Fri. May 17th, 2024
    Garut Banjir Bandang hari ini Sungai Cimanuk Tahun 2022Garut Banjir Bandang hari ini Sungai Cimanuk Tahun 2022

    Garut Banjir Bandang hari ini Sungai Cimanuk Tahun 2022. Bupati Garut, Rudy Gunawan, menekankan bahwa pemerintah daerah ditolong oleh TNI-Polri mengambil langkah-langkah yang terkait dengan pengelolaan banjir Garut 15 Juli 2022.

    Hingga jam 5 pagi ini, banyak laporan dari kepala Badan Penanggulanagn Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi dan Camat di beberapa kecamatan yang terkait dengan bencana banjir ini. Sementara itu, ada 8 kecamatan di Kabupaten Garut yang banjir. Terutama Cikajang, Bayongbong, Cilawu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Banyuresmi, Karangpawitan dan Cibatu.

    Pemerintah Daerah memutuskan Garut sedang dalam keadan banjir darurat. BPBD, Satpol PP, dinas pemadam kebakaran, dibantu oleh TNI-Polri, mengevakuasi para korban.

    Tidak ada korban yang meningal, meski begitu mengambil langkah-langkah perlindungan. Selain itu, warga diharapkan waspada karena hujan masih turun, dan berdasarkan prediksi bahwa hujan turun sepanjang hari.

    Penyintas Garut Banjir Bandang Hari ini Diminta Membersihkan Rumah

    Korban banjir Garut diminta untuk segera membersihkan rumahnya. Selain itu, ia mengatakan pemerintah daerah akan memberikan uang kepada kerohiman dalam bentuk cash for work untuk penduduk yang terkena dampak banjir di Kabupaten Garut.

    Rumah yang dibersihkan akan diberikan Rp 500.000 per rumah. Apalagi, harus membersihkan lumpur yang masuk ke tempat tinggal.

    Dinas Ketahanan Pangan Garut diminta mendistribusikan beras cadangan pemerintah kepada masyarakat sebesar 4,5 kg untuk rumah dalam kondisi darurat selama bencana banjir. Begitu pula, air minum meminta PDAM untuk segera memulihkan gangguan yang saluran air yang keruh disebabkan oleh banjir.

    Pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup untuk pengelolaan banjir dari pengeluaran tak terduga. Kepala desa, kelurahan di bawah koordinasi Pak Camat melakukan langkah-langkah konkret di daerah masing-masing. Sehingga, bisa melaporkan kesulitan yang dialami masyarakat.

    Sementara itu, wakil bupati mengatakan bahwa bencana banjir diperkirakan karena intensitas curah hujan yang tinggi, yang mengakibatkan luapan sungai Cimanuk yang kemudian membanjiri rumah -rumah penduduk.

    Diperkirakan bahwa kronologi banjir dan tanah longsor terjadi karena hujan yang sangat besar pada pukul 17:00 sampai 23.00 wib. Di beberapa kecamatan Garut.

    Artikel menarik lainnya: Heboh Gaji ACT Rp250 juta, Presiden Aksi Cepat Tanggap Menilai Masalah Telah Berlalu

    Kondisi Lokasi Akibat Cimanuk Banjir Garut

    Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab) menetapkan status periode tanggap darurat bencana selama dua minggu, dari 16 hingga 29 Juli 2022. Setelah dicek, terjadi banjir dan tanah longsor di 14 keceatan di Kabupaten Garut

    Hal itu berdasarkan pernyataan Wakil Bupati Garut setelah memimpin koordinasi banjir.Rapat diadakan di Aula Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan.

    Wakil Bupati meminta para kepala desa dan RT / RW untuk memberikan data yang tepat. Karena nantinya akan menjadi dasar distribusi bantuan, termasuk untuk membersihkan rumah-rumah penduduk. Penyaluran bantuan dari data kecamatan yang diverifikasi oleh BPBD.

    Pemerintah menyarankan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi yang terkait dengan perkiraan cuaca BMKG dari stasiun televisi, radio dan situs web. Masyarakat harus waspada banjir bandang sungai Cimanuk Garut,

    Adapun kebutuhan mendesak bagi para penyintas selama darurbencana adalah obat-obatan, makanan, makanan bayi, air mineral, peralatan bayi, kebutuhan lansia, alat pembersih, kasur / karpet dan selimut. Sementara itu, di media sosial netizen menyuarakan pray for Garut. Sumber https://www.garutkab.go.id/.

    Artikel menarik lainnya: Sekolah Selamat Pagi Indonesia Kasus Pemerkosaan Menjadi Noda Hitam Dunia Pendidikan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *