampak telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit. Kasus semakin meningkat hingga 10 Agustus, ada 841 kasus, 395 telah pulih.

Negara Vietnam meningkatkan perhatian terhadap virus corona, setelah terjadi 11 kematian.  Bayangkan 11 kematian itu sudah begitu mengerikan buat negera tersebut. Beberapa kasus lokal ditemukan di wilayah Da Nang, Bac Giang, Thanh Hoa, Quang Nam, dan Quang Tri.

Otoritas kota Da Nang memutuskan untuk melakukan tes COVID-19 pada semua penduduk, termasuk orang asing. Selain itu, bisnis makanan dan minuman dihentikan sementara termasuk takeaway dan penjualan online mulai pukul 13:00 Sejak 30 Juli sebagai upaya untuk mencegah penyebaran pandemi lebih lanjut.

Rumah Sakit Dibangun untuk Mengobati Pasien Kasus COVID-19 Menghadapi Kondisi Genting di Vietnam

Pemerintah kota juga telah membangun satu rumah sakit lapangan di distrik Hoa Vang dan Hai Chau. Kedua rumah sakit mulai beroperasi pada 4 Agustus 2020.

Kasus penularan dalam jumlah besar terjadi di Da Nang setelah 99 hari. Diawali dengan temuan ‘Pasien 416’ yang dites positif tanpa riwayat perjalanan pada 25 Juli 2020. Belum jelas bagaimana pasien tersebut bisa tertular virus corona.

Sebagai tindakan pencegahan, Pemerintah Kota Da Nang mengumumkan 15 hari tindakan menjaga jarak sosial sejak 28 Juli 2020. Sehingga, warganya diminta tinggal di rumah kecuali untuk kebutuhan sangat penting, seperti penyediaan makanan, obat-obatan, dan keperluan darurat. Akses transportasi penerbangan, bus penumpang, taksi, dan kereta api ke dan dari Da Nang juga telah dibatasi.

Begitu pula, Sejak 29 Juli, Pemerintah Provinsi di Quang Nam dan Phu Yen menutup sementara tempat wisata dan diberlakukan juga di provinsi Hoi An dan Dak Lak. Mereka tidak menerima kedatangan wisatawan selama 14 hari mulai tanggal 26 Juli. Pemerintah Vietnam telah mengumumkan perpanjangan secara otomatis untuk orang asing. Para pendatang tinggal menunjukkan dokumen dari kedutaan.

Pemerintah Vietnam sejak awal menangani kasus penyebaran COVID-19 denga sangat serius. Mereka melakukan tindakan maksimal sehingga kasus penularan sangat sedikit dibandingkan dari Negara lain. Kementerian Kesehatan Vietnam telah melakukan 275,000 tes COVID-19 test dan terus menelusuri kasus-kasus baru yang terjadi.

Informasi menarik lainnya: Kabar VIrus Corona dari Filipina: Jutaan Orang Tidak Bisa Kemana-Mana Karena Lockdown

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close