Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
News

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Meluncurkan Situs covid19.go.id

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 meluncurkan situs covid19.go.id yang ditujukan sebagai informasi resmi penanggulangan virus corona. Seperti yang diketahui Virus Corona menjadi pandemi global. Sehingga, Negara Indonesia sebagai negara yang warganya terjangkit juga memberi perhatian khusus pada perkembangan kasus positif corona di berbagai daerah.

Situs resmi tersebut diharapkan sebagai rujukan informasi satu pintu tentang penanggulangan wabah COVID-19 di Indonesia. Sehingga, warga negara tidak bungung lagi ketika ingin bertanya seperti apa perkembangan Virus Corona Kota/ Kabupaten tempat tinggalnya.

Pemerintah Daerah telah mengeluarkan surat edaran yang meminta warganya untuk beraktivitas di dalam rumah. Fasilitas umum seperti sekolah belajar di rumah dan tempat wisata diminta ditutup sementara. Semua pihak didorong untuk tidak membuat kegiatan yang mengundang keramaian.

Doni Monardo yang bertugas sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, menyatakan menghadapi COVID-19 harus melibatkan semua pihak. Semuanya harus bekerjasama untuk mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Mereka mendorong semua pihak tidak berdebat lagi tentang cara menangani penyebaran virus corona. 

Kepada warga masyarakat dimana pun berada diminta, tetap menjaga jarak aman, berkegiatan kerja, beribadah, belajar di rumah. Diingatkan pula untuk selalu cuci tangan menggunakan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.

Bagi yang ingin mendapatkan informasi resmi dari pemerintah terkait virus corona silahkan buka situs covid19.go.id.

Informasi Update Situs Virus Corona covid19.go.id

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah terkait virus corona mengumumkan Rabu sore terdapat 227 kasus positif corona, bertambah 55 kasus. Jumlah orang yang meninggal pasien COVID-19 sebanyak 19 orang.

Kasus terbesar penambahan virus corona berada di di DKI Jakarta, total 30 kasus pasien, dan diikuti Jawa Barat 12 kasus. Selain itu, Banten terjadi penambahan empat kasus, dan Jawa Tengah dua kasus.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close